Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 32


__ADS_3

Nayla dan oliv akhirnya datang ke perusahan LJ grup sesuai permintaan lerry, dan mereka sekarang baru saja tiba di depan perusahan lerry dan sedang memarkirkan mobil di parkiran.


Saat nayla ingin membuka pintu mobil berniat ingin segera keluar, oliv tiba-tiba menahannya.


" Sebentar ". Ucap oliv dengan wajah seriusnya menahan pundak nayla, sehingga nayla menghentikan niatnya membuka pintu dan langsung menatap oliv dengan tatapan kebingungan.


" Kenapa ? ". Tanya nayla penasaran.


" Gue pengen nanya sekali lagi ke lu ".


" Apa lu yakin dengan keputusan lu akan kerja sama ini ? Gue hanya gk ingin lu semakin di hujat karna rencana gila lu ini nay ".


Sebagai seorang sahabat, tentunya oliv mengkhawatirkan keputusan nayla untuk bekerja sama dengan lerry, resiko nayla akan semakin di hujat para netizen sangat besar jika nayla melakukan semua ini.


" Lu tenang aja, gue tahu lu pasti khawatir gue di hujat terus-terusan kan sama netizen ? ".


Oliv mengganggukkan kepalanya membenarkan ucapan nayla barusan.


" Lu tahu kan kalau gue bukan nayla yang dulu, bukan nayla yang lemah yang mudah di tindas dan di permalukan ".


" Mungkin dulu gue emang selemah itu, tapi sekarang gue gk akan tinggal diam lagi, apalagi yang di hina laura adalah ibu gue ".


" Dan gue memutuskan melakukan semua ini, karena gue perlahan ingin membuat keluarga anggara menyesal telah membuat kehidupan gue hancur ".


Nayla menjelaskan semua itu dengan wajah yang sangat serius, terlihat jelas saat ini nayla telah menyimpan dendam terhadap keluarga anggara dan oliv yang tadinya ragu sekarang malah tersenyum senang, akhirnya sahabatnya telah menyadari bahwa keluarga anggara memang harus di balas, bukan seperti dulu yang mana nayla selalu membantu keluarga anggara dalam diam, padahal keluarga anggara selalu menghancurkan kehidupannya.


" Akhirnya setelah sekian lama lu sadar juga kalau memang seharusnya mereka di pantes di balas karena semua perbuatan jahat mereka ke elu ". Ucap oliv.


" Ya udah, ayo masuk kedalam ". Sambung oliv dengan bersemangat.


Nayla tersenyum tipis melihat tingkah oliv, akhirnya mereka berdua pun keluar dari mobil dan langsung berjalan menuju area gedung perusahan LJ grup.


Baru saja mereka berdua masuk dan menuju meja resepsionis, mata para kariyawan yang berada di sekitar lantai utama itu langsung tertuju pada mereka.


" Bukankah gadis itu adalah gadis yang katanya ingin merebut tuan lerry dari nona laura ? ".

__ADS_1


" Ya, dia gadisnya ".


" Cih, ternyata berita itu benar, dasar wanita penggoda ".


Tangan oliv langsung mengepal ketika dia dengan jelas mendengarkan bisik-bisik para kariyawan yang berani mengatai nayla serendah itu.


Tapi nayla menahan oliv, karena dia tahu oliv bisa saja mengacaukan tempat ini jika dia membiarkan oliv mengikuti emosinya.


" Biarkan saja mereka, kita datang kesini bukan untuk mencari masalah ". Bisik nayla yang nyatanya tidak ingin memperdulikan hujatan orang padanya, selama dia memang tidak melakukannya.


" Tapi --- ".


" Kalian sudah sampe ? ".


Tiba-tiba suara seorang pria yang sangat oliv kenal pun terdengar, dan ternyata pria itu adalah angga yang mulai berjalan mendekati mereka berdua dengan wajah datarnya.


Tapi belum juga sampai di hadapan nayla dan oliv, angga tiba-tiba menghentikkan langkah kakinya dan raut wajahnya pun berubah sangat dingin.


" Apa kalian bekerja di sini hanya untuk bergosip ! Mau saya potong gaji kalian atau kalian ingin di pecat sekarang juga ! ". Pekik angga dengan tiba-tiba.


Deg.


Ternyata Angga mendengarkan hujatan para kariyawan yang menghujat nayla dengan mengatai nayla gadis penggoda, hal itu jelas sangat membuat angga marah dan langsung memarahi mereka.


Sedangkan oliv langsung menyungingkan senyuman puas ketika angga memarahi orang-orang yang berani menghina sahabatnya.


" Ayo keruangan tuan lerry, dia sudah menunggu kalian ". Ajak angga setelah dia akhirnya berdiri di hadapan nayla dan oliv.


Oliv menganggukkan kepalanya dan mereka pun langsung menuju lift untuk naik ke lantai paling atas dimana ruangan lerry berada.


Tatapan penuh kebencian sangat peka nayla rasakan, dia tahu para kariyawan menatapnya seperti apa, tapi dia tidak memperdulikannya.


********


Ceklek.

__ADS_1


Pintu ruangan lerry akhirnya di buka oleh angga dan masuknya angga, oliv dan terakhir nayla kedalam ruangan lerry, yang disana tentunya sudah ada lerry dan indah.


" Tuan nona, mereka berdua sudah tiba ". Ucap angga pada indah dan lerry.


" Duduklah ". Ucap indah mempersilahkan nayla dan oliv duduk di sofa kosong yang beradapan dengannya.


Angga mempersilahkan oliv dan nayla duduk dan dia juga ikut duduk di sofa kosong lainnya, sedangkan lerry sibuk memainkan ponselnya walaupun dia tahu kehadiran nayla dan oliv saat ini.


" Saya akan langsung pada intinya, apa benar kamu meminta kaka saya untuk bekerja sama menjadi kekasih kontrakmu ? ". Tanya indah mewakili lerry.


" Ya, itu benar ". Jawab nayla dengan wajah datarnya membenarkan pertanyaan indah.


" Kenapa kamu ingin melakukan hal ini ? Apa alasannya karena kamu ingin balas dendam terhadap keluarga anggara yang telah menelantarkanmu ? ".


Nayla menatap indah dengan tatapan yang sulit di artikan, apa yang indah katakan memang tidak sepenuhnya salah, tapi hal itu kurang tepat saja.


" Saya melakukan hal ini bukan karena ingin membalas mereka dengan alasan yang anda sebutkan, tapi lebih tepatnya saya hanya ingin memberikan keadilan bagi ibu saya yang dihina oleh mereka dengan semua kebohongan mereka yang jelas tidak pernah dilakukan oleh ibu saya ".


Lerry yang sedari tadi sibuk memainkan ponselnya pun langsung menatap ke arah nayla setelah mendengarkan penjelasan nayla barusan.


" Jadi berita yang dibuat oleh kaka tirimu tentang ibumu adalah sebuah penyataan yang bohong ? ". Tanya indah cukup terkejut.


" Bisakah kita tidak membahas masalah ini ? Sepertinya kita di minta datang kesini bukan untuk membahas masalah keluarga sahabat saya ". Ucap oliv dengan wajah datarnya.


Indah memejamkan matanya sejenak di iringi anggukkan kepalanya.


" Baiklah kau benar ". Ucap indah setuju dengan ucapan oliv, dia menyadari kalau dia terlalu penasaran sehingga dia malah membahas hal yang tidak seharusnya dia bahas saat ini.


" Jadi bagaimana kontrak kerja samanya ? Apa kalian sudah membuatnya ? ". Sambung indah.


" Besok kami akan membawah berkas kontraknya untuk di tanda tangani oleh tuan lerry jika tuan lerry setuju dengan kerja sama ini ". Oliv yang menjawab bukan nayla.


" Tapi kenapa harus saya ? Atau jangan-jangan kalian memiliki alasan lain yang kalian sembunyikan dalam kerja sama yang kalian tawarkan pada saya ? ". Tiba-tiba lerry yang sedari tadi diam pun melontarkan pertanyaan yang sangat tidak terduga.


" Kaka ". Pekik indah langsung menatap lerry dengan tatapan tajam tapi tidak di pedulikan oleh lerry yang sedang menatap nayla dengan tatapan yang sulit di artikan.

__ADS_1


" Saya tidak memaksa anda jika anda tidak setuju dengan tawaran saya ".


" Jika anda menolak tawaran saya, maka saya akan pergi sekarang juga, karena saya tidak ingin membuang-buang waktu berharga saya untuk hal yang tidak pasti ". Sambung nayla dengan tatapan dinginnya dan raut wajah yang serius.


__ADS_2