PACAR KU BOSS

PACAR KU BOSS
menghindar


__ADS_3

Nana yang melihat Zhen terus memandang Kendra terkejut, dan segera memperkenalkan mereka berdua


" Zhen. kenal kan ini kakak Khen... oh bukan, dia adalah dosen Khendra, dosen baru kita. kakak Khen, kenal kan ini Zhen, salah satu maha siswa universitas xx " kata Nana dengan memperkenalkan mereka berdua


Khendra menyodorkan tangan nya ingin bersalaman dengan Zhen, tapi Zhen mengangkat tangan nya dan menghormat kepada Kendra dengan berkata


" hai dosen Khen, salam kenal " kata dengan memberikan hormat kepada Khendra


Nana terkejut melihat tingkah laku Zhen, Nana langsung berkata


" Zhen, apa yang kamu lakukan ? " tanya Nana dengan menatap Zhen


" aku kan memberi hormat kepada dosen baru kita " jawab Zhen menatap Nana kembali


Khendra yang menyodorkan tangan nya, segera menarik kembali dan mengatakan


" tidak apa-apa, aku sudah biasa mengahadapi nya " kata Khendra dengan terseyum kepada Nana


" tidak kakak Khen, kakak Khen tadi sudah ingin menyalaminya. tapi Zhen... " kata Nana dengan menundukkan kepala nya


" tidak apa-apa, aku benar-benar tidak apa-apa " jawab Khendra dengan terseyum kepada Nana sangat tulus

__ADS_1


" ck... wahahahahhaha siapa suruh kamu mengganggu kakak ipar ku, malu gak kamu... ck... Zhen gitu Luh... " kata Zhen dalam hati nya sambil memutar bola matanya


Zhen langsung memegang tangan Nana lalu menarik nya pergi dengan berkata


" Nana, aku ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting. kamu harus ikut aku sebentar ya " kata Zhen sambil menarik tangan nya Nana


" tapi kakak Khen... " kata Nana dengan tangan di tarik Zhen menjauh dari Khendra


Khendra melihat nya saja, tidak mengejar atau pun mengatakan sesuatu. Khendra tetap berdiri dengan melihat ke arah Nana dan Zhen yang selalu memegang tangan nya Nana


Nana melihat ke arah Khendra dengan mengatakan


" kakak Khen, aku duluan ya " kata Nana dengan melambaikan tangan nya


" apakah ini peringatan agar aku menjauh dari Nana. huh... ingin menjauhkan aku dengan Nana, kita lihat saja siapa yang tertawa pada akhirnya, dia lah pemenang nya " dalam hati nya Khendra dengan terseyum


Khendra langsung berbalik dan meninggalkan tempat itu. Zhen yang menarik tangan nya Nana, membawa Nana masuk ke dalam mobil. Zhen membuka kan pintu mobil untuk Nana


" kamu munyuruh ku untuk masuk ? " kata Nana sambil melihat Zhen dengan menunjukkan ke mobil


Zhen mengangguk-angguk kan kepala nya, lalu mendorong Nana masuk ke dalam mobil lalu langsung menutup mobil nya, Zhen langsung masuk ke dalam

__ADS_1


" ada apa ? kenapa kelihatan begitu serius ? " tanya Nana kepada Zhen


" kakak ipar.... gawat... gawat.... " teriak-teriak Zhen sangat panik


Nana yang mendengar perkataan Zhen ikutan panik


" ada apa ? kenapa ? apa nya yang gawat ? " tanya Nana dengan panik


Zhen memegang bahu nya Nana dengan menggoyang-goyangkan Nana dan berkata


" kakak ipar harus tau, Abang ku sangat marah ketika pulang tadi " jawab Zhen dengan menggoyang-goyangkan Nana


" tunggu... kamu bilang apa ? " tanya Nana dengan tenang


Zhen melelepaskan Nana dan merebahkan tubuhnya dan menghembuskan nafas lalu berkata


" kakak ipar, aku tadi marah-marah " jawab Zhen


Nana duduk kembali dengan memandang ke depan lalu berkata


" apa urusannya dengan ku jika Abang mu marah-marah " kata Nana dengan tenang

__ADS_1


Zhen terkejut mendengar perkataan Nana yang begitu tidak bertanggung jawab


__ADS_2