
ketika itu Lili sempat tersadar, Nana yang melihat Lili sadar sangat panik dan Nana juga tidak mungkin beraksi di atas mobil nya tuan muda Zhen
Zhen yang duduk di depan juga selalu melihat ke belakang, dan juga merasa sedikit gelisah
" Nana " panggil Lili
Lili ingin bangun dari pangkuan Nana namun Nana tidak mengizinkan nya. Nana tetap memeluk Lili dengan sangat erat
" iya. Lili kamu jangan terlalu banyak bergerak, luka mu begitu parah. aku melihat punggung mu berdarah " kata Nana dengan sangat gelisah
" Nana... kamu tidak usah khawatir, aku baik-baik saja kamu tenang saja. aku masih kuat kok, hehehe " kata Lili sambil tersenyum
" iya... kamu kuat. tapi kamu harus bersandar di atas ku untuk saat ini, bisakah? aku memohon pada mu " kata Nana sambil memeluk Lili
" hmm... karna kamu memohon, maka aku akan dengan senang hati menerima permintaan kamu. hehehe " kata Lili sambil tersenyum
" ..... " Nana
" Nana... " panggil Lili
__ADS_1
" iya " jawab Nana
" seperti nya aku ingin tidur sebentar " kata Lili
" Lili... bertahan lah, sebentar lagi kita akan sampai. Zhen, bisakah kamu menyuruh paman untuk secepatnya ke rumah sakit, seperti nya Lili tidak bisa bertahan terlalu lagi " kata Nana
" ..... " tuan muda Zhen
tuan muda Zhen tidak mengatakan apapun, tuan muda Zhen hanya melihat ke arah supir. supir mengerti apa isyarat yang di berikan oleh tuan muda Zhen dan segera membawa mobil dengan kelajuan tinggi
15 MENIT KEMUDIAN
akhirnya mereka sampai di rumah sakit, Lili segera di masuk kan ke dalam rumah sakit dan segera di beri pengobatan
tuan muda Zhen melihat ke arah Lili yang sedang terbaring di atas kasur, tiba-tiba wajah nya menjadi merah dan segera mengalihkan pandangan ke arah lain
" ( ada apa dengan ku, kenapa aku jadi malu melihat wanita itu ) " dalam hati tuan muda Zhen sambil menutup mulutnya
tiba-tiba Nana memanggil tuan muda Zhen, dan menglihat ke arah tuan muda Zhen, tuan muda Zhen yang sedang melihat ke arah lain dan terlihat malu-malu
__ADS_1
" Zhen, kamu kenapa ? " tanya Nana kepada Zhen
Zhen terkejut karna panggilan Nana
" aku... aku tidak apa-apa " jawab Zhen sambil menggaruk-garuk kan kepala nya
" benarkah ? jika memang tidak apa-apa kenapa wajah mu memerah, apakah kamu demam ? " tanya Nana kepada Zhen dengan polos nya
" i...iya mungkin aku sedikit demam " jawab Zhen sambil tersenyum
" oh. kalau begitu aku tidak jadi meminta bantuan mu, aku akan meminta bantuan mu jika kamu sudah sembuh " kata Nana sambil menglihat ke arah Lili
" tidak..tidak kakak ipar bisa memberi tahu ku, asal bukan untuk membatalkan pertunangan dengan Abang ku, aku bersedia melakukan apapun " kata Zhen
Nana bangun dari tempat duduk nya dan mendekat pada Zhen, Zhen melihat ke arah Nana tanpa berkedip. Nana menepuk pundak nya Zhen
" Zhen. bisakah kamu menjaga Lili untuk ku " tanya Nana kepada Zhen dengan wajah sangat serius
Zhen terkejut dan wajah nya bertambah menjadi memerah sambil melihat ke arah lain dan menggaruk-garuk kan kepala nya
__ADS_1
" memangnya kakak ipar mau kemana ? " tanya Zhen
" aku ketinggalan sesuatu di asrama, aku harus segera mengambil nya, aku percaya padamu. kamu pasti mau menemani nya dan menjaga nya ( aku tidak mungkin mengatakan bahwa Lili sedang di incar oleh seseorang, dan aku ingin mencari tau siapa kah itu ) " kata Nana