PACAR KU BOSS

PACAR KU BOSS
Nana mengenal Hans


__ADS_3

wajah tuan muda Hans memerah, tuan muda Hans melihat ke arah lain. mereka sama-sama diam dan tidak berbicara lagi


tidak lama kemudian akhir nya Nana dan tuan muda Hans sampai di restoran ternama. Nana membuka pintu mobil dan keluar, dan tuan muda Hans juga turun dari mobil


tuan muda Hans mengulurkan tangan nya. Nana yang melihat nya tidak memperdulikan nya dan berjalan melewati tuan muda Hans


" huh... " Nana


" ( berani-beraninya kamu melewati ku, dan kau juga mempermalukan ku ) " kata tuan muda Hans dalam hatinya sambil menggenggam tangan nya


tuan muda Hans berjalan di belakang Nana, Nana yang masuk ke dalam melihat kenapa tidak ada seorang pun berada dalam restoran ternama itu


" eh... bukan kah ini restoran ternama ya ? kenapa tidak ada seorang pun di sini ? " kata Nana


salah satu pelayan mendekat pada Nana


" nona. silahkan lewat sini " kata pelayan itu


Nana penasaran kenapa tidak ada seorang pun di sini, pelayan tersebut menunjukkan jalan. Nana pun mengikuti nya di belakang


" maaf, kenapa restoran ini begitu sepi ? bukan kah restoran ternama biasa nya sangat banyak orang-orang tampan ? " tanya Nana


tuan muda Hans yang mendengar nya menjadi muram. pelayan tersebut menjadi takut melihat tuan muda Hans


" nona, tuan muda Hans sudah memesan semua nya dan hanya menyiapkan dua kursi saja " kata pelayan itu


******


" oh benarkah ? wah... romantis nya... " kata Nana sambil malu-malu


tuan muda yang mendengar perkataan Nana tersentuh dan datang mendekat pada Nana dan menjentikkan jari nya. musik pun berbunyi, Nana dan tuan muda Hans berdansa bersama


" tapi sayang... " kata Nana


" sayang kenapa ? " tanya tuan muda Hans


" nggak apa-apa sayang... " jawab Nana sambil tersenyum kepada tuan muda Hans


******

__ADS_1


KENYATAAN


" oh. benarkah ? aku tidak suka sunyi " kata Nana


tuan yang mendengar perkataan Nana menjentikkan jari nya dan musik pun berbunyi


" aku juga tidak suka mendengarkan musik yang lemas begitu. membuat orang terasa mengantuk. aku punya ide, biar aku yang tentu kan apa musik yang akan di mainkan oke " kata Lili


" ....... " tuan muda Hans


musik nya berhenti. Nana memberikan ide yang lain kepada pemain musik, pemain musik memainkan nya


" nah... ini baru keren " kata Nana


" musik apa... apa ini ? kenapa ketika kita mendengar musik nya menjadi merinding " kata para pelayan


Nana mengganti musik romantis menjadi musik horor. tuan muda Hans yang mendengar diam saja tidak mengatakan apapun. akhirnya Nana duduk dan tuan muda Hans juga duduk


" nona apakah anda begitu menyukai musik yang seperti ini ? " tanya tuan muda Hans


" tentu. apa kamu keberatan tuan muda Hans ? " Nana menanya kan nya kembali kepada tuan muda Hans


" ...... " tuan muda Hans


Nana melakukan semua ini agar dia bisa segera pergi dari tempat itu. tak lama kemudian para pelayan membawakan makanan nya


" silahkan di nikmati " kata pelayan itu


" terima kasih " jawab Nana


Nana tidak sungkan-sungkan memakan makanan nya, dia memakan nya dengan sangat cepat. dan melihat ke arah tuan muda Hans, tuan muda Hans tidak memakan makanan nya. melainkan melihat tingkah laku Nana yang begitu ke kanak-kanak kan. tiba-tiba seseorang mendekat dan memeluk tuan muda Hans. Nana terkejut melihat nya


" eh... ada apa ini ? " kata tuan muda Hans


" ada apa, Abang bertanya ada apa. aku sangat mencemaskan mu abang ku... kenapa kamu tidak memberitahu ku terlebih dahulu bahwa kamu sudah kembali. tapi kamu malah berkencan di sini " kata tuan muda Zhen sambil menangis dan memeluk tuan muda Hans


" sudah. lepaskan aku. Zhen lepaskan aku " kata tuan muda Hans


tuan muda Zhen akhirnya melepaskan tuan muda Hans. Nana yang sedang makan mendengar bahwa tuan muda Hans memanggil pria tersebut dengan sebutan Zhen. Nana terkejut, apa yang di pegang oleh Nana jatuh

__ADS_1


" eh... kenapa. aku hampir lupa dengan teman kencan nya Abang ku, maaf saya nona mengganggu kencan nona dengan Abang ku... aku tidak bermaksud untuk menggangu kalian " kata tuan muda Zhen


" ..... " Nana


Nana diam dan tidak bersuara sedikit pun. tuan muda Zhen berbalik dan melihat Nana. tuan muda Zhen membalikkan kembali badan nya dan melihat Abang nya. dan menyadari sesuatu


" aaaa....... kakak ipar " kata tuan muda Zhen


" ..... " Nana dan tuan muda Hans hanya diam saja


tuan muda Zhen melihat kerah Nana, dan juga melihat ke arah tuan muda Hans


" kakak ipar. apa kamu baik-baik saja ? " tanya tuan muda Zhen


Nana yang belum mengetahui kalau sebenar nya yang menyelamat kan waktu itu ternyata orang yang sedang makan bersama nya sekarang. sebelum nya Nana tidak mengenal Abang nya Zhen, dan ternyata Zhen telah membohongi nya


" jadi selama ini kamu membohongi ku ? " kata Nana dengan marah nya


" ...... " tuan muda Hans


" aku mana berani membohongi kakak ipar. aku hanya bercanda dengan kakak ipar, kakak ipar jangan marah ya... " kata tuan muda Zhen


tuan muda Hans yang tidak mengetahui apa-apa hanya diam saja dan melihat drama nya sambil memakan popcorn. Nana bangun dan mendekat pada tuan muda Zhen


" Abang... tolong bantu aku.... aku takut kalau kakak ipar marah. Abang... tolong aku... " kata tuan muda Zhen sambil memohon kepada Abang nya


" aku tidak bisa membantu mu... kenapa kamu berbohong kepada nya. dan juga kamu telah menjelek-jelekkan ku, untuk apa aku membantu kamu " kata tuan muda Hans sambil memakan popcorn


Nana sudah dekat dengan tuan muda Zhen. dan Nana menendang tuan muda Zhen seperti bola ke luar dari jendela


" aaaa.... kakak ipar maaf kan aku... aku berjanji tidak melakukan nya lagi " kata tuan muda Zhen sambil berlari menjauhi Nana dan tuan muda Hans


tuan muda Zhen kembali ke villa. Nana yang sedang berdiri di sana merasa tidak enak dengan tuan muda Hans


" tuan muda Hans, maafkan saya sebelum nya. karna saya tidak mengenal anda sebelum nya, dan saya ingin mengucap kan terima kasih karna telah mentraktir saya makan malam hari ini. untuk yang berlalu saya meminta beribu-ribu maaf yang sangat besar sebesar nya " kata Nana sambil membungkuk kan badan nya


" ( kenapa wanita ini begitu cepat berubah, tadi nya dia tidak seperti ini. sungguh sangat menarik, sebenarnya kamu yang mana ) " dalam hati tuan muda Hans yang sedang meminum bir


" apakah tuan muda Hans tidak apa-apa ? " tanya Nana

__ADS_1


__ADS_2