
tuan muda Zhen sudah tidak terlihat lagi. akhirnya Nana pergi meninggalkan taman dan menuju ke tempat kerjanya
SESAMPAINYA DI TEMPAT KERJA
" Nana.... kenapa kamu lama sekali ? aku udah menunggu kamu sejak tadi ! bos juga tanya... kapan kamu datang, kalau kamu gak datang maka bos akan merekrut karyawan lain. aku juga sudah kasih berbagai macam alasan, agar kamu bisa bekerja disini, karna aku pikir kamu sangat membutuhkan pekerjaan ini, dan... dan kamu juga pasti senang mendapat kan pekerjaan yang satu tempat dengan ku... bla... bla... bla.... "
Lili berkata Tampa henti Nana yang mendengar nya langsung memotong perkataan Lili, dan memegang bahu nya Lili
" eerrrrrrrrtttt...... Lili... apa kamu sakit ? " tanya Nana sambil menyentuh kepala nya Lili
" ihhhhh.... sebel deh... kamu ngejek ya... awas ya kamu... " kata Lili dengan marahnya
Nana tertawa dan berlari menjauhi Lili karna takut di pukul oleh Lili karna Nana telah mengejek Lili, Lili yang sedang marah pun mengejar Nana dari belakang, akhirnya Lili berhasil menyusul Nana
" ampun.... aku mengaku salah Tante.... " kata Nana sambil tertawa
" kamu panggil aku apa ? coba kamu ulangi sekali lagi ? ku pukul kamu... " kata Lili sambil merajuk
" maaf... maaf... aku gak akan ulangi lagi. sebenarnya aku kesini.... aku.... " kata Nana
" Nana kenapa, kalau memang ada apa-apa kamu ceritakan saja. aku dengan senang hati mendengar nya " kata Lili sambil menenangkan Nana
" aku.... sebenarnya aku... " kata Nana
ketika Nana ingin bercarita. kepala pelayan di restoran tersebut memanggil Lili, dan menanyakan apakah temannya sudah datang, jika sudah datang segera menyuruh temannya untuk mengganti baju, dan segera bekerja
" aduh.... aku hampir lupa... kalau kita harus bekerja, cerita nya nanti saja ya... sekarang kita kerja dulu oke... " kata Lili
" ah.... iya... ( apakah sebaik nya aku tidak usah ceritakan pada Lili ya, aku juga tidak mau membuat dia susah karena aku,,, Nana kamu tidak boleh membebani orang lain. ini masalah mu sendiri kamu gak boleh melibatkan orang lain... semangat Nana... semangat... ) " kata Nana dengan penuh keyakinan
" hey... kenapa kamu masih bengong... ayo cepat... " kata Lili
Lili menarik tangan Nana dan segera membawa Nana ke ruang ganti pakaian. dan memberikan satu set pakaian kerja kepada Nana
" ini baju nya... setelah kamu memakai baju ini kamu akan resmi menjadi pelayan di sini. cepat sana ganti gih... nanti aku akan perkenalkan semua pelayan yang ada di sini satu persatu... ayo... ayo " kata Lili
Lili mendorong Nana untuk mengganti pakaiannya, Nana pun masuk ke dalam ruang dan mengganti pakaian. Lili berdiri di luar menjaga pintu nya agar tidak ada orang lain yang masuk
" hey... udah selesai belum... jangan lama-lama. nanti kita di marahin oleh kepala pelayan " tanya Lili
" sebentar... sebentar lagi selesai kok " jawab Nana
__ADS_1
" hey... gak usah dandan kita ini mau bekerja bukan mau ke acara pesta atau kencan " kata Lili
" ...... " Nana
" eh... ngomong-ngomong kamu mau kencan gak ? nanti aku bantu cariin cowok buat kamu. kita kan jomblo, gak apa-apa kan kalau aku cari kan seseorang untuk kencan dengan mu ? " tanya Lili
" ...... " Nana
Nana tidak menjawab pertanyaan Lili satu pun, Nana sedang memikirkan bagaimana cara nya agar terlepas dari pertunangan dua pria itu
" Nana.... apa kamu baik-baik saja ? kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan ku ? " tanya Lili
Nana tersadar, dan segera mengganti pakaiannya
" ah... maaf tadi aku tidak dengar kamu. ngomong apaan sih ? " tanya Nana
Nana yang tidak fokus tadi tidak tau apa yang di tanya kan oleh Lili dan menanyakan nya kembali
" haihhh... gak apa-apa " jawab Lili
akhirnya Nana selesai mengganti pakaiannya dan segera keluar
" eh Nana... kamu pakai baju pelayan aja cantik banget ? apa lagi kalau pakai baju model terbaru, pasti lebih cantik dan terlihat seperti seorang putri raja " kata Lili sambil menyenggol bahunya Nana
" hey... hey... kamu ngomong apaan sih ? kamu juga gak kalah cantik dengan ku, bahkan kamu lebih cantik dari ku. kamu aja yang gak tau ? kalau kamu itu sebenarnya cantik. tapi, kamu aja yang gak pernah perhatiin " kata Nana
" eh Nana... benar kah... " tanya Lili
" iya benar lah. sebenarnya, di dunia ini gak ada cewek yang gak cantik, semua nya cantik. tapi karena mereka malas untuk merawat diri sendiri, misalnya kayak author contohnya " kata Nana
" oh... kalau gitu aku harus rajin dandan nih biar cantik " kata Lili
Nana dan Lili keluar sambil tertawa karna telah mengejek author nya
hahahhahahahahhahahahahah hahahhahahahaha
SEMENTARA DI TEMPAT LAIN. TERJADI KEKACAUAN
" tuan muda... tuan muda Hans ada masalah besar... informasi rahasia di kota H tersebar... "
kepala keamanan menghampiri tuan muda Hans dengan nafas terisak-isak. seolah-olah maut menghampiri nya
__ADS_1
" apa yang terjadi... " tanya tuan muda Hans
tuan muda Hans tetap bersikap tenang. karna tuan muda Hans tidak tau apa yang terjadi. kepala keamanan pun menceritakan kepada tuan muda Hans tentang apa yang terjadi
" menurut informasi yang ada. ada mata-mata yang berada dalam kelompok kita. mereka yang di tugas kan untuk menyampaikan informasi ini. semuanya telah dibunuh... menurut informasi yang kami dapat. mata-mata yang berada dalam kelompok itu hampir semuanya adalah musuh kita... bagaimana ini tuan muda Hans "
kepala keamanan menceritakan dengan perlahan-lahan. dan juga sedikit merasa takut, takut karna temperamen tuan muda Hans tidak begitu bagus. tuan muda Hans yang mendengar informasi tersebut langsung membuat keputusan
" segera berangkat ke kota H . ingat jangan beri tahukan ini kepada kakek... segera hubungi tuan muda Zhen... "
marah serta benci yang mendalam ketika mendengar informasi tersebut
" baik tuan muada Hans "
kepala keamanan langsung bergegas dan menelpon tuan muda Zhen.
KEPALA KEAMANAN MENELPON TUAN MUDA HANS. DAN MENCERITAKAN MASALAH NYA. AKHIRNYA MEREKA SEGERA BERANGKAT KE KOTA H. MENINGGALKAN KOTA B
MALAM HARI. NANA PULANG DARI TEMPAT KERJA, NANA PULANG DENGAN TEMAN NYA LILI
" Nana... apakah kamu tau tadi... eh... Nana... Nana... "
tanya Lili dengan teriak di telinganya Nana. karna, ketika itu Nana terlihat melamun. Nana pun tersadar dari lamunan nya
" ah... Lili... kamu bilang apa tadi... " tanya Nana kepada Lili
" Nana... apa ada masalah... kenapa kamu melamun... kalau kamu ada masalah kamu bilang saja sama aku... aku akan mendengar kan kok... kamu gak usah sungkan-sungkan... kita kan teman... jadi apapun masalah kamu jangan sembunyi in... aku Lili akan selalu bersedia membantu Nana dalam keadaan senang walau pun susah akan tetap menemaninya... sampai aku... "
Lili berbicara tanpa henti. Nana langsung memotong pembicaraan Lili
" Lili.... aku sangat bangga punya teman sebaik kamu... tapi Lili... jika suatu hari nanti aku.... HAIH..... sudah lah... sebaiknya kita segera kembali... ini sudah terlalu larut... tidak aman kalau kita berkeliaran... jika bertemu dengan penjahat... "
Nana tidak ingin mengatakan nya kepada Lili. bukan karna mereka belum kenal lama. tapi Nana tidak ingin selalu dilindungi oleh Lili. dan merepotkan orang lain. walaupun Nana baru mengenal Lili. namun Nana sangat percaya dengan Lili
" tenang Nana... aku akan selalu melindungi kamu... kamu jangan khawatir... ada aku disini semua masalah akan teratasi... hahahhahahahahhahahahahah,,,, "
Lili bersikap seolah-olah bahwa dia seorang super Hiro. berbicara dengan sangat penuh percaya diri. walaupun begitu, siapa tau isi hati orang lain
Nana dan Lili langsung pulang menuju asrama mereka masing-masing. sambil pulang mereka menceritakan tentang mereka sendiri. namun Lili tidak menceritakan tentang masa lalu dia, dia menceritakan tentang pekerjaan tadi sore
sesampainya di asrama. mereka masuk kedalam asramanya masing-masing, Nana yang duduk di tepi kasur kebingungan bagaimana dia menghadapi tuan muda itu. sehingga muncul di pikiran Nana untuk melarikan diri. tapi dia tidak tau harus melakukan apa, bukan mudah menghadapi tuan muda tersebut. kemanapun dia kabur pasti akan ditemukan
__ADS_1