
sesampai nya Liana menyusul Lili dan Nana. tapi Liana melihat Lili dan Nana sedang memperdebatkan sesuatu
" hah... hah... kalian berjalan terlalu cepat, aku sangat... Sangat capek mengejar kalian berdua " kata Liana
Nana dan Lili tidak berdebat lagi, dan melihat ke arah Liana yang sedang terengah-engah karna kecapean berlari mengejar mereka berdua, Nana dan Lili melihat satu sama lain dan memberi kode
" ah... Liana, sejak kapan kamu sampai ? kenapa aku dan Lili tidak menyadari nya ? " tanya Nana
" aku... aku baru saja sampai di sini, kalian kenapa meninggalkan aku sendirian di sana ? " tanya Liana
Lili berjalan mendekati Liana dan menepuk pundak nya Liana
" kami tidak mungkin meninggalkan mu sendirian " kata Lili dengan serius
Nana berjalan mendekati Liana dan menepuk pundak nya Liana
" iya. kami tidak mungkin akan meninggal kamu sendiri " kata Nana dengan serius
" be... benarkah ? " tanya Liana
" tentu " jawab Nana
Lili dan Nana saling melihat satu sama lain, dan melepaskan Liana, segera berbalik dan berlari
" siapa yang pertama sampai ke ruangan dia lah pemenang nya, dan yang kalah harus mentraktir kami nanti siang " kata Lili sambil berlari
" iya... siapa yang kalah harus mentraktir kami makan nanti sore, siapa cepat dia dapat. siapa yang sampai duluan dia yang beruntung " kata Nana sambil berlari
Liana tinggal sendirian. Nana dan Lili sudah menjauh dari Liana
" hey... kalian berdua curang, gak adil. aku kecapean dari tadi kalian malah mengatakan siapa yang kalah harus mentraktir makan siang nanti. huh... aku sudah di takdir kan untuk kalah kali ini, tapi lain kali aku tidak akan pernah kalah dari kalian. lihat saja nanti huh... aku seperti nya tidak bisa lari lagi aku sangat capek " kata Liana sambil berjalan pelan-pelan
Liana akhirinya berjalan pelan-pelan, dan lebih pelan dari kura-kura. tiba-tiba kura-kura lewat di samping nya Liana dan melewati Liana
" hey... kau juga mengejek ku, bahwa aku lamban. ini rasa kan... huh... berani mengejek ku, tau rasa... " kata Liana kepada kura-kura
Liana menendang kura-kura nya sampai ke langit sampai hilang
" apa salah ku... " kura-kura
__ADS_1
*****
KOTA S
PENCURI YANG MEMBAWAKAN INFORMASI RAHASIA
akhirnya pencuri itu sampai di kota S, baru saja pria berbaju jaket kulit tersebut turun dari pesawat sudah ada yang menjemput nya
" huh... akhirnya aku sampai di kota S " kata pria jaket kulit tersebut
" tuan. boss sedang menunggu anda, silah kan masuk ke dalam mobil. saya akan mengantarkan anda menemui boss " kata pengawal
pengawal itu membuka kan pintu untuk pria berpakaian jaket kulit tersebut. lelaki itu pun masuk, pangawal tersebut menutup pintu mobil nya kembali. dan mereka langsung pergi ke tempat yang tersembunyi untuk menyerahkan barang itu. sesampainya di tempat tersebut. pengawal itu membuka pintu mobil, dan pria berjaket kulit tersebut segera turun
" tuan. mohon ikuti saya untuk menemui boss, dan menyerahkan barang tersebut " kata pengawal tersebut
" ..... " pria berjaket kulit
" mari. lewat sini " kata pengawal itu sambil menunjuk jalan
pengawal itu menunjukkan jalan kepada lelaki yang memakai jaket kulit tersebut, dan pria yang memakai jaket kulit tersebut itu mengikuti nya di belakang. flash disk nya masih berada di tangan pria yang memakai jaket kulit tersebut
" tuan. kita sudah sampai " kata pengawal itu
" ...... " pria ber jaket kulit tersebut
pria berjaket kulit tersebut mendekati Bos itu lalu menyerahkan flash disk kepada bos tersebut. Bos tersebut tidak mengambil sendiri tapi di ambil oleh pengawal itu, lalu pengawal tersebut mengecek apakah isi flash disk itu
setelah beberapa saat, setelah mereka membuka isi flash disk tersebut dan ternyata isi flashdisk tersebut telah diganti. Bos tersebut sangat marah dan menyadari sesuatu
" ikat dia " kata bos itu
" baik bos " jawab pengawal tersebut
pria berjaket kulit tersebut terkejut, dia terkejut karena mengapa tiba-tiba Bos tersebut menyuruhnya untuk diikat
" Ada apa ini, kenapa ? apa salahku sehingga aku akan diikat ? " tanya pria berjaket kulit tersebut
" Anda harap tenang, Bos melakukan ini tentu mempunyai alasan tersendiri n" jawab pengawal tersebut
__ADS_1
lalu pengawal tersebut mengikat pria berjaket kulit itu, pria berjaket kulit itu memberontak tapi dia tidak berhasil. Boss itu mendekati pria berjaket kulit tersebut
" kamu memang tidak berguna " kata bos itu
pria berjaket kulit itu kebingungan, dia tidak mengerti apa yang di di maksud oleh Bos itu
" tinggalkan tempat ini, biarkan dia disini mati dengan sendiri nya " kata bos itu
pria berjaket kulit itu berteriak, kenapa dia diikat. pengawal tersebut menjelaskan kepada pria berjaket kulit itu
" tuan. flash disk yang anda bawa bukan berisi informasi rahasia keluarga William, melainkan video-video wanita yang sedang mandi, apakah Tuhan ingin mempermainkan kami " tanya pengawal itu
pria berjaket kulit itu yang mendengar perkataan pengawal tersebut terkejut, dia bingung kenapa isi flash disk tersebut telah berubah. akhirnya dia menyadari bahwa ketika dia bertemu dengan tuan muda Zhen, segerombolan fansnya tuan muda Zhen mengejar tuan muda Zhen dan menabraknya. dia tidak mencurigai tuan muda Zhen
" tidak, tidak mungkin. aku aku tidak mungkin mempermainkan Bos, aku tidak berani. mungkin saja salah satu fansnya tuan muda Zhen telah menukar flash disk tersebut " kata pria berjaket kulit itu
Bos tersebut pergi dan pengawal itu juga mengikuti bosnya, dan meninggalkan pria berjaket kulit itu sendiri. namun, Bos tersebut tidak membawa flashdisk bersamanya. dan menaruh flash disk nya di depan pria berjaket kulit itu
tiba-tiba flash disk itu mengeluarkan bunyi
Tut... Tut... Tut...
pria berjaket kulit tu kebingungan, kenapa flash disk itu berbunyi. tidak lama kemudian flash disk itu meledak, ternyata flash disk itu telah diubah menjadi bom waktu. pria berjaket kulit itu mati
*****
UNIVERSITAS XX
Lili sampai duluan, Nana akhirnya menyusul Lili. Liana masih jauh di belakang, Lili pemenang pertama, Nana pemenang kedua. Liana kalah dan harus mentraktir Lili dan Nana nanti siang
" Lili, apakah Liana akan marah kepada kita ? " tanya Nana
" tenang saja, dia tidak akan berani. dia itu sangat baik, dia tidak pernah berani marah kepada siapapun apalagi kepada ku " jawab Lili
" oh... seperti nya kita terlalu berlebihan deh " kata Nana
" nggak apa-apa... eh... " kata Lili sambil melihat ke belakang Nana
ternyata Liana sudah sampai dan Lili berhenti berbicara, Lili dan Nana yang sedang menunggu Liana di depan ruangan akhirinya melihat Liana sampai di sana tepat waktu sebelum bel berbunyi. mereka segera masuk ke kelas, Nana masuk duluan dan Lili di belakang Nana
__ADS_1