PACAR KU BOSS

PACAR KU BOSS
kedatangan Liana


__ADS_3

Zhen terdiam dan tersipu malu, Zhen berpikir jika Nana ketinggalan sesuatu bisa menyuruh nya untuk mengambil kenapa harus dia sendiri yang mengambil nya


" kakak ipar, kenapa kakak ipar tidak menyuruh aku saja yang mengambil nya, kenapa kakak ipar aku menyuruh aku untuk menjaga wanita itu ? " tanya Zhen kepada Nana dengan melihat ke arah Nana


Zhen malu berdua dengan Lili, makanya dia berusaha untuk tidak berdua dengan Lili. Nana yang melihat Zhen begitu memerah wajah nya berkata


" Zhen, kamu seperti nya demam " kata Nana sambil memegang dahi nya Zhen


Zhen terkejut dan segara mundur selangkah dari Nana, Nana terkejut kenapa Zhen tiba-tiba mundur


" tidak... aku tidak apa-apa, aku akan menjaga dia, kakak ipar pergi lah " jawab Zhen dengan cepat


Nana mendekat pada Zhen dan berusaha mengecek Zhen apakah Zhen benar-benar sendang demam, Zhen juga memberontak dia tidak mau Nana mengetahui kalau dia sedang malu


kreeekkk


suara pintu terbuka


tiba-tiba Liana datang dan tanpa mengetuk pintu nya, dan melihat Nana yang sedang bercanda dengan Zhen. di mata Liana sedang menggoda Zhen


Nana dan Zhen berhenti dan saling memegang tangan, dan terkejut melihat Liana

__ADS_1


" ah. Liana, kebetulan kamu datang. aku ingin pulang ke asrama sebentar karna meninggalkan sesuatu di asrama " kata Nana dengan tersenyum tanpa melepaskan tangan nya Zhen


Liana hanya diam saja dan menjadi murung karna melihat tingkah laku Nana dan Zhen


" kakak ipar... " bisik Zhen kepada Nana dengan suara pelan


" kenapa ? " tanya Nana kepada Zhen


" tangan... tangan... " jawab Zhen


Nana melihat ke tangan nya, dan segera melepaskan tangannya Zhen seolah-olah tidak ada apa-apa di antara mereka berdua


" iya " jawab Liana sambil tersenyum


" Zhen, apapun yang terjadi kamu tidak boleh meninggalkan Lili sendirian " bisik Nana kepada Zhen


" siap " jawab Zhen sambil mengedipkan sebelah mata nya


Liana masuk ke dalam dan Nana langsung menghampiri Liana dan menepuk pundak Liana sambil berkata


" Liana, aku meminta bantuan tuan muda Zhen untuk menemani Lili. jadi kalian berdua harus jaga Lili dengan baik-baik ya " kata Nana

__ADS_1


" hmm. Nana kamu tenang saja aku pasti akan menjaga Lili dengan baik-baik, kamu tidak usah khawatir " kata Liana sambil tersenyum


Nana membalas senyuman Lili, dan segera meninggalkan ruangan dan pergi. tuan muda Zhen duduk di atas sofa tidak mengatakan apapun hanya memainkan handphone nya


Liana datang ke rumah sakit sambil membawa sekeranjang buah-buahan dan meletakkan di atas meja dan duduk di atas sofa yang satu nya lagi


Zhen tidak memperdulikan Liana, dia tetap memainkan handphone nya. Liana melihat ke arah Zhen dan menanyakan


" tuan muda Zhen, kenapa anda berada di sini, dan apa hubungan anda dengan Nana ? " tanya Liana kepada Zhen


" ..... " Zhen


Zhen tidak menjawab pertanyaan Liana dan terus memainkan handphone nya, Liana terlihat murung


" kalau tuan muda tidak ingin memberitahukan aku juga tidak apa-apa. oh iya, tadi aku membeli buah di jalan dan membawa kesini apa tuan muda Zhen ingin memakannya aku bisa bantu mengupasnya untuk tuan muda " kata Liana sambil tersenyum


Zhen melepaskan handset dan melihat ke arah Liana, Liana terkejut ternyata tuan Zhen tidak mendengarkan perkataan nya karna sedang memakai handset


" kamu mengatakan sesuatu ? " tanya tuan muda Zhen sambil melihat ke arah Liana


__ADS_1


__ADS_2