
" Untung saja mereka percaya dengan kebohongan ini, kalau tidak, semuanya akan berantakan karena ulah pria bodoh ini ". Batin nayla merutuki kebodohan lerry yang menjawab dengan jawaban yang bisa merugikan rencana mereka.
" Ya bun, Apa yang nayla katakan itu benar, kan kaka emang orang yang selalu sibuk dengan pekerjaannya, wajar saja mereka jarang bertemu dan jarang meluangkan waktu untuk saling mengenal lebih dekat lagi dalam hubungan mereka ". Jelas indah ingin mencoba membantu nayla meyakinkan kedua orang tuanya.
Sedangkan lerry langsung diam membisu, tapi dia tidak merasa telah melakukan kesalahan, pikirnya kenapa juga dia yang harus menjawab jika ternyata nayla bisa menjawab pertanyaan dari bundanya.
" Baiklah, jika memang seperti itu, bunda memaklumi seperti apa hubungan kalian saat ini ". Ucap mayang dengan mudahnya percaya dengan semua ucapan indah dan nayla.
" Tapi bun, bukankah ayah dan bunda harus membatalkan perjodohan kaka dengan laura ? Kan sekarang sudah ada nayla ". Ujar indah mulai memprovokasi kedua orang tuanya.
Rexi dan mayang langsung saling tatap setelah mendengarkan apa yang barusan indah katakan.
" Ayah dan bunda memang telah merencanakan hal itu sebelum kamu mengatakannya, tapi apakah keluarga anggara akan setuju tentang keputusan ini ? ".
" Walaupun nayla memang bagian dari keluarga anggara, tapi sejak awal laura putri pertama tuan dimaslah yang telah di pilih untuk menjadi calon istri lerry ".
" Jujur saja bunda menjadi tidak enak hati jika nantinya keluarga kita akan di cap buruk karena telah melanggar kesepakatan perjodohan ini ".
Mayang menjelaskan resiko buruk yang akan terjadi jika nantinya perjodohan laura dan lerry di batalkan.
" Memangnya kenapa kalau keluarga kita membatalkan perjodohan ini ? ". Tanya lerry yang akhirnya buka suara juga menanggapi masalah itu.
" Sejak awal aku sudah mengatakan hal ini pada ayah dan bunda, aku paling benci yang namanya perjodohan, tapi kenapa ayah dan bunda malah mengabaikan perkataanku ? ".
Lerry pun mengeluarkan kekesalannya atas tindakan ayah dan bundanya yang malah membuat kehidupannya semakin rumit karena prihal perjodohan-perjodohan yang di sepakati oleh rexi dan mayang.
__ADS_1
" Hidupku adalah hak ku, hanya aku yang berhak memilih apapun yang menjadi pilihan dalam hidupku dan aku sebenarnya tidak marah atas tindakan ayah dan bunda karena wajar kalian tidak tahu soal hubunganku dengan nayla, tapi sekarang tolong hargai keputusanku, aku tidak ingin menikah tanpa ada dasarnya cinta ataupun menikah karena di jodohkan ".
Mayang pun terkejut mendengarkan semua yang di ucapkan lerry barusan.
" Maafkan ayah dan bunda, kami tidak bermaksud memaksakanmu harus menikah dengan wanita pilihan kami, jika saja sejak awal kamu mengatakan sejujurnya bahwa kamu sudah memiliki kekasih, kami tidak mungkin menyepakati perjodohan ini nak ". Ucap mayang dengan wajah terlihat sedih karena merasa sangat bersalah atas tindakannya yang terkesan terburu-buru ingin melihat lerry menikah.
Nayla yang melihat raut wajah mayang sedih seperti itu, dia langsung menyenggol lengan lerry dan menatap lerry dengan tatapan tajam.
Entah kenapa lerry paham dengan maksud tatapan nayla padanya, sehingga dia malah ikutan merasa bersalah karena sikapnya barusan pada kedua orang tuanya.
" Bun, aku tidak menyalahkan kalian, tapi karena sekarang kalian sudah tahu bahwa aku memiliki kekasih yaitu nayla, sebaiknya ayah dan bunda membatalkan perjodohan aku dan laura, karena sampai kapanpun aku tidak akan pernah ingin menikahinya ". Ucap lerry mencoba bersikap lembut pada bundanya.
" Benar yang kaka katakan bun, kan ayah dan bunda emang gk salah, jadi gk perlu sedih karena kaka emang gk nyalahin ayah sama bunda ". Ucap indah menenangkan mayang.
*******
Mobil lerry pun berhenti di depan gedung apartemen oliv, dia telah mengantarkan nayla pulang setelah membahas hal tadi di mansion keluarga jordan.
" Apa gue boleh nanya sesuatu ke lu ? ". Tanya nayla sebelum dia keluar dari mobil lerry.
Lerry langsung menatap nayla dengan tatapan datarnya.
" Tanyakan saja ". Jawab lerry dengan singkat.
" Apa kita tidak keterlaluan membohongi keluarga lu seperti tadi ? Gue jadi serba salah saat gue ngelihat nyokap lu sesedih itu saat dengerin penjelasan lu tadi, padahal kenyataannya semua yang lu bilang itu hanya kebohongan semata-mata hanya untuk membatalkan pernikahan lu sama laura ".
__ADS_1
Ternyata nayla telah terbawah suasana tadi, sampai sekarang rasa bersalah atas semua kebohongan mereka tadi terus terlitas dalam benaknya.
Lerry pun menautkan kedua alisnya kebingungan dengan sikap nayla menanggapi hal tadi.
" Siapa yang bilang kalau yang gue omongin tadi itu bohong ? ". Tanya lerry dengan tatapan datarnya.
" Maksudnya ? ". Tanya nayla jadi bingung.
" Gue emang gk bakalan nikahin kaka tiri lu, dan memang gue paling benci jika ada yang mencampuri kehidupan gue sekalipun orang itu adalah kedua orang tua gue ". Jelas lerry jujur.
" Mungkin jika umur gue masih dibawah 17 tahun, nyokap bokap gue masih memiliki hak buat mencampuri kehidupan gue, tapi sekarang gue udah dewasa, dan gue berhak nentuin hidup seperti apa yang ingin gue jalani, apalagi menyangkut soal pasangan hidup, karena pernikahan bukanlah permainan dan butuh cinta sebagai dasar suatu hubungan ber rumah tangga ". Jelas lerry panjang lebar.
" Tapi kan dengan mengatakan kita sepasang kekasih ke keluarga lu, seakan membuat mereka berharap kedepannya kita akan beneran menikah, sedangkan kenyataanya semua hanyalah kebohongan ". Ujar nayla.
" Lu gk pernah mikirin soal itu, yang paling utama pernikahan itu harus di batalkan terlebih dahulu, jika semuanya berjalan sesuai rencana, kita bisa memikirkan bagaimana kelanjutan rencananya ". Balas lerry dengan santainya.
" Apa Lo yakin rencana ini bisa selesai hanya dalam jangka waktu 3 bulan saja ? ". Ujar nayla tak yakin hal itu akan terjadi secepat itu.
" Lu juga harus ingat kalau kontrak yang kita sepakati hanya 3 bulan saja, selebih dari waktu yang di sepakati, gue gk bakalan bantu Lo lagi dengan alasan apapun ". Sambung nayla memperingati lerry atas perjanjian yang telah mereka sepakati bersama.
" Maka dari itu buatlah keluarga gue yakin dalam 3 bulan ini, ketika mereka yakin dan telah membatalkan pernikahan itu, saat itu juga kontrak kerja sama kita akan gue selesain walaupun belum sampai waktu 3 bulan yang kita sepakati ". Ucap lerry menatap nayla dengan tatapan santainya.
" Baiklah kalau lu maunya kayak gitu, gue keluar sekarang ". Ucap nayla yang setuju-setuju saja dengan ucapan lerry selama apa yang lerry katakan masih masuk di akal.
Nayla akhirnya keluar dari mobil lerry dan lerry langsung melajukan mobilnya pergi meninggalkan area gedung apartemen milik keluarga oliv tersebut.
__ADS_1