Pahit Dan Manis

Pahit Dan Manis
Episode 33 - Omong kosong dari seorang junior


__ADS_3

Padahal saat terakhir yang ia lihat tentang junior itu adalah anak yang baik, tapi aneh sekarang sikapnya jadi berubah. "Apa masalahmu junior lantang?" Luke menyela junior yang bernama Bryan itu. "Sudahlah Luke, biarkan dia berbicara." Pinta Sierra.


Bryan melangkah untuk lebih dekat berhadapan dengan Sierra, "Dia yang bermasalah denganku, aku perlu berbicara dengannya." Wajahnya penuh amarah, Sierra sangat kebingungan.


Semua mata menatap ke arah mereka, "Ada apa? Apa salahku padamu?" Sierra langsung menanyakan rasa penasarannya itu.


"Kau adalah gadis pengedar narkoba bukan?" Dengan ucapan Bryan yang terdengar jelas di telinga semua orang sontak membuat suasana menjadi tegang.

__ADS_1


"Apa???" Semua orang yang ada di tempat itu saling mempertanyakannya tanpa mengetahui detail lebih jelasnya lagi. "Itu sangat tak baik." Semua mulut membicarakannya.


"Kau idiot? Siapa namamu?" Ozgur tak menerima fitnah itu. Pooja melihat Summer di pihak Bryan tentu saja, "Dia hanya seorang junior Oz." Ucap Pooja.


Sejenak Sierra terdiam dan tertawa kecil, "Ada apa denganmu bung??? Apa kau belum menghabiskan sarapan pagimu?" Gadis itu sangat heran dengan omong kosong yang di buat juniornya itu. "Yeah ada apa denganmu itu? Apa kau gila?" Luke pun merasa kesal kepada Bryan yang tiba-tiba membuat onar aneh seperti itu. "Apa Alex yang menyuruhmu???" Thompson berprasangka buruk pada musuhnya itu, padahal Alex tak berada jauh di tempat itu dan mendengar namanya di sebut-sebut. "Hey bung! Aku tak punya masalah lagi, jaga bicaramu itu! Aku tak mengenalnya lagipula!" Alex merasa marah pada Thompson. "Hey Jill! Katakan pada kekasihmu itu agar tak berbicara seenaknya tentang orang lain!" Pinta Alex pada gadis yang pernah ia sukai.


"Diam!" Teriak Bryan yang masih merasa kesal itu. "Tak ada siapapun yang menyuruhku melakukan ini, hanya saja kalian harus tahu tentang gadis pendiam ini!"

__ADS_1


Semua senior itu melangkah maju untuk memberi pelajaran kepada junior yang satu itu, namun Sierra menghentikan mereka. "Biarkanlah, aku ingin tahu apa yang akan di lakukannya lagi untuk memfitnahku, dia hanya bocah kecil yang sedang mengalami pubertas seperti kita." Ucapan gadis itu berakhir dengan tawa mengejek dan di ikuti teman-temannya.


"Awas kau gadis pengedar!!!"


Sierra mengabaikannya dan berlalu pergi.


"Apa yang terjadi padamu Bryan???" Summer sangat tak mempercayai apa yang telah di perbuat kawannya itu. "Apa kau sedang kebingungan?" Aaron membujuknya untuk menjelaskan apa yang telah ia alami. "Bryan???" Elle menggenggam tangannya.

__ADS_1


Muncul kelompok junior yang di ketuai Nicholas, mereka terlihat akan menjadi penerus Alex seperti yang di katakan Nick. "Lihatlah orang ini! Berani sekali ia bermasalah dengan senior itu." Sindir Owen padanya.


"Masalah apa huh? Hebat sekali kau menantang mereka." Nicholas menyambung untuk membuatnya semakin marah. "Masalah keluarga? Atau kau sedang membutuhkan uang?" Owen mengejeknya. "Yeah aku memang membutuhkan uang, tapi hey! Aku bisa mencari uang sendiri, tidak seperti kalian yang bermanja pada ayah dan ibu kalian yang kaya raya!" Hampir terjadi perkelahian namun untungnya Alex membubarkan suasana heboh itu, setidaknya ia berbuat benar di pekan terakhir sekolahnya. "Diamlah kalian para pengecut! Masuklah ke dalam ruangan kelas masing-masing!!! Jangan membuat kekacauan lagi!"


__ADS_2