
Setibanya nayla dan lerry di mansion keluarga jordan, nayla cukup terkejut ketika dia di sambut dengan banyaknya art yang telah berjejer rapih di depan pintu utama mansion tersebut.
Wajar saja dia terkejut, karena dia tidak pernah di perlakukan seperti ini sebelumnya, seperti yang di ketahui walaupun banyak art di mansion keluarga anggara, dia sama sekali tidak pernah di perlakukan seperti tuan rumah pada umumnya.
Nayla hanya bisa membungkukkan badannya menghargai sambutan para art, lerry pun hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah nayla yang menurutnya terlalu berlebihan.
Akhirnya setelah masuk lebih dalam ke mansion itu, mereka berdua pun tiba di ruang makan yang terlihat seperti ruangan makan di sebuah kerajaan.
" Kalian sudah datang ".
Mayang langsung menyambut nayla dan lerry dengan senyuman hangatnya, ternyata mayang, indah dan rexi sudah menunggu mereka berdua sedari tadi di ruangan itu.
Walaupun nayla tahu dia dan lerry hanya menjalankan ikatan kontrak di antara mereka, tapi dia juga tetap merasakan bagaimana canggungnya ketika dia sudah berhadapan langsung dengan keluarga jordan.
" Kok gue jadi canggung gini ketemu keluarganya ". Batin nayla benar-benar merasa canggung.
" Ayo duduk dulu ". Ucap mayang mempersilahkan nayla duduk.
Nayla menanggapi arahan mayang dengan senyuman canggungnya, dia pun duduk di kursi kosong di samping lerry dan dia saat ini duduk berhadapan dengan mayang dan indah, sedangkan rexi duduk sendiri
" Kenapa kalian tidak memberitahukan hubungan kalian sejak awal saat camping perayaan ulang tahun kamu *** ? Apa kalian takut kami tidak akan merestui hubungan kalian karena adanya perjodohan itu ? ". Tanya mayang dengan lembut.
Nayla langsung gelagapan mendengarkan pertanyaan tersebut, sedangkan lerry hanya terlihat biasa saja.
" Jika benar pada saat itu kalian sudah menjalin hubungan, saya sungguh ingin meminta maaf pada kamu, karena saya tidak sengaja melontarkan pertanyaan yang tidak pantas saya tanyakan mengenai ibumu nak nayla ".
" Saya benar-benar tidak tahu kalau gadis bernama nayla yang di maksudkan tuan dimas atau ayahmu sendiri itu adalah kamu ".
__ADS_1
Sambung rexi meminta maaf dengan tulus karena dia merasa bersalah atas kejadian waktu mereka camping pas ulang tahunnya lerry.
" Ehh.. Tidak apa-apa om tante, saya sama sekali tidak merasa tersingung akan hal itu, karena menurut saya, om wajar menanyakan hal seperti itu, apalagi om dan tante memang belum tahu hubungan saya dan lerry ". Jawab nayla jujur tidak mempermasalahkan hal itu.
" Tapi, om sangat penasaran, apa memang benar kamu itu putri kedua tuan dimas dan ibumu bukan nyonya adel ? ". Tanya rexi dengan rasa penasarannya.
" Ya, saya memang putri kedua tuan dimas atau ayah saya dan memang benar ibu kandung saya memang bukan nyonya adel ". Jelas nayla membenarkan pertanyaan rexi.
Rexi dan mayang langsung menganggukkan kepala mereka mengerti akan maksud penjelasan nayla.
" Ya sudah, sebaiknya kita mulai saja makan malamnya, nanti kita akan membahas kelanjutan hubungan kalian setelah makan malam ini selesai ". Ucap mayang.
" Kelanjutan hubungan apanya ? Sedangkan gue dan lerry sebenarnya hanya pacaran boongan doang ". Batin nayla di balik senyum canggungnya menanggapi ucapan bundanya lerry.
Lerry sedari tadi hanya diam saja, dia malas mengeluarkan satu katapun dari mulutnya menanggapi semua pertanyaan keluarganya pada nayla.
Akhirnya mereka berlima memulai makan malam mereka dengan banyaknya hidangan menu makanan yang sudah tersedia di atas meja makan di hadapan mereka.
Nayla menjadi semakin canggung karena sikap keluarga lerry padanya, tapi ketika dia tak sengaja menatap ke arah indah, indah malah mengedipkan satu matanya seakan memberi kode tersendiri pada nayla.
Makan malam pun berlangsung dengan tenang dan hanya terdengar dentingan sendok dan garpu saja yang menyentuh piring.
" Dia jelas lebih sopan dan beretika dibandingkan putri pertama tuan dimas, dia lebih cocok bersanding dengan lerry dari segi apapun ". Batin mayang yang ternyata membandingkan nayla dan laura, karena menurutnya sikap dan kepribadian nayla jauh lebih baik dari pada laura yang memang sudah pernah bertemu dengannya.
Sekitar 20 menit akhirnya mereka telah selesai makan malam dan setelah itu nayla di ajak untuk berkumpul di ruang santai dengan maksud tujuan awal yang mayang katakan bahwa mereka ingin membahas kelajutan hubungan nayla dan lerry kedepannya.
" Jadi apa mau kalian kedepannya dengan hubungan kalian ? ". Mayang langsung bertanya intinya ketika mereka semua telah duduk berkumpul di ruang santai.
__ADS_1
Nayla spontan menatap ke arah lerry seraya memberikan kode untuk lerry menjawab pertanyaan dari ibunya sendiri.
" Hah ". Lerry pun menghembuskan nafasnya dengan kasar sebelum dia menjawab pertanyaan bundanya.
" Bun, bukankah terlalu cepat membahas masalah ini ? Kami saja belum terlalu lama kenal satu sama lain, bagaimana bisa kita langsung membahas hubungan ini kedepannya ". Jawab lerry dengan malas.
Deg.
Indah langsung melototkan matanya mendengarkan jawaban bodoh dari kakanya, sedangkan mayang dan rexi langsung menautkan kedua alis mereka kebingungan dengan jawaban lerry.
" Dasar bodoh ". Batin indah merutuki kebodohan kakanya.
" Bukankah kalian sudah menjalin hubungan selama 2 tahun ? Bagaimana bisa kaliam belum saling mengenal satu sama lain ? ". Tanya mayang kebingungan.
Deg.
Awalnya nayla tidak sadar dengan jawaban bodoh yang di lontarkan lerry, sama halnya juga dengan lerry sendiri yang tidak menyadari sama sekali dengan kebodohannya.
Mereka berdua langsung panik sendiri setelah menyadari hal itu, apalagi mayang langsung melontarkan pertanyaan seperti itu.
" Maaf tante, sepertinya lerry kurang paham dengan maksud pertanyaan tante tadi sehingga dia menjawab pertanyaan tadi dengan jawaban asal-asalan ". Ucap nayla mencoba membalikkan situasi saat ini.
Entah kenapa mayang malah menganggukkan kepalanya di iringi senyuman.
" Ya, tante paham maksud kamu nak, putra tante memang kebiasaan menjawab pertanyaan tanpa memahami konteks pertanyaannya apa, maka dari itu tante memang malas jika bertanya soal apapun padanya ". Ucap mayang tak terduga.
Lerry melototkan matanya tidak terima di cap seperti itu oleh bundanya, sedangkan nayla langsung tersenyum lega karena ternyata pernyataan sikap lerry yang dia katakan asal-asalan tadi, malah membuat situasi kembali bisa terkendali.
__ADS_1
" Mungkin maksud lerry kami memang belum saling mengenal satu sama lain itu benar tante, karena memang selama 2 tahun kami menjalim hubungan, kami memang jarang bertemu, salah satu alasannya karena lerry sering ada pekerjaan di luar kota maupun luar indo yang membuat kami hanya bisa bertemu beberapa kali saja ". Jelas nayla panjang lebar.
" Ohhh seperti itu ". Balas mayang dan rexi seraya menganggukkan kepala mereka paham dengan alasan nayla yang ternyata masuk di akal.