
" Ya elah pake acara terlambat lagi, jadinya pria sialan itu udah di bawah duluan sama polisinya kan, gue jadinya gk bisa balas dendam sama tu orang yang dengan santainya ngeremehin gue kayak tadi ! ".
Oliv jadi kesal karena dia tidak bisa membalaskan sakit hatinya di remehkan seperti tadi oleh target yang sekarang ternyata sudah di amankan terlebih dahulu oleh pihak kepolisian sebelum dia membalaskan sakit hatinya.
" Udahlah, cuma gitu doang kok dendaman, mendingan kita pulang sekarang aja, gue pengen istirahat, cape banget badan gue ". Ucap nayla.
Nayla langsung menarik lengan oliv untuk mengajaknya segera pergi dari tempat itu dan segera kembali pulang, apalagi sekarang sudah larut malam, pastinya mereka berdua sudah sangat kelelahan dan juga butuh istirahat mengisi tenaga mereka lagi.
*****
Ceklek.
Deg.
Baru saja nayla dan oliv membuka pintu dan masuk kedalam apartemen mereka, betapa terkejutnya mereka melihat semua barang-barang di apartemen mereka sudah berantakan berhamburan di mana-mana di seluruh ruangan di apartemen itu.
" Nay, apa apartemen kita kemalingan ? ". Ucap oliv dengan mata melotot tak percaya melihat itu semua.
Nayla tidak menjawab pertanyaan oliv, dia malah langsung pergi mengecek semua barang-barang mereka, apakah ada yang hilang karena memang di maling atau ada orang iseng yang berani melakukan semua ini.
Setelah mengecek semua barang-barang berharga mereka, nayla terlihat kebingungan, semua barang memang berantakan dan berserakan dimana-mana, tapi ternyata tidak ada satu pun yang hilang di antaranya.
Akhirnya rasa penasaran nayla pun muncul, dia penasaran apa yang sebenarnya terjadi, sehingga dia langsung masuk kekamarnya dan mengambil laptopnya untuk melihat rekaman cctv selama mereka meninggalkan apartemen.
" Haiisss... Lagi capek gini, pulangnya malah lihat apartemen seberantakan ini, ohh god, lelah banget gue kalo harus beresin semua kekacauan ini ". Keluh oliv dengan wajah masamnya, seraya meremas rambutnya saking frustasinya dia.
Sedangkan nayla baru saja mengecek rekaman cctv di apartemen ini, dia memicingkan matanya ketika dia melihat sekitar 4 pria berpakaian hitam tertutup sampai wajahnya yang ternyata mereka yang membuat apartemen ini jadi kacau balau seperti ini.
__ADS_1
" Dia tidak ada disini ". Ucap salah satu pria yang terdengar dari jejak rekaman cctv yang sedang nayla tonton saat ini.
" Dia juga tidak ada disini ". Sambung pria lainnya yanh terlihat baru saja keluar dari kamar nayla.
" Siapa mereka ? ". Batin nayla terus menonton jejak rekaman cctv itu dengan penasaran.
" Sepertinya gadis itu sedang pergi dan mungkin akan kembali lagi kesini, berantakan saja rumah ini agar gadis itu tahu kalau dia sudah membuat pekerjaan kita jadi terhambat karna dia ".
" Cih.. Sepertinya yang mereka cari adalah gue ". Gumam nayla dengan decihannya.
" Laura, pasti ini ulah dia lagi ". Sambung nayla langsung bisa menebak apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang menyuruh ke empat pria itu datang ke apartemen ini.
" Siapa yang ngelakuin semua ini nay ? Ayo kita samperin mereka, akan gue buat siapapun itu menerima hukuman karena berani berantakan semua barang-barang ini, dan gue akan suruh mereka merapihkannya lagi, cape baget gue kalau harus bersihin semua kekacauan ini ".
Tiba-tiba oliv datang menghampiri nayla di kamarnya, karena oliv tahu nayla sedang mengecek jejak rekaman cctv saat ini.
Deg.
Satu nama yang di sebutkan oleh nayla mampu membuat emosi oliv seketika langsung meledak-ledak bagaikan gunung berapi yang sedang aktif.
" AAAKKHHH.. DASAR NENEK LAMPIR, KENAPA DIA SUKA SEKALI MENCARI MASALAH ! GK ADA HARI TANPA NYARI MASALAH KE KITA ! ".
Oliv berteriak saking marahnya dia setelah mengetahui siapa dalang yang telah berbuat kekacauan di apartemennya.
" Gk ! Ini gk bisa di biarin, ayo temui nenek lampir itu, gue pengen dia beresin semua ini sekarang juga ". Sambung oliv beneran ingin menyuruh oliv membersihkan semua kekacauan yang dibuat oleh laura sendiri.
Ini lah kesalahan laura, dia bertindak tanpa tahu kalau nayla dan oliv bisa mengetahui semua rencananya, dia pikir apa yang selama ini dia rencanakan sama sekali tidak di ketahui oleh oliv maupun nayla dan nyatanya dia salah besar.
__ADS_1
" Apa Lo pikir dia mau membersihkan semua kekacauan ini ? Lo kek gk tau aja dia kayak gimana ". Ujar nayla memutar bola matanya dengan malas karena sudah jelas laura tidak akan melakukan apa yang oliv inginkan saat ini.
" Iya gue tau, tapi kita harus melakukan sesuatu padanya agar dia tahu bahwa kita bukan orang yang mudah di injak-injak kayak gini, nay ". Sambung oliv.
" Apa yang lu bilang emang bener liv, tapi sama aja boong kalau kita nyuruh dia bersihin semua ini, mendingan kita balas dia dengan cara yang lain, kali ini gue akan nurutin rencana apapun yang pingin lu bales ke dia, tapi bukan dengan cara yang lu bilang tadi ".
" Oke gue setuju ". Ucap oliv dengam cepat langsung menyetujui ucapan nayla.
" Awas saja kalo Lo gk mau ikutin rencana gue yah, karna kali ini, akan gue bikin sih nenek lampir itu kapok untuk nyari masalah lagi sama kita ". Sambung oliv yang sudah terpikirkan cara yang mantap untuk membalas perbuatan laura malam hari ini.
Mau tidak mau, nayla pun harus menganggukkan kepalanya menyetujui ucapan oliv, " iya gue janji deh ". Ucap nayla bahkan sampai berjanji.
" Ya sudah, ayo temenin gue bersihin apartemen ini, gk mungkin kan gue yang bersihin semua ini sendirian ". Ajak oliv dengan malasnya.
Tanpa menolak, nayla langsung ikut dengan oliv untuk membersihkan semua kekacauan di apartemen mereka, karna siapa lagi yang akan membersihkan itu semua, pastinya hanya mereka berdua saja.
Dan pada akhirnya mereka selesai membereskan semua kekacauan itu pada jam 4 subuh, dengan tubuh yang sangat kelelahan, tanpa sadar mereka berdua bahkan sampai ketiduran di sofa ruang santai berdua.
******
Ke esokan harinya, siang ini oliv terus mengeluh kesakitan di semua badannya karena semua kekacauan semalam.
" Nay, temenin gue cari tukang pijet yuk, sumpah deh, sakit banget semua badan gue ". Keluh oliv menahan semua rasa sakit di badannya.
Nayla sebenarnya juga merasakan hal yang sama, hanya saja nayla tidak ingin memberitahukannya pada oliv karena dia tidak ingin merepotkan oliv.
Melihat oliv menahan kesakitan seperti ini, nayla pun langsung mengiyakan keinginan oliv untuk mencari tukang pijat, nayla merasa bersalah karena ulah laura yang selalu ingin mencari masalah dengannya, oliv malah ikutan terkena dampaknya sehingga akhirnya mereka berdua pun pergi meninggalkan apartemen untuk mencari tukang pijat.
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain, lerry dan angga baru saja masuk kedalam ruangan lerry, tapi ketika mereka masuk, tatapan lerry dan angga langsung berubah dingin karna ternyata ada seseorang di dalam ruangan lerry yang sama sekali tidak pernah lerry duga.