
Nana yang menutup telpon dari Zhen segera mematikan telponnya, dan melihat informasi tentang Susan tanpa mempedulikan orang'yang sedang menguping nya
" kalau aku tidak mengeluarkan suara, apa yang akan dia dengar. sebaiknya aku segera menyelesaikan pekerjaan ku...
hmm... anak orang kaya memang beda, mereka begitu berani melakukan hal yang sangat begitu beresiko, jika aku begitu bodoh mungkin saja aku akan jatuh ke dalam perangkap mereka, mereka terlalu meremehkan sang pencuri profesional, lebih tepat nya mantan. memiliki perusahaan yang besar juga mempunyai barang antik, merupakan sebuah pedang dengan sarung emas dan terdapat banyak mutiara yang terletak di sarung nya. aduh, aku hampir lupa aku begitu banyak mengoleksi dan seperti nya aku kekurangan satu koleksi lagi. wow, ini seperti nya bagus untuk menambah kan koleksi ku yang kurang itu " dalam hati Nana sambil membaca informasi lainnya
Nana akhirnya selesai membaca dan segera menutup laptop nya. dan mengambil handphone dan tas nya, Nana segera mencari lokasi di mana Susan berada sekarang. Nana sempat melacak dan mata-matai Susan, apapun yang Susan lakukan dia dapat mengetahui nya
" ternyata suatu hari berguna juga apa yang kulakukan sebelum nya " kata Nana sambil menggenggam handphone nya
Nana teringat kalau sebelumnya ada orang yang sedang menguping nya, dan memerhatikan nya. Nana segera pergi dari asrama nya, tanpa mempedulikan orang tersebut
" aku terlalu sibuk, tidak punya banyak waktu untuk memperdulikan orang itu. aku akan mencari tahu jika dia membuat masalah untuk ku " dalam hati Nana sambil menutup pintu kamar asrama nya
Nana pergi dari asrama, segera menaiki taksi dan langsung menuju ke tempat Susan. orang yang memerhatikan Nana keluar dan melihat Nana menaiki taksi sampai Nana menghilang dari pandangan nya
__ADS_1
" Nana. apa yang sedang kamu sembunyikan dari ku, siapa kamu sebenarnya. kenapa kamu begitu tertutup sampai-sampai Kenzo begitu merasa kalau kamu itu pembawa masalah untuk misi kami " kata Liana sambil melihat ke arah Nana
kring... kring...
suara bunyi telpon nya Liana
Liana menjawab telpon nya dan meletakkan ponsel nya di telinga
" bagaimana, apakah kamu menemukan sesuatu " tanya Kenzo
" kamu terlalu terburu-buru. kita belum mengetahui siapa Nana sebenarnya, jika kita bertindak sembarangan dan jika ternyata Nana adalah orang yang bekerja sama dengan Lili tapi menutup informasi tentang nya sendiri, kita akan berada dalam masalah " kata Kenzo
" kalau begitu kita bunuh saja dia bersama wanita itu " kata Liana dengan sangat serius
" jangan terlalu gegabah " kata Kenzo
__ADS_1
" kenapa? apa kamu tidak tega membunuh nya, kalau begitu biar aku saja yang membunuh nya " kata Liana
" jangan lakukan hal yang bodoh. dia bisa saja bukan orang nya Lili, kita bisa memanfaatkan nya untuk bekerja sama dengan kita " kata Kenzo
" huh... aku tau kamu tidak tega membunuh nya, jangan bilang bahwa kamu memiliki perasaan kepada nya " kata Liana
Kenzo terkejut mendengar perkataan Liana, dia juga bingung kenapa dia tidak tega membunuh Nana, apakah dia menaruh rasa kepada Nana
" ...... " Kenzo
" hah. seperti nya dugaan ku benar, kamu harus ingat satu hal. kamu tidak seharusnya jatuh cinta pada orang yang tidak seharus nya. aku tutup dulu telpon nya " kata Liana dengan serius
Tut... Tut.. Tut...
Liana mematikan telponnya, Kenzo termenung mengigat perkataan Liana
__ADS_1