PACAR KU BOSS

PACAR KU BOSS
bertemu


__ADS_3

Lili mendengar Nana sedang mengobrol dengan seseorang lewat ponsel dan Nana terlihat panik, Lili langsung mendekati Nana


" Nana... kamu kenapa... " tanya Lili


" gak... aku gak apa kok hmm.. " jawab Nana dengan senyuman manis


" terus kenapa kamu terlihat cemas, apa kah ada masalah lagi ? " tanya Lili


" tidak... tidak kok, tidak ada masalah apa-apa. aku cuman... cuman sedikit cemas, karna belum bertemu dengan orang tua ku semenjak aku tinggal di sini " jawab Nana


Lili yang mendengar perkataan Nana merasa kasihan. Nana langsung berjalan ke arah Nana dan duduk di samping Nana, dan menenangkan Nana


" hmm... kenapa kamu tidak menjenguk nya ? " tanya Lili


" orang tuaku jauh dari kota, tidak mudah untuk mengunjungi mereka. apa lagi uang ku sudah mulai menipis " kata Nana


" hmm... kalau gak gini aja, kalau ada waktu luang nanti kita jenguk orang tua kamu gimana ? yang penting kamu jangan bersedih lagi " kata Lili


" hmm... iya, aku gak akan bersedih lagi. aku akan pulang jika nanti jika ada waktu luang, mama, papa, dan Nini kalian jangan khawatir, jika semuanya telah berakhir aku akan pulang menemui kalian. Lili... makasih " kata Nana


" iya... sama-sama " jawab Lili sambil tersenyum


Nana akhirnya menemukan semangat hidup nya kembali, Lili yang melihat nya juga ikut merasa senang. Lili menyadari sesuatu dia hampir lupa, dia mendapatkan kabar gembira untuk Nana


" Nana... ayo cepetan siap-siap " kata Lili


" mau kemana " tanya Nana


" kerja " jawab Lili


Nana terkejut mendengar apa yang di katakan oleh Lili, Nana sangat senang akhirnya dia mendapat kan pekerjaan. tapi Nana harus menemui Zhen terlebih dahulu


" ahhh ia... aku hampir lupa. kamu duluan aja, aku ingin bertemu dengan saudara ku terlebih duhulu, bagaimana kamu kirimin aja alamat nya, nanti aku nyusul di belakang oke " kata Nana dengan senyuman


" ya... tapi ingat jangan lama-lama " kata Lili


" dadah.... sampai ketemu nanti ya " kata Nana dengan senyuman


" ( siapa saudara nya Nana, aku jadi penasaran. apa Nana menyembunyikan sesuatu dari ku ? ) iya dada... " kata Lili


Nana langsung pergi meninggalkan Lili sendiri, Lili yang sedang duduk di sana akhirnya berdiri dan kembali ke asrama nya sendiri untuk bersiap-siap pergi bekerja


*****


Nana yang baru keluar dari asrama nya ingin menelpon Zhen tiba-tiba telpon berbunyi


kriinnngg... kriinnngg.... kriinnngg...


" baru aja aku ingin telpon dia, tapi dia yang duluan telpon, kenapa bisa kebetulan ya " kata Nana


Nana langsung mengangkat telpon dari pada tuan muda Zhen


" hallo kakak ipar " tuan muda Zhen


" ia... aku ingin bertemu sama kamu, ada sesuatu yang ingin aku omongin sama kamu, kamu ada waktu gak ? " tanya Nana dengan serius

__ADS_1


" ada. kakak ipar, aku juga ingin menanyakan sesuatu pada kakak ipar " jawab tuan muda Zhen dengan sangat serius


" baiklah, kita ketemu nya sekarang ya, kamu lagi dimana ? " tanya Nana


" aku masih di sekolah, kebetulan ini juga udah selesai, kakak ipar lagi dimana? biar aku jemput " jawab tuan muda Zhen


" aku aku baru saja keluar dari asrama, kamu gak usah jemput aku, aku gak mau masuk berita utama besok, apalagi berita-berita yang tidak menyenangkan yang merusak reputasi ku di sekolah, gara-gara kamu jemput aku di asrama " kata Nana


" iya... iya. terus kita ketemu di mana ? " tanya tuan muda Zhen


" kita ketemu di taman saja " jawab Nana


" ( eerrrrrrrrtttt bukan kah di sana lebih banyak lagi orang ya, apa kakak ipar gak salah ) hmmm... baik lah " kata tuan muda Zhen


Nana langsung mematikan telponnya dan segera berangkat ke taman


*****


ketika Nana sudah sampai di taman, tetapi ternyata tuan muda Zhen lebih dahulu sampai sebelum Nana sampai di taman, ketika tuan muda Zhen melihat kakak ipar nya, dan dia ingin turun dari mobil ingin samperin kakak ipar nya. namun Nana pun masuk ke dalam mobil tanpa mengatakan sepatah kata pun


" kakak ipar... bukan kah mau bertemu di taman, kenapa jadi bertemunya di dalam mobil ? " tanya tuan muda Zhen


" kamu mau emang, kita di tangkap oleh paparazi dan di posting, terus jadi bahan berita utama di internet besoknya dan semua nya akan tau, terus ketika aku sekolah besok, aku akan jadi musuh para fans-fans gila kamu itu, dan kamu tau apa kelanjutan jika mereka tau, aku akan mati di keroyok mereka semua " jawab Nana


tuan muda Zhen yang mendengar perkataan Nana tersentuh, ternyata Nana tidak seperti yang dia bayang kan


" kamu emang gak salah jadi kakak ipar ku, sewaktu itu aku berpikir, kalau kakak ipar mau menggunakan aku agar bisa meninggalkan Abang ku, dan kamu akan bilang bahwa kamu mencintai ku. dan hanya mau menikah dengan ku, karna aku lebih tampan dari Abang ku, hahahhahaha " kata tuan muda Zhen dengan penuh percaya diri


" eerrrrrrrrtttt... kamu ngacok deh, kalau pun di kasih percuma untuk di jadi kan ****** aku juga gak bakal mau " jawab Nana


tuan muda Zhen masih tetap melanjutkan perkataannya yang tadi


" ih.... amit-amit aku... mendingan aku mati di sambar petir dari pada melakukan hal begituan. tapi... ide kamu boleh juga, aku bisa lepas dari Abang kamu itu, hmmm... " jawab Nana dengan senyuman jahat nya


" ah... kakak ipar kamu tidak akan melakukan nya kan, kakak ipar kamu hanya bercanda kan ? " tanya tuan muda Zhen


" hmm... gimana ya, soalnya aku juga baru dapat ide itu dari seseorang, seharusnya aku harus mencoba nya dulu, benar kan ? " jawab Nana


" ( aku memang gak boleh meremehkan seorang wanita, terutama wanita yang berada di samping ku ini, seharus nya aku tidak mengatakan seperti itu tadi, tapi sekarang sudah terlanjur, aku mau buat bagaimana lagi. aku hanya bisa lakukan.... ) wuuuhuhuuhuhhuh kakak ipar, aku mohon jangan lakukan itu ya, aku janji gak akal ulangin kesalahan ku lagi dan... dan aku tidak akan berprasangka buruk lagi terhadap kakak ipar, kakak ipar maaf kan aku ya.... " kata tuan muda Zhen sambil menangis tersedu-sedu


" ( eerrrrrrrrtttt... kalo akting, emang sih... raja nya cuman hanya anda tuan muda Zhen. bahkan tuan muda Zhen dapat membohongi tuan muda Hans yang terkenal dengan kekejaman itu sekalipun. tuan muda Zhen memang hebat.... ) " dalam hati pak sopir yang tidak di perdulikan


" hmmm... nanti aku pertimbangan kan lagi " kata Nana


Nana mulai lupa dengan apa yang ingin dia bilang kepada tuan muda Zhen


" makasih Kakak ipar, oh ya kakak ipar, aku mau nanya kenapa kakak ipar tadi siang kena hukuman, apa yang kakak ipar lakukan sehingga kakak ipar di hukum " tanya tuan muda Zhen


" tadi pagi... Susan dan Santi mengganggu ku, dan aku tidak terima, dan akhirnya kenak hukum deh sama dosen Zaki yang paranoid itu,,, " jawab Nana


tuan muda Zhen yang mendengar perkataan Nana menjadi marah


" apa ! mereka lagi, besok akan aku beri pelajaran kepada mereka berdua, liat saja siapa pun yang menyentuh kakak ipar ku, aku akan membalas nya berkali-kali lipat, kakak ipar tenang saja aku akan membalas dendam mu " kata tuan muda Zhen


" sudah lah... biarkan saja, aku kesini bukan untuk menyuruh mu membalas kan dendam " kata Nana

__ADS_1


" nggak... aku kan beri pelajaran kepada mereka... " kata tuan muda Zhen


tuan muda Zhen tetap berpegang teguh pada prinsip nya sendiri, Nana tidak kuasa melihat sifat nya tuan muda Zhen


" hayyyhhh.... aku gak bisa ngomong apa-apa dengan sikap kekanak-kanakan nya... " kata Nana


" oh ya... kakak ipar. kamu tau gak sebenarnya... " kata tuan muda Zhen


tuan muda Zhen ingin mengatakan kepada Nana tentang Abang nya berkunjung ke universitas xx hanya untuk melihat Nana. tapi Nana mengingat sesuatu, ada yang janggal dengan perkataan tuan muda Zhen


" hey... hey, aku baru sadar. dari tadi kamu panggil aku dengan sebutan apa " tanya Nana


" kakak ipar... " jawab tuan muda Zhen


Nana yang mendengar bahwa tuan muda Zhen memanggil nya dengan sebutan kakak ipar, Nana menjadi marah


" hey... bukan kah aku sudah bilang kalau kamu gak boleh panggil aku dengan sebutan kakak ipar " bentak Nana


" iya... iya.... tapi aku sudah terbiasa memanggil mu dengan sebutan kakak ipar, jadi aku susah untuk mengubah nya " kata tuan muda Zhen


" sudah lah. asal kan jika di sekolah kamu tidak boleh memanggil ku kakak ipar, apa lagi di depan orang banyak " kata Nana


" oke... aku janji tidak akan memanggil kakak ipar jika di rumah sekolah dan di tempat banyak orang " kata tuan muda Zhen sambil mengangkat tangan nya


tiba-tiba Nana mengingat untuk apa dia menemui tuan muda Zhen


" aku sebenarnya ingin mengatakan bahwa... " kata Nana


belum sempat Nana menyelesaikan perkataannya tuan muda Zhen langsung memotong perkataan nya Nana


" oh iya aku hampir lupa. padahal aku mau bilang. sebenernya nya tadi ketika kakak ipar tidak masuk kelas. Abang aku datang, seperti nya Abang mau cariin kakak ipar deh, tapi kakak ipar malah gak ada. karna kakak ipar ternyata sudah balik ke asrama, jadi setelah itu... alah maaakkk... " kata tuan muda Zhen


akhirnya tuan muda Zhen mengingat kalau ketika sudah selesai jam pelajaran. dia harus segera pergi untuk menemui Abang nya


" kenapa ? emang nya setelah itu... " tanya Nana


Nana penasaran apa yang terjadi selanjutnya


" aku lupa.... Abang ku menyuruh ku bertemu dengan nya setelah jam belajar selesai. bisa mati aku kalo gak pergi sekarang, apakah keburu gak ya, Abang ku pasti sedang menunggu ku sekarang. kakak ipar untuk hari ini kita ngomong nya sampai di sini saja saja ya, besok kita lanjutin lagi " kata tuan muda Zhen


Nana tidak sempat menceritakan masalah nya kepada tuan muda Zhen. namun tuan muda Zhen terburu-buru ingin menemui Abang nya


" tapi... aku... " Nana


Nana tidak jadi menceritakan nya kepada tuan muda Zhen


" kakak mau ikut gak ? " tanya tuan muda Zhen


" kayak nya nggak deh " jawab Nana


Nana harus pergi menemui Lili untuk bekerja separuh waktu


" yaudah kalo gak ikut, aku duluan ya... " kata tuan muda Zhen


Nana langsung membuka pintu mobil dan keluar, Nana berdiri di luar sambil menunggu tuan muda Zhen menjauh, namun tuan muda Zhen menurunkan jendela mobil nya dan melambaikan tangan nya

__ADS_1


" dada.... kakak ipar... " kata tuan muda Zhen



__ADS_2