One Night Stand And 1000 Dollar

One Night Stand And 1000 Dollar
Apa Aku Harus Mulai Mencari Artinya Hidup?


__ADS_3

Bab.18


Vicenzo turun dari mobil mewahnya di depan sebuah rumah kecil dan kumuh tempat tinggal Xaviera dan ketiga anaknya. Tiba-tiba rasa malu menyerang nya, ia melirik sepatunya yang mahal merasa tak enak harus menginjakkan kakinya disana.


"Tuan muda, ada apa?"


"Aku malu berpakaian seperti ini, apa tidak ada sesuatu yang sederhana di dalam mobil?"


Anderson tak menjawab dia tau jika sang majikan juga mengetahui memang tidak ada barang yang murah di dalam mobil.


"Sudahlah, ayo masuk."


"Astaga! Saya lupa! Tadi Nyonya mengatakan akan membawa Tuan muda kecil ke rumah sakit lain, saya lupa mengikuti mereka karena hanya ingat untuk melapor pada Anda. Mereka pasti tidak ada di dalam rumah sekarang."


"Ya Tuhan! Anderson!!! Lalu untuk apa kita datang kesini!" Vicenzo geram dengan kebodohan pengawalnya, sekarang dia bertanya-tanya kenapa Anderson bisa terpilih menjadi pengawalnya sewaktu pemilihan, apa karena dia merasa kasihan pada pemuda itu?


"Ini juga sudah malam, Tuan muda. Apa sebaiknya Anda pulang saja, untuk berganti pakaian dan istirahat. Besok kita cari Nyonya dan anak-anak Anda kembali."


"Sialan kau Anderson! Membuat kepalaku semakin terasa pecah!"

__ADS_1


Vicenzo menatap tajam mata Anderson, "Ada lagi yang belum kau katakan?!" selidiknya.


"Ti-tidak ada, Tuan." Jawabnya berbohong.


"Cepat katakan, atau aku akan mengembalikanmu pada keluarga Anderson biar kau menerima perjodohan dengan wanita pilihan Ayahmu!"


"Jangan Tuan, saya paling takut kembali kepada keluarga saya. Kakak saya Rick sudah menikah, sekarang saya yang di incar. Ampun Tuan, biarkan saya terus menjadi pengawal Anda. Dan jangan selalu memanggil saya Anderson, Anda selalu sengaja memanggil saya dengan nama marga. Panggil saya Zayn," pinta pengawal Vicenzo itu yang aslinya adalah putra kedua dari keluarga Anderson, adik dari Rick Anderson.


"Kalau kau tak mau aku kembalikan pada keluargamu, mulai sekarang patuhi aku saja. Hanya aku! Mengerti!"


"Siap, Tuan muda."


"Aku menunggu apa yang belum kamu katakan," Vicenzo bersedekap.


Zayn Anderson mulai membuat wajahnya marah seperti Xaviera, matanya melotot. "Aku tak butuh ijin darinya, dia bukan siapa-siapa kami! Bilang padanya jangan mencampuri urusanku lagi, urus saja tunangan nya itu!"


Tubuh Vicenzo tersentak mundur, saat Zayn memeragakannya saja dia sedikit ketakutan apalagi jika di depannya adalah Xaviera langsung.


"Apa benar wanita itu berkata seperti yang kamu peragakan barusan?"

__ADS_1


"Aku tidak bohong, Tuan. Jujur, Nyonya Xaviera lebih menakutkan daripada Mama saya," Zayn Anderson mengelus-ngelus lengannya seolah merinding.


Vicenzo mondar-mandir, jika dia datang disaat wanita itu marah situasi akan tambah runyam. "Ayo pergi saja. Lagipula, kita tidak tau kemana mereka pergi."


"Pulang, Tuan?"


"Bawa aku ke hotel saja, aku belum memeriksa semua isi dalam koper. Aku juga sudah mencurigai seseorang, tapi aku harus melihat dulu semua bukti-bukti yang diberikan Xaviera. Bagaimana dan darimana wanita itu bisa mendapatkan bukti itu dan bisa mengenal orang itu."


"Orang itu siapa, Tuan?"


Vicenzo menatap jauh seolah tak percaya orang dekat yang dicurigainya, "Andrew, dia bilang dia lah yang saat itu membawaku pulang saat mabuk. Bukankah jika Andrew yang membawaku pulang, seharusnya sepupuku itu tahu dengan keadaanku di dalam kamar hotel? Tapi dia tidak berkata apapun."


"Ucapan Anda masuk diakal, sayang sekali saat itu aku belum bersama Anda. Jika sudah... aku akan menyelidiki apa yang terjadi."


"Kau menyelidiki? Kau yang bodoh ini! Huh! Kau masih harus banyak belajar menjadi seroang pengawal, kau masih banyak lambat disini!" telunjuk Vicenzo mengarah pada kepala Zayn.


"Hehe, maklumi Tuan. Aku dulunya anak kesayangan seperti Anda, tapi sekarang aku sedang berubah menjadi seseorang yang ingin tahu apa artinya hidup bukan dikekang oleh keluarga. Aku berharap Anda juga bisa begitu, Tuan. Bisa menjadi diri Anda sendiri tanpa terpengaruh akan nama besar keluarga Gladwin."


Perkataan Zayn seketika tertanam dalam hatinya, selama ini dia memang tidak bisa menjadi dirinya sendiri seutuhnya. Dia adalah pewaris lelaki satu-satunya, Papanya sangat mengandalkannya. Ia pun sudah berusaha menyenangkan kedua orang tuanya dengan menerima perjodohan, tapi selama 5 tahun ini tak pernah ada cinta dalam hatinya untuk Anetta. Apa aku harus mulai mencari artinya hidup seperti hidup yang sedang dijalani Zayn sekarang?

__ADS_1


_______


NB : AUTHOR CERITAIN TENTANG ZAYN ANDERSON SI PENGAWAL KARENA AKAN ADA CERITA DIA NANTI. YANG BELUM TAU KELUARGA ANDERSON, ITU ADALAH KELUARGA RICK ANDERSON YANG ADA DI KARYA SAYA YANG BERJUDUL "Terpaksa Melayani Hasr4t Daddy"


__ADS_2