
aku berlari dan segera keluar dari ruangan Zhen, dan berhenti pas di depan pintu dan bersandar di tembok sambil memegang bibiku, seketika itu jantungku berdetak kencang dan pikiranku melayang-layang entah kemana. aku memegang dadaku yang berdegup kencang, aku mulai panik dan segera berlari keruangan dokter ahli jantung, tanpa mengetuk pintu aku langsung masuk kedalam ruangan dokter spesialis jantung. dokter spesialis jantung yang tadinya sedang membaca artikel terkejut melihatku tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu.
" dokter, tolong periksa aku. " ucapku dengan memegang dadaku yang berdetak kencang, dokter spesialis jantung terlihat sangat panik mendengar perkataanku. dia langsung bangun dari tempat duduknya dan segera menyuruhku untuk berbaring di atas kasur untuk di periksa.
" gawat jika terjadi sesuatu pada pasien yang satu ini, aku harus menjaga pasien ini dengan sebaik-baiknya. atau tuan muda Hans akan membuatku kehilangan pekerjaanku ini " dalam hatinya dokter spesialis jantung, aku penasaran apa yang terjadi kepada dokter spesialis jantung tiba-tiba saja keringat dingin, dia mengeluarkan begitu banyak keringat.
dokter spesialis jantung memeriksaku dan terlihat dia menghembuskan nafasnya dan menggeleng-gelengkan kepalanya, aku seketika takut melihatnya yang terlihat seperti putus asa tidak bisa menyelamatkanku.
" dokter, bagaimana keadaanku? apa aku baik-baik saja? " tanyaku sangat panik, dokter menurunkan kacamatanya dan menatapku dengan serius dan aku mulai merasa takut.
" nona, tidak terjadi apapun pada anda " ucap dokter spesialis jantung dengan sangat serius. aku seketika merasa lega dan teringat kembali dan mulai khawatir lagi.
" terus kenapa jantung saya berdetak dengan sangat cepat? " aku bingung kenapa dokter mengatakan bahwa aku tidak apa-apa padahal jantungku berdetak begitu kencang. dulu ketika aku menjadi seorang pencuri dan melompat dari gedung ke gedung tidak merasakan jantung berdetak begitu kencang, baik ketika aku pacaran dengan dia juga tidak berdetak kencang, tapi kenapa tiba-tiba jantungku berdetak kencang ketika mengingat kejadian-kejadian yang begituan.
" nona, detak jantung yang berdetak kencang itu biasa, jantung akan berdetak kencang jika kecapean, seperti berlari dan lainnya " jelas dokter spesialis jantung, aku juga berfikir tadi aku tidak berlari-lari ketika jantungku berdetak kencang dan tidak juga merasa ke lelahan. sekarang pun jantungku tidak berderak kencang, yang berarti apa yang di katakan oleh dokter benar, mungkin aku kecapean karna belum istirahat.
" oh, terima kasih dokter " aku turun dari tempat tidur dan segera keluar dari ruangan dokter spesialis jantung menuju kamar pasienku sendiri.
__ADS_1
" ada-ada aja tuh cewek " kata dokter spesialis jantung dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.
ketika aku berada pas di depan pintu kamarku, aku mendengar Lili sedang berbicara dengan seseorang lelaki, suara lelaki tersebut terdengar sangat familiar. mereka menyadari kalau aku berada di depan pintu dan berhenti berbicara. aku membuka pintu kamarku, aku melihat di sana ada kakak Khen yang sedang duduk menungguku kembali dan Lili yang sedang duduk di sampingnya kakak Khen, aku segera masuk kedalam ruangan dan berjalan mendekat ke ranjangku. aku melihat Lili terus memandang kakak Khen, aku tidak memperdulikannya dan langsung naik ke atas ranjangku.
" Nana, kamu tidak apa-apa? " tanya kakak Khen dengan menatapku dengan sangat khawatir akan keadaanku.
" iya, aku baik-baik saja. mungkin aku akan keluar rumah sakit besok dan kembali masuk kampus " jawabku memejamkan mata dan mengangguk-anggukkan kepalaku.
" aku senang kamu baik-baik saja " ucap kakak Khen dengan terseyum kepadaku dengan sangat tulus, aku pun membalas senyumannya dengan senyuman juga.
" Lili apa kamu sudah istirahat, kamu sepertinya tadi kelihatan capek " ucapku sambil melihat ke arah Lili, Lili tampak terkejut ketika aku memanggilnya.
" Nana, kamu kenapa? " tanya Lili mengkhawatirkan keadaanku, aku tersenyum dan memegang dadaku yang berdetak kencang setiap kali terpikir kejadian yang terjadi antara aku dan Hans.
" aku tidak apa-apa " jawabku dengan menutupi kedua mataku dengan tanganku, kakak Khen nampak diam saja melihatku dan hanya menatapku.
" Nana, jika terjadi sesuatu katakan saja padaku. aku pasti akan membantumu " kata Lili dengan sangat khawatir kepadaku, aku mengangkat tanganku dan duduk di atas ranjang sambil menatap Lili.
__ADS_1
" Lili, aku tidak tau akhir-akhir ini jantungku berdegup kencang, padahal aku sudah periksa ke dokter dan tidak ada penyakit apapun " kataku dengan menatap Lili penuh dengan ketakutan. Lili tertegun mendengar perkataanku dan tiba-tiba tertawa terbahak-bahak. aku dan kakak Zhen menatapnya kenapa menertawakan aku yang berbicara seperti itu.
" Nana, jangan-jangan kamu sedang jatuh cinta " jawab Lili dengan menghapus air matanya, aku memiringkan kepalaku ke kanan dan tampak bingung dengan perkataan Lili.
" jatuh cinta? emang jika jatuh cinta jantung kita akan berdetak kencang ya? " tanyaku polos tidak mengerti dengan perasaanku sendiri. Lili memegang tanganku dan meletakkan di dadanya. aku menatapnya kebingungan, dia akhirnya munundukkan kepalanya sambil menghembuskan nafas.
" sekarang apa jantungmu berdetak kencang? " tanya Lili dengan menatapku dengan serius. aku segera menarik tanganku dan menatapnya kembali dengan serius.
" tidak, jadi apa hubungannya? " tanyaku dengan menatap Lili serius, kakak Khen tampak bingung dengan kelakuan Lili. kakak Khen juga tidak mengerti kenapa jantung bisa berdetak sangat kencang secara tiba-tiba dan tidak pernah merasakannya juga.
" Nana, jika kita menyukai orang tersebut. ketika kita dekat dengannya jantung kita akan berdetak kencang dan tidak tau harus melakukan apa, begitu juga ketika dia jauh dari kita, kita akan merindukannya sampai malam harinya kita memimpikannya " ucap Lili dengan sangat serius menatapku. aku kebingungan dengan perkataan Lili, aku tidak mengerti apa yang di katakan oleh Lili dan hanya bisa mengangguk-anggukkan kepalaku saja. agar penjelasan Lili tidak sia-sia, aku menatap kakak Khen dan kakak Khen juga menatapku dan mengangkat bahunya yang artinya kakak Khen juga tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Lili.
" oh. aku, aku mengerti " jawabku dengan mengangguk-anggukkan kepalaku, Lili terseyum lembut kepadaku. aku segera berbaring kembali dan memikirkan apa yang di jelaskan oleh Lili lalu berusaha mencernanya tapi tak mengerti juga.
" sudahlah, kamu istirahat saja. suatu hari kamu juga akan mengerti " ucap Lili dengan nada lembut dan tenang, dia tampak sangat mengerti bagaimana rasa jatuh cinta.
" Nana, kamu istirahatlah sebentar. aku ingin membelikan bubur ayam untukmu, kamu juga belum makan apapun semenjak sadar " ucap Lili dengan terseyum kepadaku.
__ADS_1
" ya, terima kasih Lili " jawabku dengan terseyum lembut kepada Lili