
DI RUMAH SAKIT
Nana yang duduk di samping Lili menunggu Lili sadar. sampai dia tertidur di samping Lili
" Nana... Nana... " panggil Lili dengan suara lemah
akhirnya Lili sadar. dan segera memanggil Nana, sambil memegang kepala Nana, Nana pun terbangun
" hmm... Lili... Lili kamu sudah sadar, syukur lah kamu sudah sadar " kata Nana sambil menggenggam tangan nya Lili
" hmm... Nana kenapa aku berada di rumah sakit ? " tanya Lili dengan nada rendah
" tadi aku lihat kamu pingsan di toilet, sebenarnya siapa yang telah mengurung kamu di toilet. untung aku tidak pulang duluan... " tanya Nana dengan penuh kekhawatiran
" aku... waktu itu masuk ke toilet dan aku sedang mencuci wajah ku, lalu aku di pukul dari belakang, aku tidak sempat melihat siapa yang telah memukulku, setelah itu aku pingsan. dan aku tidak ingat lagi bagaimana kejadian selanjutnya. Nana maaf kan aku karna sudah membuat kamu khawatir... " kata Lili sambil menangis
Nana yang mendengar ceritanya Lili merasa kasihan. dia tidak mampu berkata apa-apa lagi
" tidak apa-apa... Lili... beristirahat lah. aku akan mau membeli makan malam untuk kita berdua... tidur lah dulu aku akan pergi sebentar " kata Nana sambil menenangkan Lili
Nana pun pergi keluar. Lili juga beristirahat, Nana berjalan keluar dan melihat jam sudah 8 malam
KOTA H MASALAH BOCORNYA INFORMASI RAHASIA KELUARGA BESAR HANS
tidak lama kemudian tuan muda Hans dan tuan muda Zhen sampai di kota H. mereka mencari tau dimana keberadaan para mata-mata yang telah kabur yang membawa informasi tersebut
" bagaimana? apa ada perkembangan " tanya tuan muda Hans
" tuan muda Hans. kami telah melacak keberadaan mereka, mereka sedang menuju ke kota S. mereka mengambil jalan yang pengunungan. kami sudah mengecek plat mobil mereka ternyata palsu, mereka tidak bisa melewati jalan raya " kata pelayan Gu
tuan muda Hans memberikan isyarat kepada tuan muda Zhen, tuan muda Zhen pun mengerti dan segera pergi
KOTA B DI RUMAH SAKIT
Nana yang sudah membeli bubur untuk Lili segera kembali ke rumah sakit, dan ketika Nana membuka pintu kamar nya Lili, dia melihat ada seseorang yang duduk yang berbicara dengan Lili
" Lili " panggil Nana
Nana melihat ternyata seorang wanita, Nana tidak mengenal wanita itu. Lili yang sedang berbicara dengan wanita tersebut menyadari bahwa Nana telah kembali
" ah... Nana. kamu sudah kembali " tanya Lili
" iya... aku bawakan kamu bubur rasa ayam bawang, apa kamu menyukai nya ? jika kamu tidak menyukai nya, aku akan membeli yang lain " kata Nana sambil meletakkan bubur tersebut di atas meja
" tidak... aku suka... itu juga merupakan rasa kesukaan ku kok, makasih Nana " kata Lili sambil tersenyum
Nana penasaran dengan wanita itu, tapi Nana tidak mau menanyakan nya. dia tidak suka ikut campur urusan orang lain
" Bagus lah jika kamu menyukai nya " kata Nana sambil tersenyum
__ADS_1
" oh ya Nana... " panggil Lili
" iya Lili, apakah kamu mau makan sekarang, jika kamu ingin makan akan aku ambilkan " kata Nana
Nana mengambil bubur tersebut dan ingin memberikan kepada Lili
" bukan... aku ingin memperkenal kan kamu dengan teman ku, ke depan nya dia juga akan menjadi teman kamu " kata Lili
Nana menaruh kembali bubur nya di atas meja. dan berjalan mendekati wanita tersebut, dan menjabat tangan wanita itu
" Hay... aku Nana, aku teman nya Lili " kata Nana sambil tersenyum
" Hay... aku Liana, aku teman satu SMA nya Lili, senang berkenalan dengan mu Nana... " kata Liana sambil tersenyum
Lili yang melihat Nana dan Lili yang sedang berjabat tangan dan saling tersenyum satu sama lain, membuat nya senang
" nah... kalian sudah saling mengenal sekarang kan ? jadi, sekarang kita semua teman... Nana aku ingin makan, aku sudah lapar ni " kata Lili
" ah... baik " jawab Nana
Nana langsung melepaskan tangan nya Liana, dan segera mengambil kan semangkok bubur rasa ayam bawang untuk Lili
Nana mengambil bubur nya, dan segera memberikan nya kepada Lili. dia Hana membelikan satu mangkuk saja, dia merasa tidak enak dengan Liana
" Liana... maafkan aku, tadi nya kamu tidak memberitahu kami kalau kamu mau menjenguk Lili, jadi aku tadi hanya membeli semangkuk saja. apakah kamu mau ? jika kamu mau aku akan membeli satu mangkuk lagi untuk kamu, kamu mau rasa apa... rasa ayam kecap, ayam bakar, ayam goreng, atau sama seperti punya Lili ayam bawang " tanya Nana
" tidak... terima kasih, aku tidak apa-apa... tadi sebelum aku ke sini aku juga sudah makan " jawab Liana
Nana memberikan bubur tersebut kepada Lili tapi Lili tidak menerima nya
" aku gak mau " kata Lili sambil melihat ke arah lain
" kenapa ? " tanya Nana
Nana putus asa. kenapa tiba-tiba Lili jadi tidak ingin makan bubur nya, padahal dia bilang tadi dia sedang lapar. Nana menundukkan kepalanya, Lili yang melihat nya tersenyum
" karna aku mau kamu yang suapin " kata Lili
" tapi kan kamu bisa makan sendiri " jawab Nana
" duh... aduh duh... " teriak Lili
Lili berpura-pura sakit, agar Nana mau menyuapinya, Nana dan Liana cemas melihat Lili yang kesakitan
" Lili kamu kenapa ? " tanya Liana
" purutku.. perut ku sakit banget... " jawab Lili
Nana sangat cemas. dia tidak tau harus melakukan apa
__ADS_1
" Lili... tunggu sebentar aku akan memanggil dokter, biar di periksa kenapa perut kamu sakit " kata Nana
Nana menaruh bubur nya dan bergegas pergi, tapi Lili memegang tangan Nana dan menghentikan nya agar tidak pergi
" eh... " Nana
" Nana... aku mau kamu tetap di sini. aku bukan sakit perut kesakitan tapi aku kelaparan, kamu suapin aku ya... " kata Lili
Nana berhenti dan berbalik, lalu Lili melepaskan tangan nya Nana, Nana pun duduk dan mengambil bubur nya dan segera menyuapi Lili. Lili juga tidak segan-segan untuk memakan nya
" Nana... " panggil Liana sambil tersenyum
" iya " jawab Nana sambil melihat ke arah Liana
" waktu Lili di dalam toilet dan terikat, siapa yang menemukan Lili " tanya Liana
Nana yang sedang menyuapi Lili, terkejut dan terdiam mendengar pertanyaan nya Liana
" ya... ya... siapa yang menyelamatkan ku... " tanya Lili
" itu... waktu itu aku sedang menunggu Lili di depan, sudah satu jam lebih Lili tidak kembali kembali, aku jadi khawatir. aku takut dia terjadi sesuatu terhadap Lili, lalu aku mencari penjaga untuk mencari Lili, aku terlalu takut untuk pergi sendirian, apalagi waktu itu sangat sepi, jadi aku mencari bantuan. lalu tidak lama kemudian kami menemukan Lili di toilet. dan aku segera membawa Lili ke rumah sakit, begitu lah cerita nya " kata Nana
Nana tidak menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, dia tidak ingin memamerkan kelebihan nya. Lili dan Liana percaya dengan apa yang di katakan Nana, karna yang Lili ketahui ialah Nana adalah gadis lugu yang sama dengan gadis lain-lain nya
" hmm... " Lili sambil menganggukkan kepalanya
" ini yang terakhir... setelah ini kamu istirahat lah " kata Nana
Nana menyuapin Lili yang terakhir, dan dia mengambil air untuk Lili, dan memberikan kepada Lili
" ini air nya... " kata Nana
Lili mengambil nya, dan segera meminumnya. Lili minum sampai habis. dan mengembalikan gelas kosong kepada Nana. Nana pun mengambil nya
" Nana... terima kasih, kamu sangat baik kepada ku " kata Lili
Nana yang mendengar nya tersenyum
" hmm... kita kan teman " kata Nana
Nana meletakkan gelas nya di atas meja, dan menyelimuti Lili. Lili segera beristirahat, Liana berdiri dan berjalan mendekati Nana
" Nana... aku akan pulang. aku akan datang lagi besok " kata Liana
" ah... baiklah. berhati-hatilah di jalan pulang " kata Nana
" baik... " kata Liana sambil tersenyum
Liana pergi, Nana mengantar Liana sampai pintu saja, dan segera menutup pintu nya. Nana berjalan menuju sofa, dan membaringkan badan nya dan tertidur
__ADS_1