Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 58


__ADS_3

" Cih, merepotkan saja ". Ucap nayla seraya mengusap keringatnya yang bercucuran setelah dia puas menendang pria itu sampai pingsan.


Dia pun membiarkan pria itu dan melanjutkan lagi berjalan masuk kedalam sana untuk mencari keberadaan targetnya malam ini.


Sedangkan di dalam sana, di salah satu ruangan yang di tempati oleh sang target dan beberapa anak buah target, tiba-tiba rekan pria tadi datang dengan nafas ngos-ngosan berniat melaporkan pada target bahwa ada penyusup yang berhasil masuk kedalam gedung tua itu yang ternyata adalah markas mereka.


" Tu-tuan, ada penyusup yang berhasil masuk kedalam markas ". Ucap pria itu pada target yang nayla cari dengan panik.


Deg.


" APA KAU BILANG ! ".


Seketika itu juga target mulai panik dan langsung berdiri dari duduknya.


" CEPAT SEMBUNYIKAN SEMUA INI, JANGAN SAMPAI POLISI YANG DATANG DAN MENDAPATKAN SEMUA INI ".


Target langsung memerintahkan anak buahnya untuk segera membersihkan semua narko*ba yang sedang berjejer rapih di atas meja di depan pria itu.


Ya, target adalah seorang bandar nar**ba yang berhasil melarikan diri dari penjara, tapi anehnya bukannya target melarikan diri jauh dari kota ini, dia malah bersembunyi di markas ini yang bahkan bisa di bilang sangat dekat dari penjara yang mengurungnya. Kan aneh.


Tak banyak basa-basi, semua anak buah target langsung melakukan perintah bos mereka, tapi mereka terlambat.


Brakkk...


Pintu ruangan mereka tiba-tiba di dobrak oleh seseorang dari luar, bahkan pintunya sampai lepas dan terlempar jauh di dalam ruangan itu dan bahkan hampir mengenai salah satu anak buah target.


Semua orang dalam ruang itu, terutama target tentu saja langsung panik, tapi beberapa detik kemudian, mereka malah terlihat sangat santai ketika mereka melihat siapa yang baru saja masuk kedalam ruangan itu.


Pufffttt..


" Hahaha, apa dia penyusup yang kau maksudkan tadi ? Hahahaha ".


Tanpa terduga target malah tertawa terbahak-bahak dan malah terkesan sangat meremehkan orang yang baru saja masuk kedalam ruangan itu.


Dan ternyata orang yang baru masuk kedalam ruangan itu adalah oliv sendirian. Pantas saja target terlihat sangat meremehkan oliv yang pikirnya hanya seorang gadis kecil yang nyasar ke markas mereka.


" Cih ". Oliv pun berdecih ketika dia tahu dia sedang di remehkan oleh target.

__ADS_1


" Hahaha, lihatlah, dia berdecih kesal karena di remehkan olehku, haha ". Ucap target merasa lucu mendengarkan decihan yang keluar dari mulut oliv, sehingga para anak buahnya juga ikutan tertawa meremehkan oliv.


Oliv pun tidak terima di remehkan seperti itu oleh target dan anak buahnya. Tapi ketika oliv ingin maju dan berniat memberi pelajaran pada mereka semua, tiba-tiba sebuah pisau belati melesat dengan cepat dari arah sampingnya mengarah ke arah target.


Bluusshhh...


Paaakkk...


Target dan anak buahnya langsung terdiam seketika, bahkan target sampai melototkan matanya dengan jantung yang serasa berhenti sejenak karena pisau belati itu hampir saja mengenai tepat di kepalanya, untung saja target dengan cepat bisa menghindari pisau tersebut sehingga pisau itu berakhir tertancap di lemari kayu yang berada tepat di belakang target.


Oliv langsung membalikkan badannya mengahadap kebelakang dan ternyata di belakangnya sudah ada nayla yang sedang berdiri diam dengan tatapan dingin yang sangat menakutkan menatap ke arah target dan anak buahnya.


Ternyata pisau itu adalah milik nayla yang nayla lemparkan ke arah target karena dia tidak suka oliv di remehkan seperti itu.


" YAAKKK !!!! SIAPA KALIAN BERDUA HAA ! BERANI-BERANINYA KALIAN MELESATKAN PISAU KE ARAHKU ! ".


" APA KALIA TIDAK TAHU SIAPA AKU, HAAA !!! ".


Target berteriak marah pada nayla dan oliv, tapi mereka berdua hanya diam dan semakin menatap target dengan tatapan dingin, sehingga membuat target semakin kesal dan marah.


" CIH ! TANGKAP MEREKA BERDUA SEKARANG JUGA ! ".


" YAAKKKK ".


Bughh..


Bagghh..


Bughhh...


Pertarungan pun tidak bisa terhindari, nayla dan oliv mau tidak mau harus melawan para anak buah target yang telah melancarkan serangan pada mereka.


Tapi untung saja pertarungan ini hanya dengan tangan kosong atau bisa di bilang hanya adu fisik kuat saja, tidak menggunakan senjata tajam atau senjata api, sehingga nayla dan oliv terlihat sangat santai melawan para anak buah target.


Bughh...


Praanggg....

__ADS_1


" Cih, dasar lemah ! ". Pekik oliv setelah berhasil menendang salah satu anak buah target hingga terlempar dan jatuh tertimpah vas bunga di dalam ruangan itu.


Oliv dan nayla masing-masing melawan 10 anak buah target, sedangkan target sedikit tercengang melihat perlawanan kedua gadis yang sedang bertarung dengan anak buahnya yang ternyata jago bertarung dan bisa di bilang kekuatan kedua gadis itu sangat seimbang dengan kekuatan para anak buahnya.


" Siapa mereka ? Sepertinya mereka berdua bukan gadis sembarangan, mereka bahkan bisa mengimbangi kekuatan anak buahku ". Batin target tak percaya dengan apa yang sedang dia lihat di depan matanya.


Bugghhh..


Bughh...


Kreekkk...


" AKKKHH SAKIT ! ". Salah satu anak buah target menjerit kesakitan karena nayla berhasil mematahkan salah satu tangan.


Melihat anak buahnya mulai kewalahan melawan kedua gadis itu, target malah sibuk menyembunyikan barang-barang haram (nark**ba) itu di tempat yang aman.


Betapa terkejutnya nayla dan oliv ketika mereka tidak menemukan keberadaan target di dalam ruangan itu setelah mereka berhasil mengalahkan anak buah target.


" Ck, dia pasti sudah melarikan diri ketika melihat kesempatan saat kita sedang bertarung tadi ". Ucap oliv dengan kesal.


" Berpencarlah, dia pasti belum jauh dari tempat ini ". Ucap nayla dengan tatapan dinginnya.


Akhirnya mereka berdua langsung keluar dari ruangan itu untuk mencari target yang berhasil melarikan diri saat mereka sedang fokus melawan para anak buah target tadi.


Dan ternyata sekarang target sedang berlari kedalam hutan dan berharap tidak ada yang bisa menemukkanya di dalam hutan dekat gedung tua yang menjadi markasnya.


Tapi nyatanya dia salah besar setelah berpikir dia aman di dalam hutan tersebut, ternyata di dalam hutan itu sudah ada puluhan anggota kepolisian yang langsung mengepungnya saat ini.


Deg.


" ANGKAT TANGANMU DAN DIAM DI TEMPAT ! ".


Target seketika langsung bergetar ketakutan, dia pun langsung mengangkat tangannya dan diam di tempat, karena dia tahu, jika dia melawan, hukumannya akan lebih berat nantinya.


Melihat target telah berhasil di bungkam, beberapa anggota kepolisian langsung mendekati target dan langsung mengamankan target saat itu juga.


" Dasar gadis sialan, ternyata mereka sengaja membiarkanku kabur dari markas karena mereka sudah tahu bahwa polisi sudah mengepung tempat ini ".

__ADS_1


" Awas saja jika aku bebas nanti, akan ku balas perbuatan kalian berdua gadis sialan !! ".


Target telah menyimpan dendam pada nayla dan oliv karena telah membuatnya harus kembali ke jeruji besi dan tidak bisa lagi menikmati udara segar lagi.


__ADS_2