
KE ESOKAN PAGI NYA
" mama... papa... jangan tinggal kan Nana.. mama... papa... " teriak Nana
Nana bermimpi yang aneh-aneh lagi, Nana terkejut dan melihat Lili masih tertidur. Nana langsung bangun dan pergi ke toilet untuk mencuci wajah nya
" Nana... " panggil Lili
" iya... kamu sudah bangun, aku akan menemui dokter dan menanyakan kapan kamu bisa pulang " kata Lili
Lili bangun dan ingin duduk, Nana segera membantu Lili untuk duduk
" tidak usah... aku bukan sekarat kok. kita akan pulang hari ini " kata Lili
tiba-tiba dokter masuk kedalam ruang Lili dan mengatakan bahwa Lili bisa pulang hari ini. dokter memberikan resep obat nya, lalu dokter itu pergi
" Lili aku akan ke apotik untuk membelikan obat, kamu tunggu aku ya. kita pulang bersama-sama nanti " kata Nana
" iya " jawab Lili sambil tersenyum
Nana pun pergi meninggalkan Lili sendiri. Nana langsung membelikan obat nya, dan segera kembali secepat nya
" Lili... aku sudah membeli semua obat nya... eh Liana, kapan kamu datang " tanya Nana
Nana yang baru sampai melihat ada Liana di samping Lili. dia selalu datang tanpa memberi tahu mereka terlebih dahulu
" aku baru saja sampai " jawab Liana
" Nana sini, lihat ini. Liana membawa banyak buah-buahan " kata Lili
" oh ya... sini biar aku kupas, biar kamu bisa makan " kata Nana
" tidak apa-apa. aku bisa sendiri kok " kata Lili
Liana merebut dari tangan Lili, dan mengambil nya. dan membantu Lili untuk mengupas nya
" kamu gak boleh banyak beraktivitas, kamu baru saja sembuh... biar aku yang membantu mu mengupas nya " kata Liana
" kalian berdua gimana sih... kenapa kalian terlalu memanjakan ku, aku ini cuman demam bukan sekarat ingin mati " kata Lili
Nana yang mendengar perkataan Lili merasa sedikit sedih
" sudah-sudah makan ini " kata Liana
" eh... Nana. maksud ku bukan kek gitu, kamu jangan sedih ya " kata Lili
" tidak... tidak. siapa yang sedih, aku senang kok melihat Lili begitu senang " kata Nana sambil tersenyum
Nana segera beres-beres, tidak lama kemudian Nana selesai beres-beres
" semua sudah siap, kita bisa pulang sekarang " kata Nana
__ADS_1
" iya... ayo " kata Lili dengan sangat senang
Nana, Lili dan Liana pergi meninggalkan rumah sakit dan kembali ke asrama
*****
ASRAMA PEREMPUAN
Nana dan Liana membantu Lili beres-beres. akhirnya mereka selesai beres-beres, dan mereka duduk beristirahat sejenak
" apa kalian ingin minum coklat panas, aku akan membuat nya jika kalian mau " tanya Nana
" aku mau satu... " jawab Lili
" baik. Liana kamu mau minum apa ? " tanya Nana
" aku... apa aja boleh deh " jawab Liana
" oke kalau gitu aku buat kan coklat panas untuk mu ya, sama dengan Lili " kata Lili
" terima kasih Nana " kata Liana sambil tersenyum
" sama-sama " jawab Nana sambil tersenyum
Nana pergi membuat kan coklat panas, Lili dan Liana bercerita tentang masa lalu mereka ketika saat di SMA. dulu Lili sangat pendiam ketika pertama masuk sekolah, tidak tau apa yang terjadi dengan Lili sehingga dia sudah berbeda. bukan seperti yang dulu lagi, dia yang sekarang sangat berani
" Lili " panggil Liana
" iya " jawab Lili
" hmm... kek nya baru sebulan deh, Lalo gak lebih satu bulan " jawab Lili
" oh... " Liana
Nana sudah selesai membuat coklat panas dan segera membawa kan nya untuk Lili dan Liana. Nana melihat Lili dan Liana tertawa bersama, Nana yang melihat nya begitu senang
" nih... coklat panas nya sudah jadi, ayo di minum " kata Nana
Nana memberikan satu orang satu. Lili dan Liana pun menerima Nya, Lili langsung meminumnya
" terima kasih Nana " kata Liana sambil tersenyum
" sama-sama " jawab Nana dan membalas senyuman nya
Liana pun meminum coklat panas, Lili menaruh coklat panas itu di atas meja
" enak gak buatan ku " tanya Nana
" gak enak, masih enakan yang aku buat " jawab Lili menyombong kan diri nya
Nana yang mendengar perkataan Lili tersenyum, karna Lili masih seperti biasa nya yaitu tetap sombong
__ADS_1
" iya iya. punya kamu yang paling enak " kata Nana sambil tersenyum
" buatan kamu juga enak Nana " kata Liana
Nana hanya tersenyum ketika dia di puji oleh Liana
" oh ya Liana, kamu tinggal di mana ? " tanya Lili
" aku akan tinggal di asrama ini, karna tidak lama lagi aku juga akan bersekolah di universitas xx " kata Liana dengan senyuman
" bagus lah jika kamu tinggal di asrama ini, kita akan selalu bersama seperti dulu lagi, ya kan Nana " tanya Lili kepada Nana
" iya... tentu, kamu tinggal saja di samping asrama ku, kita akan jadi tetangga " kata Nana sambil tersenyum
Liana yang mendengar perkataan Nana Dan Lili terharu
" terima kasih Nana, Lili. kalian memang sahabat ku yang paling terbaik " kata Liana sambil tersenyum
*****
KOTA H. HILANGNYA INFORMASI RAHASIA PERUSAHAAN WILLIAM
LOKASI PER GUNUNGAN
tuan muda Hans turun tangan sendiri mengejar para pencuri informasi tersebut, dan akhirnya tuan muda Hans berhasil menemukan mereka
" boss ada yang mengikuti kita dari belakang " kata salah satu orang yang membawa mobil
" injak gas nya, tambah kan kecepatan " kata boss itu
" baik boss " jawab orang yang membawa mobil
tuan muda Hans yang mengejar dari belakang juga menginjak gas dan menambah kan kecepatan nya, akhir nya tuan muda Hans hampir mendekati mobil pencuri tersebut
" gawat boss, dia sudah mendekati kita " kata orang yang membawa mobil
" sial " kata boss itu
boss pun akhirnya membuka jendela dan menyodorkan senapan, tuan muda Hans yang melihat nya langsung menginjak gas dan menabrak mobil mereka, boss itu hampir terjatuh, akhirnya tuan muda Hans membuka jendela lalu menyodorkan pistol dan menembak ban mobil pencuri tersebut, mobil mereka berputar-putar dan hampir jatuh ke dalam jurang, untung nya ada penahan di samping jurang itu, sehingga mereka tidak terjatuh dan berhenti di sana, mereka keluar dan berlari, tapi tuan muda Hans turun dari mobil beserta para pengikutnya
" serahkan barang nya " kata tuan muda Hans
" huh... chuiiih... kalau kamu barang nya, langkahi dulu aku " kata boss tersebut
boss tersebut menyerang tuan muda Hans dengan pisau yang di ambil dari saku belakang nya boss tersebut
" lindungi tuan muda Hans " kata pelayan Gu
namun tuan muda Hans tidak mau bertele-tele tuan muda Hans bisa menghindar dari tusukan pisau tersebut, namun dia sedikit tergores di bagian lengan nya, tuan muda Hans sangat marah. dia membalas nya dan menendang laki-laki itu sampai terjatuh, laki-laki tersebut mengeluarkan darah dari mulut nya
" chuiiih... kamu ingin membunuh ku, tapi semua itu percuma " kata lelaki itu sambil tersenyum
__ADS_1
tuan muda Hans yang melihat laki-laki itu tersenyum, dia hanya terdiam dan tidak menjawab laki-laki itu. lalu tiba-tiba laki-laki tersebut berdiri dan tertawa
hahhahahahhahahhahahahahahahah hahahahhahahah hahahhahahahahah