
Kabar hilangnya nayla ternyata sudah sampai ke telinga lerry dan keluarganya.
" Astaga kasihan sekali gadis itu, udah kecelakaan tapi malah di culik juga dalam kondisi seperti itu ". Ucap mayang merasa kasihan dengan apa yang di alami oleh nayla saat ini.
" Ka, bukankah kaka juga harus bertindak mencari nayla ? Kan nayla pacarnya kaka ". Ucap indah yang juga sangat mengkhawatirkan nayla.
" Hah ". Lerry langsung memejamkan matanya seraya menghembuskan nafasnya dengan kasar.
" Baiklah, ayo ikut denganku ".
Tiba-tiba lerry setuju dengan ucapan indah dan tanpa menunggu lama, dia langsung mengajak indah untuk mencari keberadaan nayla.
" Ayo, dengan senang hati aku akan membantu kaka mencari nayla ". Ujar indah tanpa ragu.
Lerry dan indah langsung pamit pada rexi dan mayang untuk pergi mencari nayla dan mereka tentu saja langsung mendapatkan izin dari mayang dan rexi dengan syarat harus berhati-hati.
*****
Kini lerry, indah, angga dan oliv baru saja berkumpul untuk membahas masalah nayla di apartemen oliv.
" Bagaimana sih cerita yang sebenarnya terjadi ? Kenapa nayla bisa kecelakaan dan berakhir di culik ? ". Tanya indah pada oliv.
" Entahlah, semuanya masih abu-abu dan belum jelas seperti apa kejadian yang sebenarnya ". Jawab oliv dengan wajah yang terus khawatir memikirkan bagaimana kondisi nayla saat ini.
" Tapi sudah di laporin ke pihak yang berwajibkan ? ". Sambung indah lagi.
Oliv menganggukkan kepalanya membenarkan pertanyaan indah. Sedangkan angga hanya bisa menenangkan oliv dalam situasi seperti ini.
" Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang ? Bagaimana caranya kita bisa menemukan gadis itu ? ". Tanya lerry dengan serius.
" Gue udah lacak ponselnya nayla dan gue juga udah pergi ke lokasi yang tertera, tapi gue hanya nemuin ponselnya saja, tapi tidak dengan nayla ".
" Dan dugaan gue, sepertinya nayla memang di culik dan ponselnya di buang oleh si penculik agar gue gk bisa melacak keberadaan nayla ". Sambung oliv.
__ADS_1
" Emangnya kamu bisa melacak keberadaan nayla hanya dengan menggunakan ponsel saja ? ". Tanya angga penuh selidik karena menurutnya cara itu sangat mustahil apalagi oliv sempat mengatakan tadi sebelum lerry dan indah datang bahwa saat oliv menemukan ponsel nayla, ponsel itu dalam kondisi mati total.
Deg.
Jantung oliv langsung berdetak dengan kencang, sepertinya dia sudah salah dalam berucap.
" Eehhh itu, kan aku udah ngecek dulu lokasi ponsel nayla lewat gps yang terhubung di ponsel aku, saat ponsel nayla belum mati total ". Ucap oliv tentu saja berbohong, karena tidak mungkin dia mengatakan yang sebenarnya kalau dia dan nayla sebenarnya adalah seorang hacker, sehingga bisa dengan mudah mencari lokasi seperti ini.
Angga menganggukkan kepalanya, dia terlihat percaya dengan alasan yang oliv lontarkan barusan, sehingga oliv langsung bernafas lega melihat hal itu.
" Apa kita perlu mengecek penerbangan di bandara ? Siapa tahu si penculik berniat membawah nayla ke negara lain ". Usul indah dengan usulan yang cukup masuk di akal.
" Baiklah, ayo ke bandara sekarang juga ". Ucap lerry yang langsung setuju dengan usulan indah.
Semuanya mengangguk menyetujui hal itu, dan akhirnya mereka berempat langsung pergi menuju bandara untuk mengecek riwayat penumpang yang melakuka penerbangan ke berbagai negara dengan keyakinan mereka bisa menemukan petunjuk disana nanti.
******
Tidak ada ponsel, tidak ada uang sepeser pun di tangannya, bahkan pakaiannya sedikit lusuh karena dia belum mandi sedari kecelakaan yang menimpahnya.
Tapi nayla jelas tahu di negara mana saat ini dia berada, ternyata dia sedang berada di irlandia karena dia hafal tulisan toko-toko yang menggunakan bahasa irlandia.
Dia duduk di pinggir jalan raya sudah seperti seorang pengemis, tapi tidak ada satu pun yang bisa dia lakukan sampai saat ini.
Kruuukkk..
Perut nayla berbunyi secara tiba-tiba, nayla pun memejamkan matanya sejenak, dia sangat lapar apalagi tadi dia telah membuang tenaganya untuk melawan kedua pria itu.
Tapi tiba-tiba seorang anak kecil dan ibu dari anak kecil itu datang menghampiri nayla.
" Halo kaka, makanlah roti ini ka ". Ucap gadis kecil itu seraya memberikan sepotong roti pada nayla dengan senyuman hangat dan gadis kecil itu berbicara menggunakan bahasa inggris.
" Ahh tidak, terima kasih, kaka tidak ingin merepotkan kamu ". Ucap nayla merasa tidak enak.
__ADS_1
" Tidak apa-apa nak, ambil saja pemberian putri saya, kami tulus memberikannya ". Ucap ibu gadis kecil itu dengan ramah.
Nayla menatap gadis kecil itu dan gadis kecil itu langsung menganggukkan kepalanya membenarkan ucapan sang ibu.
Dengan tidak enak hati, nayla pun mengambil sepotong roti itu dari tangan gadis kecil itu.
" Terima kasih ". Ucap nayla berterima kasih dengan tulus.
" Oh ya, sepertinya kamu bukan berasal dari negara ini ? Soalnyanya wajah kamu mirip kebanyakan seperti orang asia ". Tanya ibu dari sang gadis kecil itu.
" Ya, saya berasal dari indonesia dan saya tadi di rampok sehingga saya tidak bisa menghubungi teman saya dan bahkan tidak bisa pulang dan makan ". Jawab nayla jelas harus berbohong.
" Astaga kasihan sekali kamu nak ". Ucap ibu itu merasa kasihan dengan apa yang di alami oleh nayla sesuai alasan yang nayla katakan.
Nayla hanya tersenyum hambar mendengarkan hal itu.
" Bagaimana kalau kamu nginap aja beberapa hari di rumah saya, kamu bisa menghubungi keluarga kamu menggunakan ponsel saya ". Ucap ibu itu menawarkan nayla untuk menginap di rumahnya.
" Maaf, tapi saya tidak suka merepotkan orang lain ". Ucap nayla menolak secara halus.
Bukan karena sengaja ingin menolak tawaran itu, apalagi nayla memang membutuhkan ponsel untuk menghubungi oliv, tapi dia adalah tipe orang yang tidak enakan, jadi dia merasa akan menjadi beban di rumah ibu itu nantinya jika dia menyetujui tawaran itu.
" Tenang saja, saya bukan orang jahat dan saya sangat tulus ingin membantu kamu, saya tidak mungkin membiarkan kamu di pinggir jalan seperti ini, sedangkan saya nyatanya bisa membantu kamu nak ".
Sang ibu dari gadis kecil itu mengira alasan nayla menolak tawarannya karena menganggapnya orang jahat, jadi dia mencoba meyakinkan nayla kalau dia tulus ingin membantu nayla.
" Tapi --- ".
" Kaka ayo ikut kami saja, papaku tidak ada dirumah karena sedang dinas di amerika dan aku butuh teman bermain, sedangkan mama sangat sibuk di tempat kerjanya ".
Nayla bingung harus menolak dengan cara apalagi, dan akhirnya setelah di bujuk oleh ibj dan anak itu, nayla dengan terpaksa ikut pulang ke rumah ibu dan anak walaupun dia sebenarnya sangat merasa tidak enak hati.
Tanpa nayla sadari, tawaran niat baik ibu dan anak itu bisa jadi adalah balasan dari semua kebaikan yang selama ini nayla lakukan terhadapan orang-orang yang membutuhkan bantuannya, hanya saja nayla memang tidak pernah memikirkan hal itu, karena yang nayla lakukan tulus tanpa berpikir akan ada balasan dari semua tindakan baiknya.
__ADS_1