Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 80


__ADS_3

Nayla baru saja tiba di mansion dan dia langsung merapihkan barang-barangnya di dalam kamar dia dan lerry sendirian saja tanpa meminta bantuan para art, padahal dia bisa memanggil para art untuk membantunya, tapi dia yang sudah terbiasa semuanya serba mandiri, jadinya dia merasa tidak perlu di bantu.


Di saat nayla sedang memasukkan pakaiannya di dalam lemari di walk in closet, tiba-tiba ponselnya yang dia taru di atas ranjang berbunyi menandakan ada panggilan masuk.


" Siapa yang nelfon gue ? ". Gumam nayla sejenak menghentikan aktivitasnya dengan mata yang memicing penasaran.


Tanpa basa-basi lagi, nayla akhirnya menunda sejenak merapihkan pakaiannya dan dia langsung pergi untuk mengecek siapa yang menghubunginya saat ini.


" Ya, halo ? Ini siapa ? ". Tanya nayla penuh selidik ketika panggilan telah terhubung karna ternyata nomor yang tertera dalam panggilan itu adalah nomor baru yang tidak dia kenal.


" Apa benar ini nomor ponsel salah satu anggota black white ? ". Terdengar suara dari seorang wanita.


Nayla langsung memejamkan matanya ketika dia tahu ternyata ada klien yang sepertinya ingin menyewa jasa black white.


" Ya, ada yang bisa saya bantu ? ". Jawab nayla sekaligus bertanya.


" Ahh syukurlah ". Ucap si penelfon terdengar langsung bernafas lega ketika tau nomor yang dia tuju benar.


" Saya ingin meminta bantuan kalian dan saya akan membayar berapa pun yang kalian minta jika kalian berhasil menemukan putra saya yang hilang sejak 3 hari yang lalu ". Sambung klien tersebut.


" Bisa saya tau seperti apa kronologi kejadian sebelum putra anda hilang ? Dan anda bisa memberitahu saya dimana lokasinya ". Tanya nayla.


" Entahlah, saya juga bingung harus menjelaskan kejadiannya bagaimana, tapi ada 2 versi cerita yang membuat saya bingung, karna ada yang bilang putra saya di culik oleh seseorang, tapi ada juga yang bilang kalau putra saya mungkin tersesat karna dia pulang duluan tanpa menunggu jemputan dari saya ". Jelas sang klien terdengar sangat frustasi.


" Baiklah, katakan dimana lokasi sekolah putra anda, saya akan mengeceknya terlebih dahulu dan anda cukup tunggu saja kabar selanjutnya dari saya ". Ucap nayla.


" Ya, Lokasinya di kota J dan lokasi sekolah putra saya di jalan X , saya harap anda bisa menemukan putra saya ".


" Baiklah, setelah saya mengakhiri panggilan ini, sebaiknya anda mengirimkan foto putra anda agar bisa mempermudah saya dalam pencarian ini ".


" Saya akan segera mengirimnya ".

__ADS_1


Setelah itu panggilan berakhir, nayla langsung mengambil laptopnya dan mengecek lokasi yang di sebutkan klien tadi.


Dengan lihai jari-jari nayla langsung mengotak-atik keyboard laptopnya dan akhirnya lokasi sekolah itu sudah ketemu.


Dan nayla berhasil meretas semua cctv yang berada di sekitar lokasi tersebut dan dia akhirnya menemukan seorang pria kecil yang sama persis dengan putra klien yang fotonya baru saja di kirimkan oleh klien.


" Ternyata pria kecil ini memang di culik ". Gumam nayla sedikit kesal jika melihat penculikan-penculikan anak kecil seperti ini.


Ternyata putra dari kliennya memang di culik setelah nayla melihat rekaman cctv 3 hari yang lalu yang berhasil dia retas dan nayla langsung meretas cctv sepanjang jalan yang di lewati mobil si penculik agar dia bisa mengetahui kemana lokasi si penculik membawah pria kecil itu.


" Bukannya lokasi ini berada di sekitar mansion ini ". Ujar nayla.


Ternyata nayla tidak perlu repot-repot mencari kemana-mana, karna lokasi terakhir mobil penculik itu berhenti, ternyata berada di jarak yang sangat dekat dengan area mansion baru ini.


Tanpa menunggu lama, nayla langsung mengambil jaketnya dan tak lupa pisau belati kesayangannya dan topeng andalan black white karena dia berniat beraksi saat ini juga, karna tidak mungkin dia beraksi nanti malam, pasti lerry akan mencurigainya.


Dan nayla pun akhirnya pergi menuju lokasi tersebut, dia pergi dengan mengemudikan mobil sendirian tanpa di temani pak mamang sang supir pribadinya.


" Sepertinya ini lokasinya ". Gumam nayla seraya memperhatikan lokasi sekitar tepat dimana dia menghentikan mobilnya.


" Sepertinya rumah ini kosong, apa gue salah rumah ? ". Batin nayla ketika dia baru saja mengintip kedalam rumah tujuannya dan dia melihat sepertinya rumah itu kosong.


Tidak puas dan tidak yakin jika rumah itu beneran kosong, nayla pun memutari area luar sekitar rumah itu dan ujung-ujungnya dia pun masuk kedalam rumah tersebut melalui pintu belakang untuk memastikan sendiri jika rumah itu beneran kosong.


Deg.


" Ueeekkkk ".


Bau hamis, bau bangkai, segala bau busuk langsung tercium oleh nayla ketika dia berhasil masuk melalui pintu belakang tersebut, sehingga membuat nayla mual dan menahan rasa ingin muntah.


Dan tenyata semua bau busuk tersebut berasal dari darah-darah yang terlihat sudah mengering di lantai di depan nayla.

__ADS_1


" Apa yang sebenarnya terjadi di rumah ini ? ". Batin nayla sangat penasaran dengan rasa mual yang sedang dia tahan.


" Tidak, gue gk boleh selemah ini, gue harus masuk lebih dalam lagi di rumah ini, gue yakin ada yang tidak beres dengan rumah ini ".


Nayla tidak ingin rasa mualnya membuat dia lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa saat ini, akhirnya nayla menutup hidungnya dengan kerah jaketnya dan berusaha masuk lebih dalam di rumah itu.


Dan tiba-tiba.


Deg.


*******


Liu...Liu...Liuuu....


Sirine mobil kepolisian baru saja terdengar, ternyata polisi telah tiba di lokasi rumah yang nayla datangi.


Dan ternyata sekitar area rumah tersebut sudah di penuhi masyarakat yang berbondong-bondong datang untuk melihat rumah tkp tersebut, karna ternyata nayla telah melaporkan apa yang dia lihat tadi pada pihak yang berwajib.


" Halo, bagaimana ? Apa anda sudah menemukan putra saya ? ". Tanya sang klien ketika panggilan telah terhubung.


Ternyata nayla baru saja tiba di mansion dan langsung menghubungi kliennya yang tadi.


" Maaf, sepertinya saya tidak bisa menjelaskan hal ini pada anda, tapi sebaiknya anda segera saja datang ke lokasi yang akan saya kirimkan pada anda, mungkin anda harus mengetahui hal ini secara langsung ". Jelas nayla.


" A-apa maksud anda ? Jangan bikin saya ketakutan ". Ucap sang klien yang mungkin sudah memiliki firasat buruk setelah mendengarkan penjelasan nayla barusan.


" Maaf, saya tetap tidak bisa menjelaskannya pada anda, datanglah ke lokasi yang sudah saya kirimkan pada anda sekarang juga, dan saya juga ingin mengatakan bahwa anda tidak perlu membayar saya dalam hal ini ".


Setelah mengatakan hal tersebut, nayla langsung mengakhiri panggilan tersebut.


" Hah ".

__ADS_1


Nayla menghembuskan nafasnya dengan kasar seraya mengusap wajahnya.


" Hidup dan mati tentu saja sudah di atur oleh sang pencipta, tapi melihat kejadian tadi, gue gk nyangka kalo anak sekecil itu bisa mengalami kejadian yang begitu tragis hingga merenggut nyawanya ". Gumam nayla merasa kasihan dengan apa yang di alami oleh putra kliennya.


__ADS_2