Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 47


__ADS_3

Di dalam perjalanan pulang kerumah bella, suasana di dalam mobil milik lerry sangat hening, entah lerry yang fokus mengemudikan mobilnya, nayla yang sibuk memandangi pemandangan jalanan yang mereka lewati dan bella yang sibuk dengan mainannya di kursi belakang.


Tapi tanpa nayla sadari, ternyata lerry sesekali sempat melirik ke arahnya walaupun hanya sebentar lalu kembali fokus mengemudikan mobilnya lagi.


" Kaka.. Kaka.. Apa aku bisa memainkan semua mainan ini dirumah nanti ? ".


Bella pun memecahkan keheningan di dalam mobil tersebut, mendengarkan pertanyaan yang di lontarkan oleh bella, spontan nayla yang duduk di kursi depan samping lerry langsung memposisikan tubuhnya menghadap ke arah bella di kursi belakang.


" Iya, kamu bisa memainkan semua mainan itu ". Jawab nayla dengan senyuman manisnya.


" Yeeyyy asik, aku hanya bingung saja ka, aku harus memainkan mainan yang mana dulu, soalnya semua mainannya bagus-bagus dan menggemaskan, apalagi ini, ini sangat lucu kan ka ". Ucap bella seraya memperlihatkan mainan barbie keluaran baru yang nayla pilihkan tadi untuk bella.


Nayla menganggukkan kepalanya menyetujui bella, dia sangat senang melihat bella sebahagia ini, sedangkan lerry tanpa sadar mengembangkan senyuman tipis mendengarkan pembicaraan nayla dan bella.


Tapi tiba-tiba saja...


Ckittttt....


" Awas ". Pekik nayla refleks langsung menahan tubuh bella dengan tangan kirinya walaupun bella telah memakai sabuk pengaman.


Deg.


Jantung nayla seakan mau copot dari tempatnya karena kejadian yang tiba-tiba saja terjadi pada mereka, karena nayla bukan takut dia atau lerry kenapa-kenapa, tapi keselamatan bella adalah yang paling utama.


Tapi wajah panik nayla seketika berubah menjadi dingin, sorot matanya langsung tajam ketika dia merasa lerry sedang menyentuhnya.

__ADS_1


Ternyata saat lerry menginjak rem mobilnya secara tiba-tiba, tangan kiri lerry spontan langsung melindungi nayla karna dia pikir nayla akan jatuh kebelakang di saat nayla sedang menahan bella. Lerry menahan nayla, nayla menahan bella, sungguh seperti sebuah keluarga kecil yang saling melindungi.


" Bella, apa kamu baik-baik saja ? ". Tanya nayla pada bella dan mengesampingkan emosinya terhadap lerry.


" Aku baik-baik saja ka, apa kaka dan paman juga baik-baik saja ? ". Jawab bella seraya kembali bertanya keadaan nayla dan lerry.


Ceklekk.


Lerry baru saja membuka pintu mobil di sampingnya berniat ingin keluar untuk memarahi pejalan kaki yang hapir saja dia tabrak karena sembarangan menyebrang jalan, tapi dengan cepat nayla menahan tangan lerry dengan satu tangannya tanpa dia menatap ke arah lerry dan masih menatap ke arah bella.


Lerry spontan langsung terkejut, dia langsung menatap pergelangan tangannya yang di tahan oleh nayla kemudian dia mengarahkan pandangannya dengan menautkan kedua alisnya menatap nayla dengan kebingungan, sehingga lerry tidak jadi keluar mobil.


" Bella tunggu sebentar bersama paman ini di dalam mobil yah, kaka mau keluar sebentar, mau lihat apa yang terjadi di depan sana ". Ucap nayla seraya mengusap kepala bella menggunakan tangan kanannya kemudian bella mengangguk paham.


" Kenapa kau menatapku seperti itu ? ". Tanya lerry membalas tatapan nayla dengan tatapan tak kalah dingin.


Bukannya menjawab pertanyaan lerry, nayla malah mengabaikannya dan langsung keluar dari mobil untuk melihat keramaian yang sudah terjadi karena kejadian tadi.


" Cih, dasar gadis gila ". Batin lerry sangat kesal, tapi pandangannya tidak lepas dari nayla yang sekarang sudah mulai mendekati keramaian di depan mobilnya.


Saat nayla baru saja tiba di depan mobil lerry yang kini ramai karena kejadian tadi, tiba-tiba seorang wanita yang mungkin seumuran dengan nayla langsung mendorong nayla dengan tatapan tajam sehingga nayla hampir saja terjatuh kejalanan, untung saja refleks nayla sangat cepat sehingga dia bisa menyeimbangkan tubuhnya sehingga dia hanya terdorong mundur beberapa langkah kebelakang saja.


" APA KALIAN TIDAK BISA MENGEDARAI MOBIL ! LIHATLAH PAMAN ITU HAMPIR SAJA KALIAN TABRAK ! ".


Nayla langsung menatap wanita itu dengan tatapan tak kalah dingin. Perlahan nayla kembali berjalan mendekati wanita itu dan sekarang semua orang yang berada di situ sedang menatap nayla dengan tatapan tajam.

__ADS_1


" Bukankah anda bisa membicarakan masalah ini dengan baik-baik nona ? Apakah masalah akan selesai jika anda bersikap kasar seperti tadi ? ". Ucap nayla berusaha untuk bisa menahan emosinya.


Di dalam mobil, lerry jelas melihay semua yang di lakukan wanita tadi pada nayla, dan entah kenapa lerry sangat ingin turun untuk membela nayla, karena dia yang tahu kejadian yang sebenarnya terjadi, tapi bella menahan lerry dengan alasan dia takut sendirian di dalam mobil sehingga lerry hanya bisa menahan emosinya melihat nayla di perlakuakan kasar seperti itu karena nyatanya mereka tidak salah dalam masalah ini.


Tapi tiba-tiba pria paru bayah yang hampir tertabrak mobil lerry mendekati nayla, sehingga semua orang kebingungan melihat hal itu.


" Nona maafkan saya karena saya sembarangan menyebrang jalan dan tidak melihat kalau mobil nona sedang melaju ke arah saya, saya sungguh meminta maaf atas kejadian ini ". Ucap pria paru bayah itu dengan gugup ketakutan.


Deg.


Wanita yang mendorong dan memarahi nayla tadi langsung terkejut dan malu setelah mendengarkan bahwa ternyata yang salah dalam hal ini adalah pria paru bayah itu yang ternyata menyebrang ****** sebarangan tanpa melihat kendaraan yang akan melintas di jalanan itu.


Nayla yang tadinya sempat emosi karena perlakuan wanita tadi, sekarang langsung meredah emosinya karena sikap pria paru bayah itu yang telah mengakui kesalahannya.


" Saya tidak marah, hanya saja sebaiknya paman harus lebih berhati-hati lagi dan harus memperhatikan bahaya apa saja jika paman melakukan hal seperti tadi, bagaimana jika tadi paman benar-benar tertabrak oleh mobil saya ? Maka dari itu paman harus tahu keselamatan itu adalah nomor satu ". Jelas nayla menasehati pria itu agar tidak melakukan hal yang sama lagi di kemudiam hari.


" Baik nona, saya akan mengingat nasehat anda dengan baik, tapi sekali lagi saya sungguh meminta maaf atas kesalahan saya ". Ucap pria paru baya itu lagi dengan tulus meminta maaf.


Nayla menganggukkan kepalanya, " Saya sudah memaafkan anda sebelum anda meminta maaf kepada saya ". Jawab nayla sungguh di luar dugaan.


Semua orang terkagum-kagum dengan kebaikan hati nayla, yang bahkan tadi sempat di perlakukan kasar tapi nayla dengan tulus telah memaafkan pria itu sebelum pria paruh baya itu meminta maaf.


Akhirnya semua orang pun bubar dari jalanan itu karena masalah telah berhasil di selesaikan, bahkan wanita yang mendorong nayla tadi telah pergi dengan perasaan malu atas perlakuan kasarnya terhadap nayla.


Sedangkan nayla langsung kembali masuk kedalam mobil, tapi ketika dia sudah masuk kedalam mobil, lerry malah melontarkan perkataan yang membuat nayla sangat terkejut.

__ADS_1


__ADS_2