
Nana mengangkat telpon nya dan berbicara dengan Kenzo
" Nana, dimana kamu sekarang ? " tanya Kenzo dengan panik
" oh. akting lagi ya, apa hanya aku yang berprasangka buruk kepada Mereka berdua. aku seperti nya harus mencari tahu tentang mereka berdua " dalam hatinya Nana
" Nana... " panggil Kenzo
" ah iya, maaf aku tadi sempat melamun. apa yang kamu bilang tadi ? " tanya Nana
" kamu lagi dimana ? " tanya Kenzo
" aku lagi mau ke rumah sakit, kenapa emang ? " jawab Nana sambil menyakan kembali
" rumah sakit ? siapa yang sakit, kenapa kamu gak bilang pada ku kalau kamu sedang sakit, jadi aku bisa menemani kamu ke rumah sakit " kata Kenzo dengan panik
Nana tersenyum mendengar perkataan Kenzo, Nana memberikan isyarat kepada supir agar membawa mobil meninggalkan tempat itu. akhirnya Nana pergi dari tempat itu dan segera menuju ke rumah sakit
Nana merasa sangat curiga kepada Kenzo dan Liana, namun sebelum ada bukti Nana tidak bisa melakukan apa-apa. Nana hanya diam saja melihat mereka berdua
__ADS_1
" bukan aku yang sakit, tapi Lili " jawab Nana
" baiklah kalau begitu, rumah sakit yang mana, aku akan segera datang ke sana " kata Kenzo
" rumah sakit xx, jalan xx " jawab Nana
" baiklah, aku akan segera ke sana " kata Kenzo
Tut... Tut... Tut...
Nana mematikan telponnya, akhirnya Nana tiba di rumah sakit dan segera turun dari mobil, lalu Nana masuk ke dalam rumah sakit. ketika di pintu masuk Nana di panggil oleh Kenzo
Liana semakin curiga dengan Kenzo, Liana semakin merasa bahwa apa yang dia khawatir kan benar-benar seperti dugaan nya
" Kenzo, kapan kamu tiba ? " tanya Nana kepada Kenzo
" aku baru saja sampai, ayo kita masuk ke dalam " kata Kenzo
Nana dan Kenzo segera masuk ke dalam, Liana yang memandang dari kejauhan segera berbalik dan memegang pisau yang tajam, karena berencana untuk membunuh Lili secepat mungkin
__ADS_1
" Lili, kamu yang memaksa ku. aku sangat membenci kamu sejak dulu, kamu selalu lebih populer dari aku. kebetulan kamu bekerja untuk bagian musuh kami, kali ini aku tidak akan melepaskan kamu seperti tahun yang lalu " kata Liana dengan sangat marah sambil memegang pisau
Nana dan Kenzo sampai di depan pintu kamar nya Lili, Nana membuka pintu kamar nya Lili tiba-tiba Zhen langsung memeluk Nana, Nana terkejut kenapa tiba-tiba Zhen memeluk nya. Kenzo yang melihat Zhen memeluk Nana marah murung
Nana hanya bisa diam saja, Zhen memeluk Nana dengan sangat erat, Kenzo tidak tahan melihat nya dan berkata
" bisakah aku masuk terlebih dahulu, kalian berdua menghalangi jalan masuk ku " kata Kenzo dengan marah namun tidak berbuat apa-apa hanya bisa memisahkan mereka dengan perkataan saja
Zhen melelepaskan Nana lalu segera menarik tangan nya Nana dan segera membawa Nana masuk ke dalam, Kenzo yang melihat tingkah laku Zhen yang blak-blakan ingin menghentikan nya
Kenzo sempat mengulurkan tangan nya ingin menarik lengan nya Nana lalu tiba-tiba berhenti tidak jadi menarik lengan nya Nana
" ..... " Kenzo
" eh... ada apa, kenapa kamu kelihatan begitu panik " tanya Nana kepada Zhen
Zhen menarik Nana dan segera menyuruh Nana untuk duduk di atas sofa, Nana pun duduk dan Zhen duduk di samping Nana
Kenzo hanya diam saja melihat Tingkah laku Zhen. dan duduk di sofa sebelah Nana dan Zhen sambil menatap ke arah Nana
__ADS_1