PACAR KU BOSS

PACAR KU BOSS
membawa pisau


__ADS_3

Kenzo dan Nana saling bertatapan, Nana terlihat biasa-biasa saja sedang kan Kenzo wajah nya memerah dan merasa malu


" eh. kenapa wajah kamu memerah, apa kah kamu demam " kata Nana sambil mendekat pada Kenzo


Nana tidak mengetahui kalau Kenzo sedang malu dengan Nana, Nana malah mendekat pada Kenzo dan memegang kening nya Kenzo. Kenzo terkejut dan segera menepis tangan nya Nana


" aku tidak apa-apa. kenapa Zhen bisa berada di sini " tanya Kenzo dengan mengubah topik pembicaraan


Nana menarik tangan nya dan berbalik dan mendekat pada ranjang nya Lili. Nana duduk di samping ranjang nya Lili sambil memegang tangan nya Lili dan berkata


" waktu itu Lili terkena pukulan dari belakang, ini semua salah ku. karna aku tidak berguna selalu harus di lindungi oleh orang lain, kami hampir di bawa oleh para Pria cabul. tiba-tiba tuan muda Zhen datang dan menolong kami berdua, dan segera membawa Lili ke rumah sakit " kata Nana dengan penuh rasa bersalah kepada Lili


Kenzo hanya diam saja, Lili terbangun dan memegang balik tangan nya Nana. Nana terkejut dan melihat ke arah Lili, Lili terseyum. Nana langsung memeluk Lili, Lili memeluk balik Nana seraya berkata


" Lili, kamu baik-baik saja kan, ini semuanya salah ku. kedepannya kamu gak usah berjuang mati-matian untuk ku " kata Nana sambil merasa sangat bersalah kepada Lili


Nana terus memeluk Lili, Kenzo hanya diam di sudut melihat Nana yang memeluk Lili begitu erat

__ADS_1


" Nana... Nana aku bisa mati sesak nafas, lepaskan aku dulu. uhuk... uhuk... " kata Lili


" ah... maaf, aku sangat khawatir " Nana


Nana langsung melepaskan pelukannya yang begitu erat, dan hanya memegang sebelah tangan nya Lili. Lili memegang tangan nya Nana sambil tersenyum melihat Nana


" Nana, kamu tidak usah khawatir kan aku. asalkan kamu baik-baik saja itu sudah cukup. karna kamu adalah tanggung jawab ( ku untuk melindungi kamu )... maksud ku teman ku, makanya sudah menjadi tanggung jawab ku untuk melindungi sesama sahabat " kata Lili sambil tersenyum kepada Nana


Nana yang mendengar perkataan Lili tersentuh dan memeluk Lili sekali lagi dengan sangat erat. Liana tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu, Liana yang melihat Nana dan Lili berpelukan berjalan mendekat pada Nana dan Lili dengan pisau yang di sembunyikan di tangan kiri dari belakang nya


Kenzo melihat nya dan segera menghalangi Liana, dan segera mengambil pisau nya. lalu di simpan oleh Kenzo


" eh, kamu baru sampai. kenapa harus pergi secepat itu " kata Nana sambil melihat ke arah Kenzo


" iya, soalnya aku ada pekerjaan mendadak. maafkan aku " kata Kenzo sambil menggaruk-garuk kepalanya dan sebelah tangan berada di belakang memegang pisau


" .... " Liana

__ADS_1


" biarkan saja Nana " kata Lili


" maafkan aku ya Lili " kata Kenzo dengan rasa bersalah kepada Lili dan Nana


" cepat pergi sana, kenapa kamu masih di sini " kata Lili dengan sangat kesal kepada Kenzo


" Lili, kenapa kamu begitu sama Kenzo " tanya Nana kepada Lili sambil memegang tangan nya Lili


" hehehehe, gak apa-apa Nana " tersenyum Kenzo dengan memegang kepala nya


" maaf ya Kenzo " kata Nana


Kenzo melihat ke arah Liana dengan rasa marah, Liana membuang wajah nya, tidak memperdulikan Kenzo. Kenzo langsung berbalik dan segera keluar dari ruangan dengan marah sambil membawakan pisau nya


Nana dan Lili terus berbicara masalah kejadian tadi, Liana mendekat pada Lili dan menanyakan Lili apa sudah merasa baikan setelah melihat Nana tidak apa-apa. Nana yang mendengar pertanyaan Liana menjadi bingung dan bertanya-tanya kepada mereka berdua


akhirnya mereka tertawa bersama-sama dengan sangat riang

__ADS_1



__ADS_2