
Ke esokan paginya, lerry benar-benar di buat panik karna ketika dia bangun tidur, dia tidak mendapati nayla di tempat tidur, padahal sekarang masih jam setengah 6 pagi.
" Dimana dia ". Pekik lerry langsung beranjak bangun dari ranjang untuk mencari nayla.
Dia sudah mencari di kamar mandi tapi tidak ada nayla di sana, di walk in closet juga tidak ada tanda-tanda keberadaan nayla, dan akhirnya dia teringat akan kebiasaan nayla selama beberapa hari ini tinggal bersamanya, yakni biasanya nayla sepagi ini sudah bangun untuk membuatkan sarapan pagi, sehingga lerry akhirnya pergi mengecek ke dapur.
Deg.
Lerry langsung bernafas lega ketika benar dugaannya, ternyata benar sekarang dia mendapati nayla yang baru saja merapihkan sarapan di meja makan.
" Nay ". Panggil lerry langsung menghampiri nayla.
Nayla jelas mendengar panggilan lerry barusan, tapi dia dengan sengaja tidak menatap lerry ataupun menyahuti panggilan lerry dan fokus merapihkan sarapan di atas meja makan.
Mendapati nayla yang terlihat mengabaikannya, lerry langsung memeluk nayla secara tiba-tiba, tapi nayla malah mendorong lerry sehingga pelukkan itu terlepas begitu saja.
Deg.
Lerry memang pernah beberapa kali memeluk nayla dan nayla tidak pernah menolak pelukannya, sehingga kali ini lerry sangat terkejut dengan perubahan sikap nayla.
" Pergilah bangunkan angga dan oliv untuk sarapan, sebelum semua makanan ini dingin ". Ucap nayla dengan wajah datarnya tanpa menatap ke arah lerry.
" Kamu kenapa ? Apa kamu marah sama aku ? ". Tanya lerry kebingungan.
" Aku malas jika harus mengulang perkataanku 2 kali, jadi pergilah ". Ucap nayla mengabaikan pertanyaan lerry dan untuk kesekian kalinya nayla berbicara tanpa menatap ke arah lerry.
" EMAAAA... INEEMMMM !!! ".
Deg.
Nayla tersentak kaget ketika lerry tiba-tiba berteriak di hadapannya memanggil para art, entah apa yang akan lerry lakukan.
__ADS_1
" Ya tuan ".
Ema dan inem pun datang ke ruang makan tersebut dengan gugup ketakutan karena teriakan tuan mereka terdengar jelas sedang emosi.
" SIAPA YANG MENYURUH KALIAN MEMBIARKAN NYONYA MENYIAPKAN SARAPAN SENDIRIAN SEPERTI INI, HAA ! ".
" APA SAYA MENGGAJI KALIAN HANYA UNTUK---- ".
Bugghhh...
Tuh kan, ujung-ujungnya lerry pun kena gebukan nayla karna ternyata nayla paling tidak suka orang teriak-teriak kayak di hutan apalagi lerry berteriak saat masih berdiri di hadapan nayla.
Sedangkan lerry langsung melototkan matanya menatap nayla dengan tatapan tidak percaya, seumur-umur baru kali ini saat lerry sedang marah, ada orang yang berani memukulnya walaupun pukulan nayla yang mengenai lengan tangannya sama sekali tidak terasa sakit.
" Aku menyuruhmu untuk memanggil angga dan oliv di kamarnya bukan teriak-teriak kayak orang hutan di hadapanku ! ". Ucap nayla sedikit kesal.
" Dan jangan sekali-kali kamu memarahi mereka di hadapanku ! Karna aku sendiri yang menyuruh mereka untuk tidak membantuku membuat semua sarapan ini, jadi mendingan kamu pergi panggil angga dan oliv sekarang juga atau aku benar-benar akan mendiamimu ! ".
Deg.
" Hah ".
Lerry langsung memejamkan matanya seraya menghembuskan nafasnya dengan berat. Niatnya mau marahin para art agar nayla bisa melihat betapa pedulinya dia terhadap nayla, tapi ujung-ujungnya malah dia yang dimarahi oleh nayla, dan hanya nayla yang mampu meredamkan emosi lerry, padahal lerry tadi memang sedang emosi memanggil ema dan inem.
" Baiklah, aku akan segera memanggil mereka ". Ucap lerry mengalah dan langsung pergi menuruti keinginan nayla.
" Gila sih, nyonya emang paling is the best bisa membuat tuan nurut tanpa berbuat banyak hal ". Batin inem terkagum-kagum sama nayla.
" Pergilah kembali meneruskan sarapan kalian, tidak usah tanggepi ucapan tuan, kalian tau sendirikan dia kayak gimana ". Ucap nayla sangat memanjakan setiap art nya tanpa terkecuali.
" Tapi nyonya--- ".
__ADS_1
" Pergilah ". Ucap nayla singkat padat dan jelas.
Tanpa membantah lagi, ema dan inem langsung kembali ke ruangan makan khusus para pekerja yang berada di samping dapur dan nayla langsung duduk di kursi kosong yang ada di meja makan itu sambil menunggu lerry, angga dan oliv datang untuk sarapan.
******
Lerry memutuskan untuk tidak ke kantor hari ini dan untungnya angga bersedia masuk kantor untuk menggantikan lerry walaupun dia sebenarnya masih cuti libur pernikahannya.
" Kamu beneran marah sama aku karna perempuan gila itu ? ". Tanya lerry yang mulai frustasi karna sejak tadi pagi nayla selalu cuek dan bersikap dingin padanya.
" Cih.. Perempuan gila yang kamu katakan barusan adalah mantan kekasihmu, artinya perempuan gila itu pernah jadi orang penting dalam hidupmu ! ". Ucap nayla di awali dengan decihan.
" Nay, dia mungkin memang mantan pacar aku dan pernah jadi orang penting dalam hidupku seperti yang kamu katakan, tapi sudah 2 tahun ini aku tidak lagi menjalin hubungan dengannya, bahkan aku kaget kenapa dia bisa tau alamat mansion ini apalagi datang mencariku ". Jelas lerry tidak ingin nayla salah paham.
Nayla sejenak masuk kedalam walk in closet kemudian dia keluar lagi, karna dia dan lerry sedang berada di dalam kamar mereka.
" Ya, kamu memang berkata jujur, tapi nyatanya aku memang tidak marah, ngapain juga marah hanya karna masalah seperti ini ".
" Tapi kamu juga harus dengar perkataanku baik-baik. Jangan sampe dia datang lagi ke mansion ini, aku benar-benar akan memberinya pelajaran jika dia datang lagi kesini ".
" Dan awas saja jika kamu ketahuan masih kontek-kontekan sama dia, mungkin aku tidak akan menceraikanmu, tapi aku akan membunuh kamu dan wanita itu sekaligus agar kalian berdua tau sekejam apa aku kalo kamu berani selingkuh di belakangku ! ".
Deg.
Lerry langsung menelan salivanya dengan kasar mendengarkan ancaman nayla yang terlalu sadis dan mengerikan, lerry tak menyangka nayla bisa semenakutkan ini kalo lagi marah dan lerry beneran takut mencari masalah sama nayla kalo begini modelannya ketika nayla marah.
" Mana ada aku berniat selingkuhi kamu, nay ? Aku bukan tipe pria seperti yang kamu tuduhkan ". Jelas lerry memang kenyataannya dia bukan tipe pria yang tidak puas dengan 1 wanita.
" Aku hanya mengingatkan kamu saja ". Ujar nayla dengan santainya.
" Tapi cara kamu memberi peringatakan terlalu kejam, nay ". Batin lerry saat melihat betapa santainya nayla menanggapi ucapannya.
__ADS_1
" Mendingan kamu nyusul angga ke kantor, jangan hanya kamu pemilik perusahannya, jadi kamu bisa sesenggang ini dan malah merepotkan angga yang harus pontang-panting nyelesain semua pekerjaanmu ". Ucap nayla gk ada habisnya sedari tadi emosi terus.
" Iya-iya, aku siap-siap ke kantor sekarang ". Ucap lerry memilih mengalah dan menuruti saja semua keinginan nayla dari pada dia harus marahan terus sama nayla.