
setelah sekian lama mencari Lili. akhirnya Nana dan Liana berhasil menemukan Lili, Lili terlihat mencurigakan. tapi Nana tidak mengatakan apa-apa pada Liana, Lili melihat Nana dan Liana sudah keluar dan melambaikan tangan nya
" Nana... Liana... sini. aku sudah menunggu kalian sangat lama lho di sini, dan kenapa kalian terlihat sangat letih " tanya Lili
" ini semua karna kamu, kenapa kamu tidak bilang kepada kami kalau kamu sebenarnya sudah turun dari tadi, dan sedang menunggu kami di sini. kami yang kehilangan kamu, dan kami mencari kamu ke semua tempat di universitas xx ini, dan ternyata kamu malah di sini " kata Nana
" iya. kenapa kamu tidak bilang terlebih dahulu kalau kamu sebenarnya sudah turun dari tadi, kami mencemaskan kamu. tapi kamu tidak mencemaskan diri kamu sendiri " kata Liana
" iya... maaf kan aku, aku tidak akan mengulangi hal yang sama untuk kedua kalinya " kata Lili
Lili menundukkan kepala nya dan menyesal karna tidak mengatakan nya terlebih dahulu kepada Nana dan Liana. Nana melihat Lili mengaku kesalahan nya dan memeluk nya. Liana juga ikut memeluk Nana dan Lili
" Lili... kamu harus janji satu hal pada ku, jangan pernah pergi tanpa memberi tahu aku, dan kamu juga jangan menyembunyikan apapun pada ku. aku gak suka orang yang berbohong " kata Nana
" iya. aku tidak akan pergi tanpa memberi tahu kan kepada kamu terlebih dahulu " jawab Lili
Nana dan Liana melepaskan pelukan nya
" ayo kita pulang " kata Liana
" ayo " jawab Lili
Nana, Lili dan Liana pulang menuju asrama. ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka dari kejauhan. namun mereka tidak menyadari nya. mereka pulang sambil tertawa
*****
VILLA TUAN MUDA HANS
setelah tuan muda Zhen berhasil merebut flash disk nya, tuan muda Zhen dan Aditia langsung menuju ke villa tuan muda Hans
tidak lama kemudian tuan muda Zhen dan Aditia sampai di villa tuan muda Hans. tuan muda Zhen dan Aditia turun dari mobil dan masuk ke dalam villa tuan muda Hans. ternyata tuan muda Hans sedang tidak berada di villa nya. tuan muda Zhen menelpon nya tapi dia tidak mengangkat nya. tuan muda Zhen khawatir pada tuan muda Hans, dia takut terjadi sesuatu kepada tuan muda Hans
__ADS_1
" Aditia. tolong kamu bantu aku melacak di mana keberadaan Abang ku, aku takut terjadi sesuatu kepada nya " kata tuan muda Zhen
" apa yang bisa terjadi kepada nya. dia kan lebih kuat dari kamu, kamu saja berhasil melakukan tersebut apa lagi dia " jawab Aditia
tuan muda Zhen melihat ke arah Aditia dan mendekat pada Aditia. dan memegang bahu nya Aditia
" aku sangat khawatir pada nya, walaupun dia orang terkuat di dunia sekalipun. dia hanya Abang ku satu-satunya, jika memang dia tidak terjadi apa-apa. kenapa sampai sekarang dia belum kembali " tanya tuan muda Zhen sambil menggoyang-goyangkan Aditia
" lepaskan aku, aku akan membantu kamu melacak keberadaan nya, jika kamu menggoyang-goyangkan aku lagi maka aku akan muntah ke atas mu " jawab Aditia
" terima kasih Aditia, kamu memang yang terbaik " kata tuan muda Zhen sambil memeluk Aditia
" hey... kau mau melepaskan aku atau tidak, jika kau tidak melepaskan ku bagai mana aku bisa melacak keberadaan abang mu " kata Aditia
" ah... maaf kan aku " jawab tuan muda Zhen
tak lama kemudian tuan muda Zhen keluar membawa mobil dan segera menemui abang nya
*****
" Nana... kamu terlalu banyak berfikir, untuk apa dia mencari mu. kamu ini bukan siapa-siapa nya, kalau pun dia melupakan nya juga satu hal yang baik untuk dirimu sendiri, sebaik nya aku segera mengganti pakaian ku dan segera berangkat be kerja " kata Nana kepada diri sendiri
tiba-tiba Nana mendapatkan telpon, Nana berlari dan mengambil ponsel nya. ternyata dari nomor yang tidak di kenal. Nana tidak memperdulikan nya, dan menaruh ponsel nya kembali. Nana pun pergi mengganti baju nya
" Nana, kapan kamu menjadi pengharap seperti ini... lupakan dia lupakan... " kata Nana kepada diri sendiri
ponsel nya selalu berbunyi, Nana megingat ketika pertama kali Hans menelpon nya juga begitu, dia selalu menelpon sampai akhirnya dia menjawab telpon nya. Nana berpikir kalau yang menelpon nya itu ialah Hans. dan mengangkat telepon nya
" halo " kata Nana
" ..... " orang misterius
__ADS_1
" halo... kalau gak bicara aku matikan telpon nya " kata Nana
orang misterius itu akhirnya menjawab
" Hay... bagaimana pekerjaan ku, apakah kamu puas " tanya orang misterius itu
Nana yang mendengar perkataan itu terkejut, dia mendengar suara seorang pria dan sedikit serak. dan pria misterius itu juga mengetahui apa yang terjadi seminggu yang lalu
" ( kemungkinan dia mengenal ku, dan dia juga berada di sana ketika kejadian itu ) siapa kamu. kenapa kamu menanyakan pekerjaan mu kepada ku " tanya Nana
" hahahah... kamu jangan lupa dengan kejadian satu minggu yang lalu, aku yang membereskan pria tersebut yang telah kau bunuh, dan aku yang bawakan dia ke semak-semak dan membuktikan kalau kamu tidak bersalah " kata pria misterius tersebut
Nana yang mendengar perkataan pria tersebut terkejut. Nana segera mengambil laptop nya, dan segera melacak dari mana keberadaan nya. sementara itu Nana terus berbicara dengan pria misterius itu
" tidak usah bertele-tele, kamu melakukan nya tentu sedang mengharap kan sesuatu, kamu gak usah bertele-tele segera ke inti pokok nya saja " kata Nana sambil mencari keberadaan pria misterius tersebut
" tentu aku melakukan nya memiliki tujuan tertentu. aku hanya mau kamu bekerja sama dengan ku " kata pria misterius tersebut
" oh. untuk apa aku bekerja sama dengan kamu, dan apa untung nya untuk ku ( dapat, huh dia ingin mempermainkan ku ) " kata Nana
Nana akhirnya menemukan di mana keberadaan pria misterius tersebut, Nana langsung menutup laptop nya dan segera keluar asrama dan mencari pria misterius tersebut
" jika kamu bekerja sama dengan ku, maka kamu dapat menikmati kehidupan mu sampai tujuh keturunan " kata pria misterius tersebut
" oh... jika aku tidak tertarik " tanya Nana sambil berjalan menuju tempat pria misterius tersebut berada
" kalau kamu tidak tertarik dengan tersebut. kami bisa membantu kamu untuk membalas kan dendam mu, atau semacam apa itu " kata pria misterius tersebut
" oh. emang nya apa yang harus aku lakukan " tanya Nana sambil mengulurkan waktu agar dia segera sampai di sana sebelum dia kabur
Nana hanya bisa berjalan, jika dia berlari pria misterius tersebut akan mengetahui nya karna pernafasan nya bisa jadi tidak teratur jika berlari
__ADS_1