Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 54


__ADS_3

Situasi di mansion anggara saat ini benar-benar sangat kacau balau, mau dimas, mau adel bahkan laura semuanya sedang adu emosi dengan membenarkan pemikiran mereka masing-masing.


" Pokoknya aku gk mau tau, aku pengen nikahnya sama tuan lerry doang, aku gk kepengen nikah sama pria lain selain tuan lerry ! Gk mau tau caranya, ayah dan bunda harus membuat keluarga tuan lerry memilihku di banding anak sial itu ! ".


Laura tidak terima dengan kenyataan yang terjadi, tidak ada yang boleh merebut lerry dari genggamannya terutama nayla. Bahkan rasa bencinya terhadap nayla semakin membesar karena masalah ini.


" Apa kamu pikir ayah dan bunda juga ingin kamu dilengserkan begitu saja hanya karena anak sial itu, Haa ? ".


" Sebaiknya kamu juga harus memikirkan caranya agar kita bisa mempertahankan kesepakatan pernikahan ini, bukannya kamu datang-datang malah marah-marah pada kami ". Ucap adel mulai kesal karena laura kerjaannya marah-marah trus karena masalah ini.


" Kalian berdua sama saja, tidak ada bedanya ! bukan hanya laura saja yang kerjaannya marah-marah mulu, tapi kamu juga ! ". Ujar dimas pada istrinya.


Deg.


" Apa kamu bilang mas ? Kerjaan aku hanya marah-marah mulu ! Seharusnya kamu yang salah dalam hal ini ! Punya anak kok pembawah sial mulu dalam keluarga kita ". Balas adel tidak terima dikatai seperti itu oleh dimas.


" Ajari sana anak pembawah sial itu, bagaimana caranya balas budi pada kita yang sedari dia lahir kehidupannya di biayai oleh kita, bukannya malah merusak kebahagiaan kakanya sendiri dengan merebut pria yang akan di nikahi kakanya ! ". Sambung adel malah menyalahkan dimas.


Dimas melototkan matanya tercengang dengan apa yang di katakan oleh istrinya.


" Kenapa sekarang malah aku yang disalahin ? Kalian saja yang terlalu sering menyiksanya sehingga dia terlihat ingin balas dendam pada kalian berdua dengan cara seperti ini ! ". Ujar dimas sudah tersulut emosinya.


Deg.


Adel langsung melototkan matanya menatap dimas dengan tatapan tajam, dia sama sekali tidak menyangka suaminya sendiri akan melontarkan perkataan seperti itu padanya.

__ADS_1


Semuanya benar-benar kacau, mereka bertiga terus-terusan saling menyalahkan satu sama lain dalam masalah ini, tanpa mereka tahu kalau di tempat lain nayla dan oliv sedang memantau semua yang mereka lakukan melalui cctv yang ada di ruang santai mansion anggara yang berhasil di retas oleh oliv.


" Haha, kasian skali mereka bertiga, malah saling menyalahkan satu sama lain ".


Oliv tertawa puas melihat semua itu di depan layar komputernya yang memperlihatkan rekaman cctv secara live di mansion anggara dan nayla hanya diam dengan wajah datar menanggapi hal itu.


" Pasti dalam waktu dekat ini mereka akan hubungi gue dan ajak gue ketemuan buat bahas masalah ini ". Tebak nayla seraya memutar bola matanya dengan malas.


" Pastilah, lah lu liat sendiri sekacau apa mereka sekarang, pasti mereka lagi ketar-ketir mikirin cara buat nyingkirin Lo atau cara agar Lo mau ngelepasin tuan lerry agar pernikahan itu bisa terjadi ". Balas oliv setuju dengan tebakan nayla.


" Nyingkirin gue lagi ? Cih.. Cukup sekali doang dan gk akan pernah terulang lagi ". Ujar nayla dengan cepat.


" Ya kali mereka akan membuat rencana lebih gila lagi lebih dari sekedar menyingkirkan Lo dengan cara buang Lo ke tengah laut ? Kan Lo tahu sendiri emak dan kaka kiri Lo, ehhh haha salah, maksud gue kaka tiri Lo gilanya melebihi orang gila pada umumnya ". Sambung oliv bahkan sampai salah dalam menyebutkan kaka tiri yang malah menjadi kaka tiri.


" Hal seperti itu gk akan gue biarin terjadi untuk kedua kalinya, mungkin selama ini gue diem aja, tapi mereka gk tahu apa yang sedang gue rencanain, bahkan hanya masalah ini doang mereka udah ketar-ketir ngehadepin gue, gimana kalau gue lakuin rencana utama gue ? Gue yakin mereka bisa gila beneran ". Ucap nayla.


" Ini baru nayla yang gue kenal, ini baru sahabat gue, kenapa gk dari dulu aja sih Lo sadar kalau mereka semua memang hanya ingin membuat kehidupan Lo berantakan, dan akhirnya Lo lihat sendirikan, semua yang Lo lakuin ke mereka, Lo udah bantu mereka walaupun secara diam-diam, tapi mereka malah ngabalas kebaikan Lo dengan rencana kejam mereka ". Ucap oliv.


Akhirnya oliv bisa bernafas lega karena nayla akhirnya tersadarkan dari semua tipu muslihat keluarga anggara, dan bahkan ternyata nayla telah memikirkan suatu rencana balas dendam untuk keluarga anggara yang telah membuat kehidupan nayla sangat tersiksa selama ini.


Dreettt...


Drett....


Ponsel nayla tiba-tiba bergetar di atas meja samping komputer di depan mereka. Ketika layar ponselnya menyala, nama yang tertera dalam panggilan itu jelas langsung terpampang nyata di depan layar.

__ADS_1


" Tuhkan, benerkan dugaan kita, mereka beneran ngehubungin Lo ". Ujar oliv dengan tebakannya yang benar.


Nayla langsung memutar bola matanya dengan malas, ternyata benar dugaannya, lihatlah, dimas ayahnya sendiri baru saja menghubunginya.


" Di angkat nay, siapa tahu bokap lu mau ngirimin Lu uang jajan, hahahah ".


Oliv masih sempat-sempatnya mengejek nayla seperti itu, membuat nayla berkali-kali memutar bola matanya dengan malas.


" Biarin aja, biar mereka makin ketar-ketir kalau gue gk ngejawab panggilan ini ". Ujar nayla dengan sengaja tidak ingin menjawab panggilan dari ayahnya.


" Setuju, bahkan lebih bagus lagi jika lu matiin total ponsel Lo biar mereka semakin gila cari cara buat ketemuan sama Lo, apalagi sekarang mereka gk tahu kalau kita udah pindah ke apartemen ini ". Sambung oliv setuju dengan ucapan nayla.


Sedangkan di mansion anggara, dimas terus-terusan mengumpat kesal, emosinya terus-terusan meluap-luap setelah nayla tidak menjawab panggilan telfon darinya.


" Dasar anak sialan ! Apa dia sengaja tidak mau menjawab panggilan dariku ! ". Pekik dimas sangat marah.


" Udah lah ayah, datengin aja rumah tempat anak sial itu tinggal bersama sahabat gilanya itu, pasti mereka sudah tahu ayah akan mencari anal sial itu, dan dia sengaja ingin membuat kita mencari-cari dia, dasar tukang caper ! ". Ucap laura memberi usulan agar dimas pergi langsung ke rumah nayla saja dan apa yang di duga oleh nayla dan oliv jadi kenyataan.


Dimas dan adel menautkan kedua alis mereka seraya menatap laura dengan penuh selidik.


" Memangnya kamu tahu dimana rumah anak sial itu ? ". Tanya adel dengan memicingkan matanya menatap sang putri.


" Ya aku tahu lah, kan aku pernah kesana buat labrak anak sial itu dan memberinya peringatan agar tidak merebut tuan lerry dariku ". Jawab laura dengan santainya.


" Kenapa kamu tidak mengatakannya sedari tadi ? Kalau begitu, kalian ikutlah dan kita akan pergi bersama-sama ke rumah anak itu sekarang juga ". Ucap dimas tak habis pikir kenapa laura tidak mengatakan hal ini sedari tadi.

__ADS_1


Adel dan laura setuju, akhirnya mereka bertiga langsung pergi menuju ke rumah nayla yang dulu saat laura datang melabrak nayla, tapi hasilnya sudah pasti bisa di tebak, mereka tidak akan menemukan nayla disana tentunya karena nayla sudah jelas telah pindah ke apartemen oliv.


__ADS_2