PACAR KU BOSS

PACAR KU BOSS
hilang jejak


__ADS_3

Nana sedang mengulurkan waktu untuk menemukan pria misterius tersebut dan membuat pria misterius tersebut agar tidak curiga


" kamu hanya perlu membunuh seseorang " kata pria misterius tersebut


" oh. kenapa aku harus membunuh nya ? " tanya Nana


Nana sudah berjalan jauh, tidak lama lagi dia akan sampai di tempat di mana pria misterius tersebut berada


" karna dia seorang mata-mata " jawab pria tersebut


" oh. siapa dia ? " tanya Nana


" dia adalah salah satu teman kamu. yaitu Lili Yuyun " kata pria misterius tersebut


Nana yang mendengar nya terkejut dan berhenti. dia terkejut mendengar bahwa Lili adalah seorang mata-mata, berarti tebakan nya selama ini benar


" ( tidak heran jika Lili bisa menghindar dari jatuhnya ember air pel waktu itu. tapi jika benar mata-mata kenapa dia bisa terikat di dalam toilet waktu itu ) jika benar dia seorang mata-mata kenapa dia bisa terikat di dalam toilet. dan mengapa pria tersebut berkata, jika pria itu membunuh ku maka tugas nya akan selesai " tanya Nana


Nana yang begitu penasaran kepada pria misterius tersebut melanjutkan mencari nya. akhirnya nya Nana sampai di sana, pria misterius tersebut berada di belakang pohon di depan dan memakai jaket warna hitam dan memakai topi


" kamu terlalu polos, pria itu ingin membunuh mu karna dia tidak ingin kau membantu Lili " kata pria misterius tersebut


" oh. benarkah ? " tanya Nana dengan suara pelan


Nana berjalan menuju ke arah pria misterius tersebut. pria misterius tersebut menyadari nya, Nana mengejar nya dari belakang. pria tersebut berlari ke arah keramaian


" huh... aku terlalu meremehkan kamu Nana, kamu ternyata begitu licik. mengulurkan waktu untuk mengetahui keberadaan ku, sungguh taktik yang sangat sempurna " kata pria misterius tersebut


" ....... " Nana


Nana kehilangan jejak pria misterius tersebut. dalam keramaian, Nana menggenggam ponsel nya sangat kencang. Nana akhirnya berbalik dan menabrak seseorang, Nana melihat dari bawah sampai ke atas dan terkejut dan berbalik lagi ingin berlari. tapi orang menangkap nya


" berani kamu berbicara dengan orang lain, dan tidak menjawab telpon ku satu kali pun " tanya tuan muda Hans sambil memegang tangan nya Nana


" aku... kau, emang nya kenapa ? terserah aku dong mau berbuat apa. aku juga gak pernah menghentikan mu melakukan sesuatu, jadi kamu gak usah atur-atur hidup aku " bentak Nana


Nana marah kepada tuan muda Hans, tuan muda Hans menjadi muram


" oh benarkah ? " tanya tuan muda Hans sambil tersenyum sinis


" iya, memang nya kenapa. lepaskan tangan ku atau nanti aku teriak " ancam Nana

__ADS_1


" oh. teriak saja, aku mau lihat siapa yang berani menolong mu " kata tuan muda Hans


" tolong... tolong aku di paksa sama orang mesum ini. tolong aku... tolong bantu gadis cantik dan imut ini " teriak Nana


orang yang lewat melihat nya saja tidak seorang pun yang menolong Nana


" tuan... tuan tolong saya " kata Nana


Nana meminta tolong kepada orang-orang yang lewat di sana, tapi tidak seorang pun yang mau menolong nya. karna mereka berfikir mereka berdua adalah pasangan yang sedang bertengkar. akhirnya Nana berhenti berteriak dan menjadi haus


" kali ini kamu menang tuan muda " kata Nana


" ..... " tuan muda Hans


tuan muda Hans menarik tangan nya Nana, dan menarik nya sampai ke mobil. dan melempar nya ke dalam mobil


" hey... kamu pikir aku apaan, main lempar-lempar aja. kamu pikir aku ini bola apa ? " kata Nana


" ..... " tuan muda Hans


tuan muda Hans tidak menghiraukan ucapan Nana. Nana terus berbicara tanpa henti


" hey... jawab pertanyaan ku " kata Nana


" apa yang kamu lakukan, kau merebut ciuman pertama ku, aku selalu menjaga jaga nya. tapi sekarang kau sudah merebut nya, kamu harus Menganti rugi " kata Nana


" manis " kata tuan muda Hans


" hey... apa kau bilang " tanya Nana sambil marah-marah


" aku bilang manis " jawab tuan muda Hans


muka Nana menjadi memerah. Nana tersipu malu, tapi Nana tetap bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa


" hey... kamu harus mengganti rugi karena telah merebut ciuman pertama ku " kata Nana


" oh. bagaimana jika aku membayar nya memakai tubuh ku " kata tuan muda Hans


Nana yang mendengar terkejut dan bertambah merah muka nya. Nana sangat malu bahkan tidak berani melihat tuan muda Hans lagi


" huh... kamu kasih percuma saja aku tidak mau, badan mu tidak akan cukup untuk membayar nya " kata Nana

__ADS_1


" oh. benarkah? apa kah kamu ingin mencoba nya ? " tanya tuan muda Hans


Nana sangat sangat malu mendengar nya. dan menundukkan kepala nya


" tuan muda Hans. apakah anda tidak merasa malu dengan perkataan anda itu. turun kan aku, aku ingin pergi bekerja. cepat hentikan mobil nya " kata Nana


tuan muda Hans terkejut mendengar perkataan Nana bahwa dia bekerja, apakah uang yang dia berikan tidak cukup untuk kehidupan nya sehari-hari


" kamu bekerja ? " tanya tuan muda Hans


" emang nya kenapa ? ada yang salah kah kalau aku bekerja ? " jawab Nana dan menanyakan kembali kepada tuan muda Hans


" tidak " kata tuan muda Hans


" cepat turun kan aku " kata Nana


" kamu tidak akan turun sebelum kita sampai di restoran " kata tuan muda Hans


" hah... " Nana


Nana terkejut mendengar perkataan tuan muda Hans


" apa kamu sudah lupa " tanya tuan muda Hans


" huh. siapa juga yang mau mengingat nya, dengar ya. perjanjian itu satu minggu yang lalu. dan sekarang sudah lewat, jadi kamu bisa menurunkan aku di sini. aku ingin pergi bekerja " kata Nana


" ...... " tuan muda Hans


Nana berbicara tanpa henti. dia berharap dia bisa segera keluar dari mobil dan pergi bekerja. tuan muda Hans mulai marah


" percaya tidak, jika kamu tidak diam. maka aku akan mencium mu lagi " kata tuan muda Hans


Nana diam dan tidak bicara lagi. tuan muda Hans melihat Nana yang begitu tenang membuat dia mendekat pada Nana


" tuan muda Hans, bisa kah anda duduk dengan benar dan jangan melihat ke arah saya selalu " kata Nana


tuan muda Hans yang sedang mendekat pada Nana. lalu Nana melihat ke arah tuan muda Hans dan tidak sengaja mencium nya. Nana terkejut dan melihat ke arah lain


" huh... tadi nya tidak mau, sekarang kamu berinisiatif untuk mencium ku " kata tuan muda Hans


Nana yang mendengar perkataan tuan muda Hans terkejut dan merasa malu

__ADS_1


" siapa yang berinisiatif mencium mu, dasar cabul " kata Nana


__ADS_2