
" Maaf tuan dan nyonya jordan, tapi saya menolak keputusan kalian yang menurut saya sangat tidak adil terhadap putri saya laura, dan saya yakin, nayla juga pasti akan setuju dengan saya dan pastinya dia juga akan setuju jika tuan lerry menikah dengan kakanya sendiri di banding menikah dengannya ". Ucap adel tidak terima dengan keputusan mayang dan rexi.
Mayang dan rexi pun tidak tahu lagi harus mengatakan apalagi pada adel, mereka sudah mengatakan maksud tujuan mereka, tapi adel menolak keputusan mereka dan malah terkesan pilih kasih karena sedari tadi adel terus membandingkan nayla dan laura dengan adel yang selalu membanggakan laura dan malah memberikan kesan buruk atas nama nayla.
" Jika memang nayla akan menyetujui putra saya menikahi kakanya sendiri, maka saya akan membujuk putra saya untuk tetap melanjutkan pernikahan antara putra saya dan putri pertama anda ".
" Tapi jika tidak, maka saya hanya ingin bilang, sejauh apa anda menolak keputusan keluarga saya, saya sama sekali tidak perduli dan jika memang putri anda tidak bisa menikah dengan putra saya, anda bisa mencarikannya pria yang lebih pantas untuk bersanding dengannya ". Ucap rexi seraya berdiri dari duduknya dan mayang pun ikut berdiri.
Deg.
Adel tercengang mendengarkan hal itu, dia pun ikut berdiri dari duduknya dan menatap rexi dan mayang dengan tatapan tak terima.
" Bicarakanlah masalah ini dengan nayla sendiri dan jika kalian sudah menemukan solusinya, datanglah ke mansion kami dan kita akan membahas kedepannya akan bagaimana ". Ucap rexi dengan tatapan datarnya.
Setelah mengatakan hal tersebut, rexi dan mayang langsung pamit pulang, dan di ruang tamu tertinggal adel sendirian yang sekarang emosinya sedang meluap-luap.
" AAKKKHHH SIAL ! ".
" DASAR ANAK PEMBAWAH SIAL ! KERJAANNYA SELALU MEMBAWAH KESIALAN DALAM RUMAH TANGGAKU ! IBU SAMA ANAK MEMANG SAMA SAJA ! SAMA-SAMA PELAKOR ! ".
Adel berteriak meluapkan semua emosinya dengan menyalahkan nayla dan ibu nayla dalam masalah ini.
" AWAS SAJA JIKA NANTI DIA TERNYATA JUGA INGIN MENIKAH DENGAN TUAN LERRY DAN BERANI MEREBUT TUAN LERRY DARI LAURA, AKU BENAR-BENAR AKAN MENGHABISINYA SAAT ITU JUGA !! ".
Teriakan adel bergema di seluruh ruangan mansion itu, bahkan para art dan pekerja lainnya tidak berani melangkah mendekati adel karena mereka tidak mau kena amukan adel.
Sedangkan mayang dan rexi sekarang sedang dalam perjalanan pulang ke mansion jordan, di dalam mobil mereka ternyata sedang membahas masalah ini untuk menemukan solusi terbaik agar nantinya tidak ada yang di rugikan dalam masalah ini.
" Bagaimana ini ? Aku yakin lerry tetap akan menolak pernikahan itu, tapi nyonya adel tidak mau membatalkan pernikahan itu ? Apa yang harus kita lakukan mas ? ". Tanya mayang sedikit frustasi.
__ADS_1
" Hah ".
Rexi mengusap wajahnya dengan kasar seraya menghembuskan nafasnya dengan kasar juga.
" Sebaiknya kita tunggu saja kabar dari keluarga anggara, entah nayla atau laura, biarkan keluarga mereka yang mencari solusinya, kita tidak perlu ikut campur ". Ucap rexi yang juga sama frustasi dengan masalah yang sedang mereka hadapi saat ini.
" Tapi kasihan juga nayla, kenapa tadi nyonya adel terkesan selalu menyanjung dan membanggakan laura, sedangkan nama nayla terkesan sangat buruk saat dia menceritakan soal nayla pada kita tadi ". Ucap mayang merasa kasihan pada nayla.
" Entahlah, mungkin karena nayla bukan putri kandungnya sehingga dia hanya meninggi-ninggikan putrinya saja di depan kita ". Balas rexi dengan pemikirannya dan dia setuju dengan ucapan istrinya.
" Aku sih lebih pilih nayla dari pada laura, dari cara mereka bersikap di depan kita saja sudah sangat jauh berbeda ". Ujar mayang dengan apa yang telah dia bandingkan setelah pertemuannya dengan laura maupun nayla.
Rexi menganggukkan kepalanya setuju dengan istrinya, karena ternyata rexi juga diam-diam telah memperhatikan dengan teliti bagaimana sikap kedua gadis yang sedang nanti salah satunya akan di pilih oleh putranya.
" Benarkan mas, nayla anaknya malah lebih sopan dan tau beretika di bandingkan laura, tapi nyonya adel malah mengatakan nayla adalah anak yang liar dan sangat buruk prilakunya, tapi kenyataannya aku bisa menilai bahwa nayla jauh lebih baik dari laura ".
Mayang melihat suaminya setuju dengannya, sehinga dia mengatakan hal tersebut.
*****
Praannggg....
Praanggg....
Laura membanting semua barang-barangnya di kamar hotelnya setelah dia mendapatkan kabar dari adel tentang maksud kedatangan kedua orang tua lerry tadi di mansion keluarganya.
" AAAKKKHHHHH ".
" GUE BENER-BENER AKAN BUNUH LO ANAK SIAL ! KENAPA SIH LO SELALU MEREBUT SEMUA KEBAHAGIAAN GUE ! AKHHH !!! ".
__ADS_1
Pranggg....
Deg.
Seorang wanita yang tak lain adalah manajer laura ternyata berada di dalam kamar hotel laura dan menyaksikan semua yang laura lakukan saat ini.
Melihat laura semarah ini sampai-sampai semua barang di banting oleh laura, membuat manajernya itu hanya bisa diam dan menyapu dadanya sesekali karena kaget, tapi dia tidak berani menghentikan apa yang sedang laura lakukan.
" Semoga saja tuan lerry beneran tidak membatalkan pernikahan itu, gue jadi kasihan sama nayla, kenapa dia harus terlahir dari keluarga gila seperti keluarga anggara dan bahkan memiliki kaka tiri gila seperti laura ". Batin manajer itu ternyata membela nayla di bandingkan laura yang tak lain adalah artisnya sendiri.
Ternyata manajernya itu memang sudah lama bekerja bersama keluarga anggara, ternyata dulu dia adalah kepala art di mansion anggara dan malah di perintahkan adel untuk menjadi manajer laura, sehingga dina manajer laura tersebut tahu semua tentang keluarga anggara.
" DINAAAA !!! ".
Deg.
" Ya nona, saya disini ". Ucap dina langsung menghampiri laura ketika laura berteriak memanggil namanya.
" CEPAT BERITAHU SUTRADARA UNTUK SEGERA MENUNDA SYUTING SELAMA 1 MINGGU KEDEPAN, GUE MAU PERGI KE SUATU TEMPAT MALAM INI JUGA DAN LO YANG URUS SEMUANYA ! ".
" AWAS SAJA KALAU GUE GK DAPET IZIN SEMINGGU, GUE PASTIIN GAJI LO YANG AKAN GUE POTONG ! ".
Deg.
Dina melototkan matanya mendengarkan pernyataan gila dan di luar dugaan yang di lontarkan oleh laura.
Laura bodoh amat dan tidak peduli dengan tatapan terkejut dina, akhirnya laura pergi meninggalkan dina sendirian di dalam kamar hotel tersebut.
" YAAKKK ! DASAR ORANG GILA ! KENAPA GAJI GUE YANG HARUS DI PONTONG ! LU YANG BIKIN MASALAH, UJUNG-UJUNGNYA GUE YANG KENA ! DASAR ANAK GILA !!! ".
__ADS_1
Dina langsung berteriak mengumpat kesal dan merutuki laura yang malah membuatnya harus menanggung semua resiko yang di buat oleh laura sendiri.
Dina benar-benar tak habis pikir kenapa dia masih mau bekerja pada keluarga anggara padahal selama ini dimas, adel apalagi laura selalu membuat hidupnya semakin rumit, tapi untung saja laura tidak mendengarkan teriakan umpatannya, jika laura mendengarkannya, sudah bisa di pastikan bukan hanya di potong gajinya, tapi dia bisa-bisa kehilangan semua gajinya.