Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 76


__ADS_3

Desain bagian dalam mansion baru mereka di sukai oleh nayla, gk menor dengan dinding berwarna cat seperti di bawah ini.



*CONTOH WARNA DINDING DI MANSION BARU NAYLA DAN LERRY.


Dengan warna dinding seperti itu, menurut nayla malah menambah kesan estetik yang semakin memberikan kesan unik dari mansion itu, karena sangat jarang nayla melihat mansion dengan modelan seperti ini dan dia sangat menyukainya.


Penataan setiap barang-barangnya juga sangat di sukai oleh nayla, terkesan sangat elegan dimatanya.


" Apa kamu menyukai desain rumah ini ? Maaf kalau aku memilih warna dinding seperti ini, karna aku tidak terlalu suka dengan cat dinding yang terlalu mencolok ". Ucap lerry sedikit khawatir jika nayla tidak menyukai warna dinding yang ternyata di pilih oleh lerry sendiri.


" Gk kok, aku suka desainnya, rapih dan gk padat-padatan penataan barang-barangnya, warnanya juga oke, aku suka ". Jawab nayla sama sekali tidak ada keluhan untuk masalah desain dam warna dinding mansion itu.


" Hah, aku kira kamu tidak menyukainya ". Ucao lerry di awali dengan hembusan nafas lega.


" Oh ya, kamar kita dimana ? Di lantai atas apa di lantai bawah ? Kebanyakan kamar di mansion ini, bingung juga kan jadinya ". Tanya nayla mengenai dimana letak kamar utama yang akan menjadi kamar mereka berdua.


Deg.


" Kamar kita ? ". Pekik lerry cukup terkejut.


Nayla menautkan kedua alisnya kebingungan dengan tanggapan lerry.


" Kenapa ? Apa ada yang salah dengan pertanyaanku ? ". Tanya nayla sungguh kebingungan.


" Aahh gk, aku pikir kamu bakalan tempati kamar lain yang berbeda denganku, karna aku pikir kamu belum siap tidur seranjang denganku ". Jelas lerry malah berpikir nayla tidak ingin seranjang sedangnya.

__ADS_1


Nayla langsung menggelengkan kepalanya mendengarkan pemikiran lerry barusan.


" Ya, jujur aja aku belum siap jika soal berhubungan intim untuk memenuhi kewajibanku sebagai seorang istri ".


" Sorry kalo aku ngomongnya terlalu terang-terangan, tapi aku memang belum siap soal itu ". Sambung nayla menyatakan perasaannya secara terang-terangan agar lerry tidak salah paham padanya.


" Gapapa kalo kamu belum siap, aku tidak akan memaksakan hal itu ". Balas lerry ternyata tidak mempermasalahkan hal itu karena dia tahu nayla memang masih butuh proses dengan semua ini.


" Kalo kamu emang mau nempatin 1 kamar lain juga gapapa kok, aku ---- ".


" Gk, aku bakalan tidur seranjang dan sekamar sama kamu ". Nayla langsung menyela ucapan lerry.


" Jika aku tidur di kamar lain, trus sampai kapan kita bisa saling mendekatkan diri kita satu sama lain ? Kita bukan hanya sekedar pacaran, kita udah nikah, mau tidak mau kita tetap akan melakukannya ( hubungan suami istri ), hanya saja belum untuk sementara waktu kedepan ". Jelas nayla sangat dewasa menanggapi hal seperti ini.


" Ternyata gue gk salah pilih pasangan hidup, dia terlalu dewasa dan gue beneran kagum dengan semua pemikiran dewasanya ". Batin lerry merasa beruntung bisa menikahi sosok nayla yang ternyata sangat positif vibes.


" Hmm.. Ayo ". Nayla pun setuju dan akhirnya mereka berdua naik kelantai 2 mansion itu dan langsung mengecek 4 kamar yang berada di lantai itu yang mungkin cocok mereka jadikan kamar mereka.


Dan akhirnya 1 kamar yang memang adalah kamar utama di lantai 2 mansion itu yang menjadi pilihan nayla dan lerry sebagai kamar mereka.


" Trus gimana barang-barangku di apartemen oliv ? Tidak mungkinkan aku tinggal disini tanpa satupun pakaian ". Tanya nayla setelah mereka berdua selesai mengecek kamar mereka.


" Besok akan ada orang yang akan membawah semua barang-barangmu kesini, tidak perlu khawatir ". Jelas lerry.


" Gk ah, mendingan aku aja yang ambil barang-barangku disana, soalnya ada beberapa barang yang mungkin tidak akan terbawah oleh orang yang kamu suruh, karna aku menyimpannya di suatu tempat ". Ujar nayla.


" Terserah kamu saja, tapi pergilah bersama supir kesana, setidaknya ada orang yang bisa membantumu membawahkan barang ke mobil ". Ucap lerry selalu menuruti keinginan nayla.

__ADS_1


Nayla merasa di ratukan oleh lerry yang selalu membuat dia merasa nyaman dan juga merasa di pedulikan oleh seseorang, apalagi selama ini setelah kematian ibunya, nayla sama sekali tidak pernah merasakan lagi di ratukan oleh seseorang seperti perlakuan ibunya padanya, tapi ternyata kini lerry yang seakan menggantikan posisi ibunya yang selama ini dia rindukan.


" Aku ingin membersihkan diriku terlebih dahulu, jika kamu ngantuk atau kelelahan, sebaiknya kamu langsung istirahat saja ". Ucap lerry ternyata tidak bisa tidur jika tidak mandi terlebih dahulu sekalipun sudah larut malam.


" Hmm, pergilah ".


Lerry menganggukkan kepalanya dan dia pun berjalan masuk kedalam kamar mandi yang ada di kamar itu, sedangkan nayla langsung membaringkan tubuhnya dia atas ranjang karena dia cukup lelah seharian membantu pernikahan oliv dan angga.


Tapi tanpa sadar nayla malah langsung tertidur di ranjang masih menggunakan gaun yang dia pakai di pesta tadi.


Tak berselang lama lerry pun keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang menutupi bagian bawah tubuhnya saja, sedang dada bidangnya terlihat jelas kekar dan semakin menggoda karena tetesan air yang jatuh dari rambutnya.


" Dia sudah tertidur, sepertinya dia sangat kelelahan ". Gumam lerry seraya tersenyum gemas melihat nayla yang kini tertidur pulas di antas ranjang.


Lerry pun langsung menuju walk in closet yang ada di kamar itu, yang ternyata sebagian walk in closet itu sudah terisi dengan pakaian lerry yang tadi sudah di rapihkan oleh beberapa art dan sekarang dia tengah memakai pakaian di dalam sana.


Setelah itu dia langsung nyusul naik keatas ranjang tepatnya di samping nayla, Kemudian dia menatap nayla sejenak dan bahkan menyelimuti nayla dengan selimut yang ada, kemudian dia ikutan tidur, walaupun lerry sengaja memberikan jarak yang cukup jauh antara dia dan nayla karena bisa berabe kalo dia tidur deket-deket sama nayla.


******


Di tempat lain, mendengarkan berita bahwa nayla sering bertemu dengan lerry bahkan liburan bareng ke paris, tentunya membuat laura semakin panas dan tidak terima dengan semua kenyataan itu.


" TUNGGU AJA LO BESOK ANAK SIAL ! GUE BAKALAN SAMPERIN LO DAN GUE BENERAN BAKAL BIKIN PERHITUNGAN SAMA LO ! ".


" UDAH MULAI BERANI NGELAWAN GUE KAN LO, MAKA JANGAN SALAHIN GUE KALO GUE BAKALAN BUAT HIDUP LO SEMAKIN SENGSARA LAGI KEDEPANNYA ! ".


Sera sahabat laura hanya bisa menutup telinganya karena teriakan laura sangat kuat, dia malas menasehati laura lagi dan lagi, karna ternyata sera sudah pernah menasehati laura untuk tidak mencari masalah dengan lerry, tapi laura mengabaikan nasehatnya.

__ADS_1


Maka dari itu, sera yang merasa harapan menjadi istri angga pun sudah pupus karna angga di kabarkan sudah menikah dengan oliv, sehingga dia sudah tidak mau ikut-ikutan lagi dalam rencana laura yang sangat ngebet pengen lerry jadi suaminya.


__ADS_2