
Liana yang mendengar pertanyaan Zhen terdiam, dia berpikir kalau Zhen tidak memperdulikan nya, ternyata Zhen tidak mendengarkan pertanyaan nya karna sedang memakai handset
" ah. tidak apa-apa, apakah tuan muda Zhen ingin memakan buah ? " tanya Liana sambil tersenyum kepada tuan muda Zhen
" ( huh... cewek ini lumayan juga, tapi aku lebih suka wanita yang bisa melindungi diri sendiri, sehingga dia tidak menyusahkan aku untuk urusan yang sepele ) boleh " jawab Zhen
Liana mengambil buah jeruk dan mengupas kulitnya, Zhen memainkan handphone nya kembali. Liana sambil mengupas kulit jeruk sambil melihat ke arah Zhen, namun Zhen tidak memperdulikan nya
" tuan muda Zhen " panggil Liana kepada Zhen sambil mengupas kulit jeruk
" iya " jawab Zhen dengan melihat ke handphone nya tanpa melihat ke arah Liana
" tuan muda Zhen. anda... anda dan Nana, apakah... " tanya Liana dengan ragu-ragu
Zhen terus memainkan handphone nya, Liana ragu-ragu menanyakan nya karna takut Zhen akan marah
" kenapa ? " tanya Zhen dengan melihat ke arah Liana sambil memegang handphone
" tidak... aku hanya penasaran kenapa tuan muda Zhen dan Nana begitu dekat, apakah kalian berdua berpacaran ? " tanya Liana dengan ragu-ragu
__ADS_1
" ah. jika ia kenapa, jika tidak kenapa ? " tanya Zhen dengan menompang dagu nya dan melihat ke Liana sambil tersenyum
Liana menundukkan kepala nya, dan merasa sedikit marah dan juga sedikit merasa bersalah karna memberikan pertanyaan yang sangat tidak menyenangkan. Liana juga menjadi semakin gugup karna pertanyaan nya Zhen
tiba-tiba Lili sadar dan bergerak
" aw " Lili
Zhen dan Liana terkejut, Liana langsung menghampiri Lili sedang kan Zhen kembali memainkan handphone nya dan memakaikan handset nya kembali ( Zhen tidak mendengarkan musik, hanya memakai nya saja )
" Lili. kamu jangan banyak bergerak dulu " kata Liana sambil memapah Lili
Lili memegang kepalanya, dan melihat ke arah Liana. Lili menengok ke belakang nya Liana dan melihat seorang pria yang sedang duduk di atas sofa yang sedang memainkan handphone nya
" Lili. sebenarnya apa yang terjadi, kenapa kamu bisa jadi seperti ini ? " tanya Liana
" ( siapa laki-laki itu, apa yang dia lakukan di sini. mungkin kah dia pacarnya Liana, tapi kemana Nana. kenapa dia tidak ada di sini ) aku baik-baik saja kamu tidak perlu mengkhawatirkannya aku, aku hanya sedikit ceroboh tadi, makanya jadi seperti ini " jawab Lili sambil tersenyum kepada Liana
" ..... " Liana
__ADS_1
" Liana. Nana di mana ? apakah Nana baik-baik saja, apakah dia terluka ? " tanya Lili dengan sangat panik
" Lili, Nana baik-baik saja. dia mengatakan bahwa dia kembali ke asrama karna tertinggal sesuatu, dia akan kembali nanti setelah mengambil nya " jawab Liana dengan rasa cemas kepada Lili
Lili merasa baikan setelah mendengar Nana baik-baik saja, dia akhir menjadi lebih tenang. Lili penasaran dengan lelaki yang duduk di sofa dan menanyakan nya kepada Liana
" Liana. siapa laki-laki itu ? seperti nya aku pernah melihat nya " tanya Lili dengan sangat penasaran
Liana melihat ke belakang, lalu melihat ke arah Lili dan mengatakan
" itu... itu tuan muda Zhen " jawab Liana sambil ke arah Zhen
" apa... kenapa dia berada di sini ? " tanya Lili dengan terkejut karna ternyata lelaki tersebut adalah Zhen
" aku tidak tau kenapa dia bisa ada di sini, ketika aku datang Nana dan tuan muda Zhen sudah berada di sini " jawab Liana sambil menunduk kan kepala nya
" ....., kalau begitu aku ingin Istirahat sebentar sambil menunggu Nana datang " kata Lili
" baiklah Lili " jawab Liana
__ADS_1
Lili akhir nya tidur kembali dan Liana juga kembali duduk di atas sofa di depan nya Zhen dan berbincang-bincang dengan Zhen