
Nana mendekat pada Liana dan segera mengambil apel yang ada di samping nya Liana lalu menggigit apel tersebut
" hey... aku juga mau makan apel " kata Lili sambil teriak
" kalau mau makan ambil sendiri, bener gak Liana " kata Nana sambil menggigit apel tersebut
" hmm... " Liana sambil mengangguk-angguk kan kepala nya
" hey aku kan lagi sakit, jadi ambilkan juga untuk ku " kata Lili sambil menunduk kan kepalanya
" hmmh.. mentang-mentang lagi sakit jadi kamu gak bisa ambil gitu, bukan nya kamu kuat yak " kata Nana dengan sombong
" ih... Nana... liat aja ya, aku gak akan melindungi kamu lagi " kata Lili dengan sangat marah nya dan membuang muka
Nana mengambil apel yang sudah terkupas kulit nya lalu mendekat kepada Lili sambil memberikan apel tersebut
" owh... ayolah tuan putri yang manis, cantik lagi baik hati jangan marah ya " kata Nana sambil membujuk Lili
Lili langsung mengambil dan memakan apel tersebut. tiba-tiba ponsel nya Nana berbunyi
kring... kring... kring...
__ADS_1
Nana sibuk bercanda dengan Lili sehingga tidak mendengarkan suara ponsel berbunyi. ponsel Nana terletak dekat dengan Liana, Liana mengambil ponsel nya Nana dan melihat siapa yang menelpon Nana, dan ternyata yang menelpon Nana ialah Zhen
" Zhen ? sejak kapan Nana begitu dekat dengan Zhen, sampai-sampai Zhen menelpon Nana secara pribadi " dalam hati nya Liana sambil mengerutkan keningnya dengan memegang ponsel nya Nana
Nana tiba-tiba berhenti bercanda dengan Lili dan melihat ke arah Liana, dan bertanya kenapa Liana memegang ponsel nya dan juga ponsel nya sedang berbunyi
" Liana " panggil Nana
Liana terkejut mendengar panggilan dari Nana dan tersadar dari lamunannya
" ah... Nana, ada yang menelpon mu " kata Liana sambil memberikan ponsel pada Nana
Nana mendekat pada Liana dan mengambil ponsel nya lalu segera melihat siapa yang menelpon nya
Nana langsung menjawab telpon dari Zhen, dan segera berbicara
" halo " kata Nana
" kakak ipar, kamu lupa dengan janji mu " tanya Zhen dengan sangat tidak sabaran
" ( buset, aku hampir lupa kalau aku harus mentraktir Zhen ) iya aku tidak lupa, nanti aku kirim kan pesan dimana kita akan bertemu dan jam berapa kita akan berjumpa " kata Nana sambil melihat ke arah Lili
__ADS_1
Nana langsung mematikan telponnya dan segera meletakkan kembali ponsel nya, Lili melihat ke arah Nana
" Nana, apa ada masalah. kenapa kamu seperti tidak begitu senang dan malah merasa takut " tanya Lili
" gak apa-apa, aku cuman tidak senang kalau kamu selalu melindungi aku sehingga membuat aku terlalu bergantung pada kamu Lili " kata Nana sambil tersenyum
" hmm... maafkan aku Nana, gara-gara aku kamu jadi gelisah ( aku juga tidak mungkin meninggalkan seorang teman yang sedang membutuhkan ku ) maaf kan aku Nana " kata Lili dengan rasa bersalah
Nana memeluk Lili sambil berkata
" tidak, kamu tidak bersalah. aku yang bersalah, karna aku yang tidak bisa apa-apa dan membuat kamu jadi seperti ini " kata Nana sambil memeluk Lili
Liana mendekat pada Nana dan Lili seraya berkata
" hmm... kalian tidak menganggap aku ya, aku dari tadi kalian kacangin lho " kata Liana
Lili menarik Liana dan mereka saling memeluk satu sama lain
" mulai hari ini, kita bertiga akan saling melindungi dan saling menyayangi " kata Lili dengan tegas
" ya pasti " jawab Nana dengan percaya diri yang sangat tinggi
__ADS_1
" hmm.... " Liana