Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 91


__ADS_3

Setelah lerry pergi ke kantor karna di suruh oleh nayla, sekarang nayla sedang bersama oliv di taman kecil samping mansion nayla dan mereka sedang menikmati angin segar yang berhembus di tengah terik panas matahari siang hari ini.


Ini pertama kalinya nayla dan oliv ngumpul lagi berdua setelah mereka terpisah selama beberapa hari karna oliv kini telah tinggal bersama angga, Apalagi sekarang status mereka bukan gadis lagi di usia mereka yang masih tergolong sangat muda, entah apa yang akan mereka bahas setelah mereka kini telah berubah status menjadi seorang istri.


" Lo yakin gk mau selidiki mantan pacarnya lerry kemarin ? ". Tanya oliv pada nayla.


" Gk, ngapain gue cari tau soal dia ? Kek kurang kerjaan aja ". Jawab nayla dengan santainya.


" Yaelaaahh.. Gk usah sok kuat anjir, kalo Lo emang gk masalah dengan kemunculan wanita itu, kenapa Lo malah sampe pingsan kayak kemarin ? ". Balas oliv seraya memutar bola matanya dengan malas.


" Emangnya Lo pikir gue sampe kayak gitu karna gue cemburu ato apa gitu sama wanita itu ? ".


" Cih ".


" Gue kemarin hanya ke inget soal nyokap gue aja, dan secara gk sadar gue malah keterusan pingsan pas gue lagi berendam aja, ya emang awalnya gue cuma pengen mandi buat menangin diri doang kali ". Sambung nayla jujur.


Oliv kembali memutar bola matanya dengan malas mendengarkan alasan yang nayla jelaskan.


Tapi tiba-tiba inem dan jeni datang menghampiri mereka berdua. Tapi kedua art itu datang dengan berlari tergesa-gesa seperti habis di kejar anjing.


" Nyonya.. Nyonya.. ".


" Kenapa kalian berdua ? ". Tanya nayla seraya menautkan kedua alisnya kebingungan.


" I-itu nyonya, nona renata datang lagi dan sekarang dia lagi teriak-teriak di depan gerbang karna gk di bolehin masuk sama kang asep ". Jelas ema, kang asep itu adalah salah satu satpam yang bekerja di mansion ini.


Deg.


Oliv langsung berdiri dengan raut wajah yang langsung memerah, sepertinya oliv langsung emosi ketika tau wanita yang telah membuat nayla mengalami kejadian buruk seperti kemarin datang lagi dan membuat kekacauan lagi di mansion ini.


" Ayo nay.. Kita harus samperin wanita gila itu, dia harus di kasi pelajaran agar kedepannya dia gk datang lagi, trus gk buat kekacauan lagi disini ". Ajak oliv dengan emosinya yang berapi-api ingin segera melabrak mantan kekasih lerry.


" Biarin aja, bikin ilang mood gue aja kalo gue liat mukanya lagi ". Ucap nayla dengan santainya, malas meladeni renata.


" Udah ah, males banget ngajak Lo sih paling baik hati walaupun sering di injek-injek ! Sini, biar gue aja yang bejek-bejek tu pelakor berkedok mantan ! ".

__ADS_1


Inem dan jeni seketika tercengang mendengarkan ucapan oliv yang sangat pedas.


" Wahh.. Ternyata sahabat nyonya lebih bar-bar lagi dari nyonya ". Batin inem tak menyangka.


Oliv langsung pergi meninggalkan nayla, inem dan jeni di taman itu. Dia langsung pergi menuju gerbang utama untuk berniat melabrak renata.


" Nyonya, apa nyonya tidak akan menahan nona oliv ? Bagaimana kalau mereka malah ribut di depan ? ". Tanya inem cukup khawatir.


" Biarin aja mereka, oliv bisa menangani wanita itu dengan mudah, jangan terlalu di pikirkan, santai saja ". Jawab nayla benar-bemar terlihat sangat santai menanggapi masalah ini.


Inem maupun jeni benar-benar tak habis pikir pada nayla dan oliv, Nayla yang terkesan santai tapi mematikan jika di senggol, sedangkan oliv sih paling cepat emosi dan selalu bar-bar jika bersangkutan dengan nayla.


" Apa kalian semua sudah selesai dengan pekerjaan kalian ? ". Tanya nayla tiba-tiba.


" Sudah nyonya, kami sudah menyelesaikan semua tugas pekerjaan kami sejak 30 menit yang lalu ". Jawab inem.


" Baiklah, kalian pergi dan panggil lah siti dan ema, kalian semua harus temani saya memperindah taman ini dengan sedikit menanam beberapa model bunga, sekalian juga panggil pak mamang dan pak jaki, bilang datang kesini ".


" Baik nyonya ".


" Hah ". Hembusan nafas kasar pun di keluarkan oleh nayla.


Sedangkan di depan sana, oliv ternyata baru saja tiba di depan gerbang dan kini dia telah berhadapan langsung dengan sosok mantan kekasih lerry, siapa lagi kalo bukan renata.


Renata memicingkan matanya ketika dia melihat oliv yang sama sekali tidak dia kenal. Bahkan dia sampai menghentikkan sejenak teriakannya yang sedari tadi meminta satpam untuk membiarkannya masuk ke area dalam mansion.


" Ohh.. Jadi kamu yang namanya renata mantan kekasihnya lerry ? ". Ucap oliv menaikkan kedua alisnya seraya menatap renata dari atas rambut sampai ujung kakinya.


" Cih.. Jauh cantikan nayla ". Sambung oliv secara terang-terangan dia seperti mengatakan kalau renata masih kalah cantik sama nayla.


Renata sontak melototkan matanya tercengang mendengarkan perkataan wanita di depannya.


" Apa maksud kamu berkata seperti itu ! ". Pekik renata mulai emosi.


" Kenapa ? Gk suka ? ". Balas oliv dengan gaya songongnya.

__ADS_1


" Kalo gk suka di gituin sama orang lain, makanya mulut kamu itu di kontrol ! ". Sambung oliv seraya memutar bola matanya dengan malas.


" Hee ! Saya sama sekali tidak mengenal kamu, tapi kenapa kamu malah cari masalah dengan saya ? Dasar gila ! ". Ucap renata malah mengatai oliv gila.


" Kamu yang duluan cari masalah sama sahabat saya ! Trus apa maksud kamu kemarin ngatain sahabat saya jelek ? Kamu pikir kamu cantik gitu ? Cih... Sayangnya sahabat saya jauh lebih cantik dari kamu ! ". Balas oliv dengan omongan pedasnya.


Deg.


" YAAKKK KAMU ! ".


Blussshhh.


Blebbb....


Aksi renata yang berniat ingin menampar oliv tentunya gagal karna oliv dengan mudahnya bisa menahan dan menangkis gerakan tangan renata, sehingga saat ini sorot mata oliv langsung menatap renata dengan tatapan dingin serata raut wajah oliv langsung datar.


" LEPASIN TANGAN SAYA ! ". Teriak renata mulai merasa kesakitan karena ternyata di sela oliv masih menahan pergelangan tangan renata, ternyata oliv juga sedikit pemperkuat cengkramannya yang membuat renata sampai berteriak.


Bluusshhh....


Setelah merasa puas melihat renata kesakitan dengan ulahnya sendiri, oliv pun langsung menghempaskan tangan renata dengan kasar.


" Sekali lagi saya melihat anda menganggu hubungan lerry dan sahabat saya, apalagi anda berani mencari masalah dengan sahabat saya, maka jangan salahkan saya jika saya akan mencari kamu dan membalas perbuatan kamu 10× lipat dari perbuatanmu ! ". Oliv pun mengancam renata.


Deg.


Renata kembali tercengang mendengarkan ancaman yang di lontarkan padanya.


" Cih.. Kamu pikir saya takut sama ka---- ".


Belum juga renata menyelesaikan ucapannya, oliv langsung menyela ucapan renata.


" Pergi sekarang juga dari mansion ini dan jangan pernah kembali lagi kesini ! Jika saya mendengar atau mendapati kamu masih datang kesini dan membuat kekacauan, maka bersiaplah karirmu yang akan jadi taruhannya ! ". Ucap oliv menyela ucapan renata dengan mengancam renata.


Deg.

__ADS_1


Renata melotot terkejut, oliv bahkan belum melakukan ancamannya, tapi renata sudah menciut duluan, ternyata ancaman oliv yang bersangkutan dengan karir penyanyi renata mampu membuat renata bungkam seketika.


__ADS_2