
Nana dan Angga segera berpisah setelah itu. Nana menyuruh Angga segera pergi ke tempat pelatihan
Nana tidak sempat pergi ke kampus karna kejadian tersebut, Nana segera pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Lili
kring... kring... kring... ( suara bunyi telpon nya Nana )
Nana segera mengambil telpon nya dan melihat bahwa yang menelpon Nana adalah atasan di mana tempat Nana dan Lili bekerja, Nana segera menjawab telpon tersebut
" halo " kata Nana dengan ponsel di telinga nya
" nona Nana, bisakah anda datang ke tempat kerja saat ini. saya tau ini bukan waktu nya bekerja, tapi ada hal yang sangat penting yang harus saya bicara kan dengan nona " balas atasan Nana tersebut dengan sangat panik
" ( aneh, kenapa suaranya terdengar sangat panik. apakah ada sesuatu terjadi, sampai-sampai atasan begitu panik ? ) " dalam hati nya Nana
" bisakah nona segera datang kemari ? " tanya atasan Nana bertambah panik
" baiklah, saya akan ke sana sekarang " jawab Nana menyetujui nya
" oke, mohon nona secepat mungkin datang ke mari " kata atasan Nana dengan sangat sangat senang
__ADS_1
Tut... Tut... Tut...
Nana mematikan telponnya dan segera pergi ke tempat kerja nya, dan berencana untuk menjenguk Lili setelah pulang kerja
*****
tak lama kemudian Nana sampai di tempat kerja nya, di sana Nana melihat semua para pelayan yang bekerja di sana pada melihat Nana seolah-olah baru melihat nya pertama kali nya
" ada apa ini, kenapa semuanya melihat ku dengan tatapan penuh rasa bertanya-tanya. apa yang aku lakukan sehingga mereka menatap ku tanpa henti. ah... aku ingat, wajah ku bengkak karna tamparan Susan ( memegang wajah ). pasti mereka semua berpikir yang aneh-aneh, biarkan saja lah " dalam hatinya Nana dengan berjalan tidak memperdulikan tatapan para pelayan tersebut
Nana segera berjalan menuju ruangan atasan nya, ketika Nana membuka pintu. Nana melihat atasan nya yang sedang duduk di atas kursi berdiri dengan segera setelah melihat nya
" nona Nana, saya ingin mengatakan sesuatu kepada anda. silahkan duduk " balas atasan Nana dengan menyuruh Nana untuk duduk
Nana pun berjalan mendekat dan duduk di atas kursi di depan atasan nya, atasan nya terus memandang Nana. Nana menjadi bingung, keadaan nya berubah menjadi sangat serius
" boss, sebenarnya ada apa ya?. sehingga sangat penting dan harus di bicarakan dengan sangat serius " tanya Nana sangat penasaran
atasan nya terus memandang nya, dan menelan ludah lalu berkata
__ADS_1
" Nana, kamu di pecat! " kata atasan nya dengan memejamkan mata nya lalu melepaskan kacamata
Nana yang mendengar nya terkejut, kenapa tiba-tiba dia di pecat. bahkan dia tidak melakukan kesalahan apapun
" apa! di pecat, tapi... tapi kenapa pak, kenapa tiba-tiba saya di pecat. apa salah saya ? saya bahkan tidak melakukan kesalahan apapun " kata Nana tidak terima
atasan nya menghembuskan nafas lalu berkata
" huf... kamu bilang kamu tidak bersalah, kamu bahkan cuti selama satu hari dan tidak minta izin terlebih dahulu! " kata atasan tersebut dengan memakai kembali kaca mata nya
" tapi... tapi gak mungkin karna hanya satu hari aku cuti harus di pecat kan? " tanya Nana dengan sangat tidak terima dengan alasan yang di berikan atasan nya yang sama sekali tidak masuk akal
" apapun itu, kami tidak ingin mempekerjakan orang yang tidak mematuhi peraturan " jawab atasan Nana dengan keringat dingin mulai keluar
Β
author mengucapkan :
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA πππ
__ADS_1
Β