Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 48


__ADS_3

Nayla terkejut mendengarkan apa yang barusan lerry katakan padanya ketika dia baru saja masuk di dalam mobil.


" Apa maksudmu mengatakan hal seperti itu ? ". Tanya nayla dengan tatapan tajam tapi suaranya di buat pelan agar bella tidak tergangganggu.


" Kenapa kamu tidak membalas wanita itu ? Dia mendorongmu dan kamu hampir saja jatuh karna sikap kasarnya. Jangan terlalu baik jadi orang, lihatlah yang terjadi tadi, kamu yang malah di salahkan padahal bukan kita yang salah dalam hal ini ".


Maksud lerry mungkin baik, dia hanya tidak suka melihat orang yang tidak salah malah di perlakukan kasar seperti yang terjadi pada nayla, apalagi wanita tadi memperlakukan nayla kasar tanpa tahu kejadian yang sebenarnya.


" Bisakah kamu berbicara pelan saja ? Kau pikir di dalam mobil ini hanya ada kita berdua ? ". Ucap nayla dengan pelan seraya menatap ke arah bella sejenak kemudian kembali menatap ke arah lerry dengan tatapan datar.


Nayla peka dengan maksud perkataan lerry, hanya saja lerry tidak seharusnya membahas masalah seperti ini di depan bella, pikir nayla.


Lerry pun sejenak melirik ke arah kaca di atasnya yang memerlihatkan posisi bella di kursi belakang, dan ternyata benar, bella ternyata sedang diam membisu dan terlihat sedikit ketakutan karena mendengar suara lerry yang sedikit meninggi tadi saat berbicara pada nayla.


Akhirnya lerry langsung diam dan menghembuskan nafasnya dengan berat, dia tidak menyangka kalau sikapnya ternyata membuat bella ketakutan, padahal dia tidak bermaksud seperti itu.


Lerry pun menghidupkan lagi mobilnya dan mereka akhirnya kembali pulang ke rumah bella.


*****


Setelah tiba di rumah bella, tak berselang lama nayla dan lainnya harus berpamitan untuk balik ke indo, walaupun ada sedikit drama yang di buat oleh bella yang menangis setelah mengetahui nayla akan segera pergi, tapi akhirnya setelah di bujuk nayla dan lainnya, bella pun mengizinkan mereka pergi.


Sekarang nayla dan lainnya sudah dalam penerbangan kembali ke indo, angga duduk bersama lerry, sedangkan nayla, indah dan oliv duduk berdekatan.


" Apa aku boleh bertanya sesuatu padamu ? ". Tanya indah dengan tatapan serius pada nayla.


Nayla yang sedang melamun pun langsung sadar dan segera menatap ke arah indah, sedangkan oliv hanya diam saja mengamati mereka berdua.


" Ya, silahkan ". Jawab nayla dengan wajah datarnya.


" Maaf jika pertanyaanku sedikit terkesan kepo, tapi aku sangat penasaran siapa yang berani melakukan hal seperti ini padamu, apakah kamu tahu siapa yang merencanakan kecelakaan juga penculikan yang terjadi padamu ? ". Tanya indah dengan serius.


Nayla yang mendengarkan hal itu langsung menatap ke arah oliv, sedangkan oliv langsung menganggukkan kepalanya seakan menyuruh nayla mengatakan saja kebenarannya pada indah.


" Laura ". Ucap nayla dengan singkat, padat dan jelas.

__ADS_1


Deg.


Indah sangat terkejut mendengarkan nama yang baru saja disebutkan oleh nayla. Dan ternyata indah sudah menduga bahwa laura lah dalang dari kejadian ini, dan ternyata dugaannya sangat tepat.


" Astaga, jadi benar dugaanku kalau dia yang melakukan semua ini padamu ? Tapi kenapa dia sangat kejam merencanakan hal seperti itu padamu, ini benar-benar sangat kejam ". Ujar indah.


Nayla hanya diam saja, sedangkan oliv langsung menganggukkan kepalanya setuju dengan pemikiran indah.


" Ini bukan pertama kalinya laura ingin menyingkirkan nayla, tapi rencananya memang selalu gagal, sepertinya nayla selalu memiliki keberuntungan sehingga dia bisa terhindar dari semua rencana jahat nenek lampir itu ". Ucap oliv dengan santainya.


Indah kembali terkejut setelah mendengarkan penjelasan oliv barusan.


" Wahh, artinya dia sudah gila, gk mungkin kalau gk gila, trus dia bisa melakukan semua hal kejam itu hanya untuk menyingkarkan kamu ". Ucap indah pada nayla.


" Nyatanya mereka memang menginginkan nayla lenyap dari muka bumi ini, mereka terlalu iri dengan kehidupan nayla, makanya mereka melakukan semua rencana jahat mereka itu ". Sambung oliv.


" Apa yang sedang kalian bahas ? ". Tiba-tiba ngga bertanya saking penasarannya sedari tadi dia mendengarkan ribut-ribut suara obrolan para wanita di sampingnya, padahal suara obrolan nayla dan lainnya sangat kuat, entah angga budek atau apa, mungkin saja wkwk.


" Tidak ada, kami sedang membahas masalah wanita, jadi ka angga gk usah kepo ". Jawab indah seraya memutar bola matanya dengan malas.


Angga tercengang mendengarkan jawaban indah, lerry pun tertawa kecil karena angga langsung di katain kepo sama indah, sehingga angga sedikit kesal akan kelakuan kedua kaka adik yang selalu saja sangat menyebalkan menurutnya.


Akhirnya nayla dan oliv telah pulang ke apartemen setelah di antar oleh lerry, angga dan indah.


" Lu yakin gk mau bales perbuatan nenek lampir itu ke lu ? ". Tanya oliv sambil menuangkan air putih di dalam gelas karena dia kehausan.


" Gue pasti bales, tapi belum sekarang ". Jawab nayla dengan wajah datarnya.


" Tapi tu orang emang beneran udah gila kali ya, gue gk nyangka dia bisa merencanakan hal sejauh ini buat nyingkirin lu anjirr.. "


Nayla mengangkat kedua bahunya seakan dia mengatakan kalau dia juga tidak tahu kenapa laura ingin sekali menyingkirkannya dari muka bumi ini.


" Pasti nyokap tiri Lo juga tahu soal ini dan pasti dia sangat mendukung rencana jahat putrinya ". Sangka oliv.


" Pasti, itu tentu sudah pasti ". Ujar nayla membenarkam dugaan oliv.

__ADS_1


Drettt...


Drettt...


Ponsel nayla tiba-tiba bergetar di atas meja dapur dan dia langsung menjawab panggilan tersebut, karena dia tahu pasti panggilan itu dari seorang klien.


" Halo, ini dengan siapa ? ". Tanya nayla ketika panggilan telah terhubung.


Oliv pun berjalan duduk di samping nayla, dan langsung memainkan ponselnya tanpa memperdulikan nayla yang sedang berbicara dengan si penelfon.


"....."


" Baiklah, saya menerima tawaran anda, kirimkan saja bayarannya dan kami akan melakukannya malam ini ". Ucap nayla dengan santainya.


"...."


Panggilan pun berakhir, oliv memicingkan matanya kebingungan kenapa nayla malah senyam-senyum setelah panggilan itu berakhir.


" Napa Lo senyam-senyum gitu ? ". Tanya oliv penasaran.


" Biasa, kasus yang mudah ". Jawab nayla dengan santainya.


" Kasus apalagi ? Berapa bayarannya ? ".


" bayarannya 1M, sedangkan klien hanya minta kita buat kembaliin data penting yang di curi oleh musuh bisnis target ". Jawab nayla.


" 1M ? ". Pekik oliv benar-benar terkejut, bahkan dia sampai melototkan matanya.


Nayla mengangguk di iringi senyuman puasnya, hanya mengembalikan data penting milik perusahan klien yang di curi musuh bisnis klien, bayarannya bahkan mencapai 1M. Ini di luar nalar pikir oliv.


" Gila ya, ternyata sultan bisa semudah itu ngeluarin uang 1M cuma karena ingin balikin data penting doang ". Oliv sampai menggelengkan kepalanya saking tak habis pikirnya dia dengan kasus gila seperti ini.


Tringg..


Satu notifikasi pesan masuk pun terdengar di ponsel nayla, dengan cepat nayla mengeceknya dan ternyata itu adalah notifikasi pembayaran klien sebesar 1M di rekening nayla.

__ADS_1


" Dah masuk ". Ucap nayla semakin senang ketika hanya dalam beberapa menit saja, 1M itu sudah masuk dalam rekeningnya.


Sedangkan oliv hanya bisa tercengang dan tak mampu lagi berkata apapun, pikirnya orang kaya ternyata sangat suka menghambur-hamburkan uang seperti ini.


__ADS_2