
Nana yang sedang terbaring di atas kasur dan sedang memikirkan kejadian 2 tahun yang lalu, akhirnya dia ingin menelpon keluarga nya. lalu dia teringat ancaman pria misterius tersebut sehingga tidak jadi me nelpon keluarga nya
gadis pencuri tersebut ialah Nana, Nana melakukan semua itu karena Nana melihat orang tua nya yang sangat menderita, mencari nafkah untuk Nana dan Nini dan menyekolahkan mereka berdua. orang tua Nana sangat bekerja keras bahkan dua kali lipat dari umumnya, bahkan tidak mampu untuk membeli makanan sehari-hari
Nana melihat teman-teman nya yang berada, merasa kenapa mereka berbeda dengan Nana. mereka begitu senang, tapi mengapa orang tua Nana kenapa sangat menderita, hingga suatu saat dia bertemu dengan salah satu pengusaha kaya yang sedang berbicara dengan telpon
Nana mendengar rencana penyelinapan uang sebesar ratusan juta, semenjak itu Nana tau kalau sebenar nya orang kaya-kaya itu tidak mendapat kan uang dengan secara alami. dia memutuskan akan mencuri dari orang-orang kaya tersebut dan membagikan kepada anak-anak yang membutuhkan
ASRAMA NYA NANA
" haih... apakah Dunia ini terlalu kecil. kenapa aku bisa bertemu dengan nya lagi, dan kali ini dengan cara yang berbeda. aku tidak menyangka kalau aku akan bertemu dengan nya kembali, bahkan dia lebih tampan dari yang sebelumnya. dan untuk Lili aku akan mencari tahu terlebih dahulu, dia di utus kan untuk apa dan dari mana. dan karna aku telah berteman dengan nya, aku akan berusaha menyelamatkan nya dalam bahaya. tapi jika memang dia seorang mata-mata kenapa dia begitu bodoh, pura-pura bodoh atau benar-benar bodoh ya... ah... besok aja aku pikir kan lagi. dan sekarang waktunya untuk tidur " kata Nana pada dirinya sendiri
Nana akhirnya tertidur nyenyak tanpa merasa gelisah sedikit pun
KE ESOKAN PAGI NYA
Nana masih tertidur, Nana tidak ingin bangun terlalu awal. Lili yang mengetuk pintu Nana beberapa kali tapi Nana tetap belum bangun, akhirnya Lili dan Liana masuk ke kamar Nana dan melihat Nana yang masih tertidur di atas kasur dengan sangat nyenyak
Lili dan Liana saling memandang dan tersenyum, Lili dan Liana ingin mengerjai Nana. Lili dan Liana saling mengangkat kasur yang Nana tiduri dan membawa ke kamar mandi. lalu menggulingkan Nana ke dalam bak mandi yang berisi air dingin
" kalian ngapain bawa kasur ku ke dalam kamar mandi ? " tanya Nana sambil memegang segelas air hangat
Lili dan Liana terkejut melihat Nana yang berdiri di pintu, mereka bingung tadinya Nana sedang tidur di kasur kenapa tiba-tiba berada di pintu dan memegang secangkir air hangat
" eh... Nana, kapan kamu... " tanya Lili sambil melihat ke arah bak mandi
__ADS_1
" iya... kenapa kamu berada di sana, terus yang berada di sana itu siapa ? " tanya Liana sambil menunjuk ke bak mandi
Lili dan Liana menjenguk ke dalam bak mandi, yang ternyata adalah bantal guling. Nana yang melihat nya sangat marah, Lili dan Liana mendekat pada Nana lalu mengajak nana pergi untuk makan di kamarnya Liana. nana Hanya diam saja, Lili dan Liana yang melihat Nana diam saja mereka merasa sangat tidak enak kepada nana. akhirnya nya mereka mengambil langkah seribu dan segera kabur
" Lili.... Liana... mau kabur kemana kalian setelah membasahi bantal guling ku... kembali ke sini... " teriak Nana dengan sangat kencang nya
Lili dan Liana tetap tidak kembali, mereka segera masuk ke dalam kamar nya masing-masing. Nana yang melihat tingkah laku dan betapa jahil nya mereka tersenyum
" semoga saja kalian tidak akan mengkhianati ku, seperti teman-teman ku yang dulu. aku sangat bersyukur bisa berteman dengan kalian berdua " kata Nana pada diri nya sendiri
Nana meletak kan gelas nya di atas meja dan segera masuk ke dalam kamar mandi dan mengambil bantal guling nya. lalu Nana menjemur nya di balkon
Lili mengintip Nana dari belakang, Nana berbalik dan melihat Lili sedang bersembunyi. Nana berjalan mendekat pada Lili dan memegang bahu nya Lili
" nggak... nggak apa-apa kok, kamu gak marah kan atas kejadian tadi " tanya Lili dengan tidak berdaya dan melihat ke bawah
Nana menegang pipi nya Lili dan mencubit nya. lalu menggeleng-gelengkan kepala nya
" siapa yang berani marah kepada seorang anak kecil yang di rela di cubit pipi nya dan begitu manis " kata Nana
" ih... Nana. kamu bisa gak jangan bercanda sekali saja " kata Lili
Nana melepaskan pipinya Lili dan segera memberes-bereskan tempat tidur nya
" Nana. apa ada masalah ? " tanya Lili
__ADS_1
Nana berhenti sejenak. lalu melanjutkan pekerjaannya dan duduk di atas kasur sambil mengayun-ayunkan kaki nya. Lili segera berjalan mendekat pada Nana dan duduk di samping nya
" Nana... " panggil Lili kepada Nana
" Lili... Liana kemana ? " tanya Nana
" dia sedang pergi ke luar, kata nya dia ada kerjaan yang belum selesai di lakukan. dia bilang kita tidak usah menunggu nya untuk ke kampus, nanti dia akan menyusul katanya. ada apa emang ? " tanya Lili
" tidak... tidak apa-apa. sebaik nya kita segera ke kampus, dan kita harus berhati-hati dengan dua wanita itu " kata Nana
" ya... apa kamu takut kepada dua wanita itu ? " tanya Lili
" siapa yang takut pada mereka, mereka itu belum sanggup menjadi musuh ku. aku hanya ingin menghindar saja " kata Nana
" hahaha... Nana. kamu sungguh lucu, kamu bilang mereka belum sanggup menjadi musuh mu. memang kamu ini siapa? sudah lah, jika kamu dalam masalah jangan sungkan-sungkan untuk memberi tahu kan kepada ku. aku pasti akan melindungi kamu " kata Lili sambil berdiri dan menompang kedua pinggangnya dan tertawa terbahak-bahak
" ( Lili aku tidak tau ke depan nya seperti apa, semoga kita bisa selalu menjadi teman. aku akan berusaha melindungi kamu Lili ) terima kasih Lili " jawab Nana sambil tersenyum
" sama-sama, baiklah sekarang waktunya untuk ke sekolah. ayo.... " kata Lili
" ayo... berangkat... " jawab Nana
Nana berdiri segera mengambil buku dan ponsel nya, dan segera berangkat pergi ke kampus. Nana dan Lili berangkat bersama ke kampus, sambil tersenyum membicarakan Liana di belakang
walaupun Lili agak sedikit ke kanak-kanak kan tapi dia merupakan seorang gadis yang sangat setia, dia bekerja sebagai mata-mata karna dia memiliki kemampuan bela dari yang bagus dan juga karna dia tidak di terima oleh keluarga nya. orang yang menyuruh Lili memberikan tugas agar mencari tau masalah jatuhnya perusahaan xx dalam satu malam. menurut informasi yang ada, perusahaan tersebut memiliki seorang anak laki-laki yang sedang belajar di universitas xx ini. kejadian tersebut sudah lama terjadi, sekitar 8 tahun yang lalu. jika Lili bisa memecahkan misteri ini, dia dapat pergi ke luar negeri untuk belajar lebih banyak tentang ilmu beladiri
__ADS_1