
Nana berjalan tanpa menyadari bahwa dia telah sampai ke restoran. Kenzo tidak berhenti-henti berbicara, sehingga membuat Nana kesal
" hhhuuhhhh bisa diam gak, atau aku sumbatin mulut kamu pakek sepatu..." kata Nana dengan kesel
Kenzo yang mendengar perkataan Nana terkejut, dan mundur dua langkah kebelakang sambil mengayunkan tangan nya
" tidak.. tidak. jangan galak-galak dong, nanti aku jadi takut..." kata Kenzo
ternyata di sana bukan hanya Nana sendiri, dia bertemu dengan Lili juga yang sedang duduk menunggu seseorang
" hey Nana... sini..." panggil Lili
Nana berjalan ke arah Lili, dan meninggalkan Kenzo sendirian. tapi Kenzo mengikuti Nana dari belakang
" ehhh... Lili, kamu kok ada di sini..." tanya Nana dengan nada lembut
" ehhh emang kamu aja yang boleh datang ke sini, kalo aku gak boleh gitu... " tanya kata Lili
" ehhh... bukan... bukan gitu juga... " jawab Nana dengan sambil mengayunkan kedua tangan nya
Lili hanya bercanda dengan Nana, Nana juga tidak marah kepada Lili
" sudah... sudah... ayo duduk dulu baru kita bicarakan dengan tenang, nanti di dengar yang lain, gak baik lho... " kata Lili
Nana berjalan dan duduk di samping nya Lili, tanpa di suruh Kenzo juga ikut duduk di samping nya Nana
" iya... " jawab Nana sambil duduk di samping Lili
Lili penasaran dengan lelaki yang mengikuti Nana
" Nana.. " panggil Lili
" iya... " jawab Nana
" ini... cowok kamu ya... " tanya Lili sambil menyenggol bahunya Nana
" Bu.. bukan kok,,, kami cuman teman sekelas,,, " Nana menjawab pertanyaan Lili
kamu ngapain sih... dari tadi ikutin aku terus, kenapa gak duduk di tempat lain aja... kenapa mesti harus duduk semeja dengan ku,,, " tanya Nana kepada Kenzo
" aku kan ingin melindungi kamu... agar kamu tidak dalam bahaya... " jawab Kenzo sambil tersenyum
Lili yang melihat Nana dan Kenzo berdebat. akhirnya menghentikan mereka
" hey... hey... sudah-sudah gak apa-apa lah,,, lagi pula masih muat kok... kan orang nya gak kegedean juga, lagi pula ganteng pula orang nya..." Lili memuji Kenzo
" hmmm... benar itu kata teman kamu,,,, " kata Kenzo sambil tersenyum
" hmmh.... " Nana
Nana masih tetap tidak suka dengan Kenzo. dia masih marah karna Kenzo telah membohongi nya. Lili yang penasaran pun bertanya ke pada Kenzo
" hey ganteng, siapa nama kamu... " tanya Lili
" oh... ya.. perkenalkan, nama aku Kenzo,,,, nona.. " jawab Kenzo sambil menyodorkan tangan
" oh... yayaya,,, nama aku Lili, teman nya Nana... kamu belum pantas memegang tangan ku,,, " kata Lili dengan sombong
Lili tidak mau menjabat tangan nya Kenzo karna dia tau kalau Nana masih marah dengan Kenzo, Lili sengaja berbuat begitu agar Kenzo malu
" ( hmmmh... ini cewek kayak nya sama-sama nyebelin deh ) oh... maaf " kata Kenzo sambil menarik kan tangan nya kembali
Lili melihat Nana tidak bicara sedikit pun, Nana masih memikirkan kejadian tadi di ruangan
" hmmm... kenapa sih Nana,,, kamu kok... gak semangat gitu dari tadi, kenapa sih... " tanya Lili
" hmmm... " Nana
" kenapa sih... kamu... jangan-jangan... " tanya Lili Dengan senyuman
" gak... bukan... kok, gak yang seperti kamu bayang kan... " jawab Nana sambil menggeleng-gelengkan kepala
" terus.... kenapa juga,,, kita kan berteman, kenapa ngak saling membagi rahasia sih... " tanya Lili dengan marah
" Bu...bukan gitu Lili, aku... aku... kamu tanya in sama dia aja deh,,,, " jawab Nana
__ADS_1
" hmmm... jadi kalian berdua gak pacaran ya,,, " tanya Lili
Nana yang mendengar perkataan Lili terkejut, namun Kenzo tidak mengatakan apa-apa
" gak kok,,, siapa bilang... " jawab Nana
" ohhh... hmmm... aku sudah ngerti,,, jadi... " kata Lili sambil memegang dagu
Nana tiba-tiba berdiri, dan Lili berhenti berbicara karna melihat Nana bangun
" ahhh... aku mau beliin susu coklat dulu, kalian lanjutin aja ngomong nya... " kata Nana
Nana berbalik dan bergegas pergi. Kenzo yang melihat Nana begitu marah di buatnya, dia ingin mengganti kan Nana untuk pergi membeli susu coklat
" Nana... " panggil Kenzo
" iya... apa lagi.. " jawab Nana
" aku.... aku... aku.... " Kenzo
" cepetan ngomong nya... " kata Nana
akhirnya Kenzo tidak berani mengatakan nya
" aku... aku juga mau satu ya... " kata Kenzo
" hmmm... " Nana
" Nana... aku juga mau satu ya... " kata Lili
" kalian berdua... ah... sudah lah... " Nana
Nana pergi meninggalkan Kenzo dan Lili berdua, dan membeli kan kopi untuk mereka berdua, sementara mereka berdua...
" hey... kamu kenapa mengganggu Nana, emang dia salah apa, kenapa kamu mengerjainya... " tanya Lili
" aku tidak mengerjainya, aku cuman membohonginya,,, " jawab Kenzo
" terus kenapa di hari pertama dia sekolah mendapatkan hukuman,,, " Lili menanyakan kembali
" oh... jika aku tau ini semua kamu yang lakukan,,, aku akan membuat kamu menyesal telah membuat Nana bersedih... " kata Lili
" hey... aku juga tidak membuatnya sampai menangis,,, " jawab Kenzo dengan sombong
Nana tidak sengaja menabrak seseorang, dan terjatuh
brrruuukkkkk
aduuhhhhhh sakitttt
Nana yang terjatuh menggosokkan pinggul nya, Lili mendengar bahwa ada seseorang yang jatuh
" hey suara apa itu.. " tanya Lili
" kayak nya ada orang yang jatuh deh " jawab Kenzo
" suaranya kayak familiar deh,,, kayak.... kayak suara Nana " kata Lili
" emang Nana yang jatuh bodoh " jawab Kenzo
Lili tidak tahan dengan Kenzo, dia berdebat terlebih dahulu dengan Kenzo
" hey.. siapa yang bodoh. kamu tu yang bodoh " bantah Lili
" hey... lebih baik sekarang kamu bantuin Nana,,,, " kata Kenzo
Kenzo berdiri dan berbalik ingin pergi, tapi Lili menghentikan Kenzo
" heyyyy hey... terus kamu mau kemana, ayo ikut aku bantuin Nana " kata Lili
" aku... aku gak deh, aku mau mau pergi dulu, bosan lihat adegan yang begitu an. aku kan cuman pelengkap alur ceritanya doang, lagi pula author nya nyuruh aku untuk pergi, untuk apa aku disini. aku juga gak di suruh author untuk bantuin, jadi lebih baik aku pergi. kamu kalo gak mau bantuin ya gak usah bantuin " kata Kenzo sambil menaikkan kedua bahu dan mengangkat kedua tangannya
Kenzo pergi meninggalkan Lili sendirian
" hey... tapi ini kan, ahhhh... aku mau protes... " kata Lili
__ADS_1
Kenzo berhenti dan melihat ke belakang
" hey... kita tidak bisa protes. kalau kamu terlalu berisik, kapan kamu mau bantuin Nana? apa kamu menunggu ketika dia di pukul oleh mereka-mereka yang di sana" tanya Kenzo
" ahhh... sial " kata Lili
Kenzo berbalik dan melanjut kan alurnya, Lili jadi marah dan segera pergi untuk menemui Nana, tidak lama kemudian Lili menemukan Nana
" Nana... Nana kamu gak apa-apa kan,,, " tanya Lili
Lili segera membantu Nana untuk berdiri
" iya, aku gak apa-apa,,, " jawab Nana
Lili marah dan mau meminta ganti rugi kepada orang yang telah menabrak Nana
" hey... kalau jalan pakek mata dong, jangan sem...ba...Ra... " kata Lili
Lili terdiam dan mundur perlahan-lahan dan membalikkan badan dan berlari menjauhi Nana, karna banyak orang yang berpakaian hitam dan memakai kaca mata hitam
" Nana, seperti nya aku melupakan sesuatu tadi... nanti kita ketemu lagi di asrama ya... aku pergi dulu... da... dah... " kata Lili sambil melambaikan tangan nya
Lili berlari menjauhi Nana, dia tidak memperdulikan Nana, asalkan dia sendiri selamat
" hey... Lili, kok kamu ninggalin aku sih,,, aku kesakitan ini,,, malah gak di bantuin,,, " kata Nana sambil menggosok kan pinggulnya
Nana ingin menyusul Lili, tapi orang berpakaian hitam dan memakai kaca mata hitam menghalangi Nana
" nona,,, anda menabrak tuan muda, silahkan ikut saya, dan saya akan mengatakan betapa biaya ganti rugi nya " kata kepala pengawal
Nana terkejut mendengar bahwa dia harus membayar ganti sedangkan di tidak tau salah apa. yang dia tau bahwa orang itu menabrak nya dan terjatuh
" ehh... tunggu... tunggu... emang apa yang saya perbuat, sampai saya harus bayar ganti rugi " tanya Nana
" nona ikut saya saja dulu, nanti nona akan tau sendiri,,, kalau tidak, saya terpaksa melakukan nya dengan kekerasan,,,, " kata kepala pengawal
Nana mundur, dan dua pengawal itu mendekat lalu menangkap Nana dan memegang kedua tangan Nana,,, Nana terus melawan, hingga akhirnya menyerah, karna kecapean
" ( aku tidak mungkin melawan mereka di sini, di sini terlalu banyak orang, bahkan semua mata menatap ke atas ku. seolah-olah aku penjahat terbesar yang telah membunuh seorang Presdir. aduhh... nana... apa kesalahan kamu sehingga kamu begitu sial. belum selesai masalah yang waktu itu, sekarang kamu mempunyai masalah lainnya,,, aduuhh... aku mau protes....
Nana : Thor bisa gak, kamu buat cerita agar aku tidak selalu dalam keadaan masalah ?
author : gak bisa !
Nana : Thor kenapa... kalau yang lain pemeran utama nya santai-santai aja, banyak yang senang nya, gak ada susah-susah nya kayak peran ku ini
author : hmmhhh... bisa di proses. tapi, terlalu susah untuk mengubah alur cerita nya, lebih baik kamu ikutin aja dah... hahhahahahahaha
Nana : errtttt...
author bodoh,,,, siapa yang mau baca novel kamu, kalo kamu buat novel nya gak ada senang nya. bikin orang bosen baca nya huhhh... )
Nana meminta mereka untuk melepaskan nya, karna Nana tidak suka di paksa-paksa
oke... oke... aku gak akan melawan lagi, boleh lepasin aku gak, aku bisa jalan sendiri " kata Nana
pengawal itu awalnya tidak mau melepaskan Nana, sampai mendengar perintah dari pelayan Gu
" lepaskan saja, tapi sebelum itu kami harus mengikat kedua tangan anda nona, agar anda tidak bisa kabur... " kata kepala pengawal
" huhhh... siapa sih kalian, kenapa menangkap gadis lemah, cantik dan imut seperti aku ini. mana bos kalian, aku mau bertemu dengan nya... " tanya Nana
" mohon nona jangan berisik, anda ikut saja nanti anda akan mengetahuinya sendiri " kata kepala pengawal
" sombong banget sih jadi pengawal, padahal kan cuman pengawal tapi sok nya minta ampun, apa kamu tidak malu menangkap wanita cantik ini, lemah... bla... bla... bla... " kata Nana
Nana sambil berjalan mengomel terus, berharap mereka melepaskan nya, karna tidak ingin mendengar Omelan nya Nana, tapi malah membuat para pengawal marah
" nona, diam lah... " kata kepala pengawal
" aku gak mau, sebelum kalian melepaskan aku, lihat aku akan melaporkan ke polisi atas kasus pelecehan... bla... bla... bla... " Nana berbicara tanpa henti
" makan ini " kata kepala pengawal
kepala pengawal menyumbat mulut Nana, Nana tidak bisa mengatakan apapun lagi
__ADS_1
" hmmmm... hmmmm.... " Nana