Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 46


__ADS_3

Akhirnya mau tidak mau nayla dan lerry terpaksa harus menuruti keinginan bella untuk pergi bersama ke Mall untuk membeli mainan baru buat bella.


Sekarang lerry, nayla dan bella baru saja tiba di Mall, dan mereka langsung menuju ke toko mainan yang ada di mall itu.


Tapi tentunya lerry masuk kedalam mall menggunakan masker agar tidak di kenali oleh pengunjung yang nantinya bisa membuat keributan di mall tersebut.


Nayla dan lerry terlihat seperti seorang ayah dan ibu yang ingin memanjakan putri mereka untuk membeli mainan baru untuk putri mereka. Mereka terlihat seperti keluarga kecil jika tidak ada yang tahu kalau mereka adalah nayla dan lerry.


" Pilihlah mainan yang dia sukai, saya akan membayar berapapun tagihannya ". Ucap lerry pada nayla ketika mereka bertiga baru saja memasuki toko mainan di mall itu.


Dengan malasnya nayla menganggukkan kepalanya paham maksud lerry, dia pun mengajak bella yang sudah sangat antusias untuk segera mencari mainan yang bella sukai dan mereka berdua meninggalkan lerry di depan pintu utama toko mainan itu.


" Hah ". Lerry memejamkan matanya seraya menghembuskan nafasnya dengan kasar.


" Kenapa juga dia harus ikut ? ". Batin lerry dengan kesal.


Akhirnya lerry pun memutuskan untuk berjalan mendekati tempat duduk yang di sediakan untuk pengunjung yang berbelanja di toko mainan tersebut, untuk menunggu bella dan nayla selesai memilih mainan di dalam sana.


" Yang ini bagus dan lucu, apa kamu mau mainan ini ? ". Tanya nayla seraya memperlihatkan mainan barbie keluaran baru pada bella.


" Wahh cantiknya, apa aku bisa memilih yang ini juga ka ? ".


Bella ternyata suka dengan mainan yang di perlihatkan oleh nayla, tapi anak sekecil dia dengan polosnya merasa malu ingin mengambil mainan yang di pegang oleh nayla, karena di tangan bella sudah ada beberapa mainan yang telah di pilih oleh bella sendiri.


Nayla pun tersenyum gemas mendengarkan hal itu, dia malah berjalan mengambil sebuah keranjang khusus pembeli yang ingin membeli mainan di toko itu dan kembali di tempat bella, kemudian dia mengambil mainan yang di pegang bella dan memasukkannya kedalam keranjang yang kini telah dia pegang.

__ADS_1


" Ambil saja semua mainan yang kamu ingin dan kamu sukai, jika paman itu tidak bisa membayar semua mainan ini, kaka yang akan membayarnya nanti, jadi kamu tenang saja dan pilihlah semua mainan kesukaanmu ". Jelas nayla yang berniat membayar semua tagihan mainan yang akan di ambil oleh bella jika nantinya lerry tidak ingin membayar tagihannya jika terlalu mahal.


Padahal lerry sudah mengatakan untuk ambil saja semua mainan yang di sukai oleh bella dan lerry akan membayar berapapun biayanya, tapi nayla hanya mengantisipasinya saja.


" Baik kaka, aku ingin ambil ini juga ".


Bella pun sangat senang karena nayla mengizinkannya mengambil semua mainan kesukaanya, tapi bagi nayla, melihat bella sesenang ini adalah sebuah kebahagiaan untuknya.


Ditambah lagi nayla sendiri sudah tahu kalau papanya bella sangat jarang berada di rumah karena tugas dan kewajibannya sebagai seorang tentara yang harus dinas di luar irlandia, sehingga nayla berpikir mungkin bella akan sedikit terhibur dengan banyak mainan agar bisa mengurangi rasa rindu terhadap papanya.


Sedangkan di tempat lain, oliv, indah dan juga angga dan dara ternyata sedang membahas soal nayla dan lerry.


" Ohh jadi tuan lerry dan nak nayla sudah tunangan ? ". Ucap dara terkejut setelah mendengarkan penjelasan indah yang mengatakan kalau lerry dan nayla sudah bertunangan.


Oliv hanya bisa menggelengkan kepalanya saja mendengarkan kebohongan indah, walaupun sebenarnya oliv sudah dengar dari angga bahwa ternyata indah memang ingin menyatukan lerry dan nayla agar bisa menikah. Tapi dia kali ini hanya bisa mengikuti drama yang di buat oleh indah dengan harapan indah yang seperti itu.


" Tapi saya ingin meminta bantuan pada bibi untuk tidak mengatakan hal ini pada siapapun, karena bibi tahu sendiri kalau pastinya dalam sebuah perusahan atau bisnis, ada yang namanya musuh dalam selimut, takutnya ada yang tidak menyukai kakaku dan malah memanfaatkan berita ini untuk menjatuhkan kakaku ". Jelas indah.


" Tentu saja nona, saya akan menjaga rahasia ini dari siapapun, tapi bukankah jika media melihat tuan lerry bersama nak nayla di mall, bisa saja beritanya akan tersebar ? ". Tanya dara semakin merasa tidak enak, jika nantinya hanya karena menemani putrinya membeli mainanan, lerry dan nayla bisa saja mendapatkan masalah di sana.


" Itu tidak akan terjadi, karena ka lerry pasti pake masker jika bepergian seperti itu, sehingga jarang ada yang akan mengenalinya di tempat umum ". Ujar indah begitu yakin.


Dara pun langsung menganggukkan kepalanya mengerti maksud penjelasan indah.


Kembali ke mall, sekarang waktunya nayla dan bella menemui lerry karena mereka berdua sudah selesai memilih semua mainan kesukaan bella.

__ADS_1


" Paman, kami sudah selesai memilih mainan kesukaaanku ". Ucap bella dengan senyuman bahagianya pada lerry ketika dia dan nayla sudah berdiri di hadapan lerry saat ini.


Lerry tidak langsung menjawab, tapi matanya tertuju pada 2 keranjang yang di pegang oleh nayla yang berisikan banyaknya mainan yang di pilih oleh bella.


" Pasti dia ingin menyuruhku mengembalikkan mainan lainnya karena kebanyakan ". Batin nayla langsung berprasangka buruk ketika melihat tatapan lerry pada 2 keranjang di tangannya.


Tanpa sepatah katapun, lerry pun berdiri dari duduknya dan langsung menggandeng tangan mungil bella, kemudian dia mengarahkan bella untuk ikut dengannya ke meja kasir.


" Cih ". Nayla pun berdecih melihat lerry malah mengajak bella dan meninggalkannya sendirian.


Akhirnya nayla langsung menyusul lerru dan bella yang kini sudah berdiri di depan meja kasir.


Sesampainya nayla di depan meja kasir, nayla langsung meletakkan kedua keranjang yang full dengan mainan itu ke atas meja kasir untuk di cek harganya.


" Totalnya 5 juta 100 ribu, mau bayar cash atau mau menggunakan pembayaran lewat kartu atm ? ". Ucap kariyawan kasir dengan sangat ramah.


Tanpa mengatakan sepatah katapun, lerry langsung mengeluarkan kartu black card nya dan langsung memberikan kartu itu pada kariyawan kasir tersebut.


Sontak saja kariyawan kasir itu langsung melototkan matanya setelah dia mengecek nama yang tertera pemilik kartu tersebut ternyata adalah lerry jordan.


" Ini tuan lerry, pembayarannya telah selesai ". Ucap kariyawam kasir itu dengan sopan dan ramah seraya mengembalikkan kartu black card tersebut pada lerry.


" Untung saja aku tidak melakukan kesalahan apapun pada tuan lerry, bisa-bisa aku di pecat kalau kalau membuat kesalahan terhadapnya ". Batin kariyawan kasir itu merasa bersyukur tidak membuat kesalahan di hadapan orang terpandang seperti lerry.


Setelah semuanya telah di bayar, lerry dan nayla serta bella pun langsung balik pulang kerumah bella.

__ADS_1


__ADS_2