PACAR KU BOSS

PACAR KU BOSS
dosen baru


__ADS_3

Nana yang ingin membuka pintu ruangan menyadari sesuatu. mengapa banyak orang yang sedang menunggu di luar, dan kenapa tidak ada orang yang masuk, Nana jadi penasaran. Lili yang melihat Nana dari belakang berhenti tidak jadi membuka pintu nya, Lili memegang bahu nya Nana


" eh... " Nana


" Nana, biar aku masuk duluan " kata Lili kepada Nana


Liana melihat Nana dan Lili begitu serius sehingga membuat nya jadi penasaran


" eh... kalian berdua kenapa ? " tanya Liana dengan polosnya


" nggak apa-apa kok, aku cuman masuk duluan aja, kan aku juara pertama nya. jadi aku duluan yang harus masuk, benarkan Nana ? " tanya Lili kepada Nana


" eh... benar-benar. benar apa yang di katakan Lili, hehehhe " jawab Nana sambil tertawa


" aneh... kenapa kalian sangat aneh, dan kenapa begitu banyak orang menunggu di luar, kenapa mereka belum masuk ? " tanya Liana


" mungkin mereka belum mau masuk " jawab Nana


" oh... gitu ya " jawab Liana


Lili membuka pintu nya, dan mendorong pintu tersebut, dan sebuah ember yang berisi air pel jatuh. Lili mengetahui nya, karna gerakan gesit Lili berhasil melewati nya, dan ember yang berisikan air pel itu jatuh ke lantai. Lili berjalan seolah-olah tidak terjadi apa-apa, Nana yang melihat Lili dari belakang terkejut


" Lili... kamu tidak apa-apa ? " tanya Nana


" Lili... apa kamu baik-baik saja ? " tanya Liana


Nana dan Liana mencemaskan Lili tapi Lili acuh tak acuh menanggapi hal tersebut


" hmm... emangnya aku kenapa, sampai kalian begitu kaget, apa kah aku masuk ke dalam ruangan membuat kalian kaget ? " tanya Lili kembali kepada Nana dan Liana


Nana dan liana menunjukkan ke lantai, Lili pun melihat nya, dan Lili pura-pura terkejut


" apa... apa ini ? sangat bau, kenapa bisa ada di sini " tanya Lili sambil menutup hidung nya


Nana dan Liana menggeleng-gelengkan kepalanya


" seperti nya ini bau... bau air pel deh " kata Liana


" tapi, siapa yang melakukan ini ? siapa yang tega menaruh seember air pel di atas pintu. siapa yang begitu tega ? " tanya Nana


" entah " jawab Lili


di sisi lain, Susan dan Santi yang melihat Nana berhasil melewati nya berkat bantuan dari Lili, Susan sangat marah dan tidak terima


Ting... Ting... Ting...

__ADS_1


akhirnya bel berbunyi, Nana, Lili dan Liana masuk ke dalam ruang dan duduk, dan mereka-mereka yang tadi nya berdiri di luar juga masuk. tiba-tiba masuk cowok ganteng ke dalam ruangan mereka, semua mata maha siswi menuju ke atas cowok tersebut


" Susan... Susan lihat, wah... ganteng banget.. " kata Santi


" huh... masih gantengan Zhen ku " jawab Susan dengan sombong nya


Nana tidak melihat nya, Nana melihat ke luar jendela sambil menompang dagu nya


" Nana... lihat-lihat ada pria tampan masuk ke dalam ruangan kita ? " kata Lili


" ah... benar Nana, nanti kamu menyesal lho gak melihat nya " kata Liana


Lili dan Liana terpesona melihat wajah nya pria tersebut, pria tersebut berjalan ke meja dosen Zaki. dan meletakkan alat nya, dan memperkenalkan dirinya


" selamat pagi semuanya " kata Khendra


" pagi... " jawab para gadis-gadis itu dengan lembut


" perkenalkan, saya dosen baru kalian. nama saya Khendra, ke depan kalian bisa memanggilku saya dengan sebutan dosen Khen " kata Khendra


" ah... ternyata dosen baru kita " kata para gadis-gadis yang berada dalam ruangan itu


Khendra tersenyum, dan para gadis-gadis itu luluh dengan senyuman Khendra. para gadis-gadis itu menjadi menggila di buat Khendra


" apakah ada pertanyaan lain sebelum kita memulai pelajaran ? " tanya Khendra


" dosen... bisakah saya memanggil anda kakak Khen ? " tanya Lili


Khendra yang mendengar pertanyaan Lili terkejut dan terseyum, Lili tersentuh dengan senyuman Khendra, dia begitu tampan dan ramah, semua mata menuju pada Lili. para gadis-gadis yang mendengar pertanyaan Lili merasa marah, dan kenapa Khendra memilih Lili untuk memberikan pertanyaan kepada nya


" boleh " jawab Khendra


Lili yang mendengar jawaban dari Khendra tersentuh, dan sangat senang. karna Khendra menyetujui nya


" Nana... Nana, dosen Khen menyetujui nya " kata Lili


" iya... iya, selamat ya " jawab Nana


" Nana kamu kenapa, kamu kelihatan cemberut " tanya Lili


" nggak apa-apa " jawab Nana


Nana masih melihat ke luar jendela, Khendra melihat ke arah Nana. namun Nana tidak memperdulikan nya, Lili yang memerhatikan Khendra menyadari bahwa kalau Khendra sedang melihat ke arah Nana. Lili mendekat pada Nana dan membisikkan


" Nana... Nana, sepertinya kakak Khen menyukaimu deh. aku perhatikan dari tadi dia selalu melihat ke arah mu " kata Lili

__ADS_1


" ah... masak ? " tanya Nana


" ih... Nana aku serius, semua orang juga melihat nya " kata Lili


" sudah lah, biarkan saja " jawab Nana


" Nana, aku menyadari sesuatu. wajah kamu dan wajah kak Khen agak mirip ya " kata Lili


Nana yang mendengar perkataan Lili terkejut dan melihat ke arah Khendra


" ah benarkah, nggak kok... gak mirip " jawab Nana


" beneran lho... mirip " kata Lili


" sudah lah " kata Nana


Nana kembali melihat ke arah jendela, Khendra pun memulai pelajaran nya. Nana tidak mendengarkan pelajaran dia terus memikirkan kejadian satu minggu yang lalu


" ( kemana perginya Zhen, sudah satu minggu lebih aku tidak melihat nya. dan dia juga gak mengabari aku, dan tuan muda Hans yang menjengkelkan itu juga gak ada kabar selama seminggu ini. apa dia lupa ya dengan perjanjian nya, ah... kenapa aku malah memikirkan dia. ah... kacau-kacau kenapa seluruh otak ku berisi tentang dia semua, dan juga yang paling mengejutkan ku Lili bisa menghindar dari jatuhnya ember yang berisi air pel itu. sebenarnya siapa Lili sebenarnya, kenapa dia tidak mengatakan padaku yang sejujurnya. apakah dia seorang mata-mata khusus yang di kirim ke universitas xx ini. atau ada hal lain, misalnya untuk membunuh seseorang ? ) " dalam hatinya Nana


JAM ISTIRAHAT TIBA


kring... kring...


bunyi suara bel istirahat


" Nana... ayo cepat kita ke restoran termahal, kita pesan sebanyak mungkin. biar Liana tidak bisa membayarnya. ayo... ayo " kata Lili sambil menarik tangan nya Nana


" haih... habis lah aku hari ini " kata Liana


" iya... iya... sebentar aku ambil kan ponselku dulu. eh... " kata Nana


Nana bangun dan terkejut, dia baru ingat dia lupa membawa ponsel nya karna terlalu terburu-buru tadi pagi


" Nana... kenapa ? " tanya Lili dan Liana bersamaan


" aku lupa membawa ponsel ku, ponsel ku ketinggalan di asrama " jawab Nana


" ah... kupikir tadi apaan, ternyata lupa bawa ponsel toh. ini pakek aja ponsel ku jika kamu ingin menelpon seseorang " kata Lili sambil memberikan ponsel nya


" gak apa-apa kok, nanti aja ketika pulang ke asrama nelpon nya aja, sekarang ayo kita ke restoran termahal. untuk membangkrutkan Liana. ayo... " kata Nana


" haih... " Liana


Nana, Lili dan Liana pergi ke restoran termahal. namun ada seseorang yang memerhatikan gerak gerik Nana, Lili dan Liana dari belakang

__ADS_1


siapa kah itu ?


__ADS_2