
Zidan dan Ma'ruf duduk di tempat tidur yang sebelumnya hanya di tempati Iblis manis, sedangkan Iblis manis berdiri setelah menampar keduanya.
Dalam suasana yang begitu canggung dan terkejut, Zidan memberanikan diri untuk memulai percakapan.
"A-anu, kenapa dadamu itu anu kenyal?".
Mendengar pertanyaan Zidan yang masih mengingat kejadian memalukan itu, Iblis manis kembali mengangkat tangannya.
"Kau masih berani mengungkitnya? Apa kau merasa kurang dengan satu tamparan?".
Sikap Zidan yang biasanya cool,cuek,gagah dan pendiam.
Di hadapan Iblis manis berubah drastis layaknya tikus di hadapan harimau.
" Ti-tidak maksudku,kau berhutang penjelasan padaku.
Ingat janjimu sebelum kita berangkat menuju kediaman clan Phoenix emas?".
Mendengar jawaban Zidan,Ibis manis mulai duduk dengan tangan di silangkan.
"Baiklah,huuf. Aku akan menjelaskan semuanya padamu".
Iblis manis pun mulai menceritakan asal usulnya kepada Zidan dan Ma'ruf yang terlihat diam ketakutan.
*******
Ketika Iblis manis masih berusia 5 tahun, dia bersama teman temannya tidak sengaja menemukan sebuah kalung berwarna emas yang cantik di dalam hutan.
Melihat kalung berwarna emas yang memiliki bandul seperti ukiran bunga sedap malam yang indah, Iblis manis kecil berfikir bahwa jika dia pulang dan memberikan kalung itu kepada ibu nya tentu akan membuat ibu nya bahagia.
Karena tak ingin kalung itu kembali hilang atau jatuh saat bermain, Iblis manis kecil memutuskan untuk memakai kalung emas tersebut.
Namun, ketika Iblis manis kecil memakai kalung berwarna emas tersebut.
Suatu keajaiban terjadi, matanya mulai memancarkan warna merah terang dan gigi gigi tajam mulai tumbuh menghiasi mulut kecilnya.
Teman teman Iblis manis yang melihat kejadian itu mulai ketakutan dan berteriak monster sembari berlari, namun kecepatan Iblis manis yang sedang di rasuki roh liar membuatnya bisa menangkap teman temannya dan memakan mereka hidup hidup.
Saat Zidan,Ma'ruf maupun Iblis manis di rasuki mereka akan tetap dalam keadaan sadar namun tidak bisa mengendalikan tubuhnya seakan akan tubuhnya memiliki keinginan sendiri.
Mereka akan melihat kejadian yang tubuh mereka lakukan namun di satu sisi mereka tidak bisa berbuat apa apa.
Iblis manis adalah anak dari salah satu anggota clan mawar hitam, Iblis manis kecil memiliki nama Nanda.
Tidak ada yang istimewa dari Iblis manis kecil kecuali wajahnya yang terlihat imut, dia hanyalah anak dari salah satu anggota clan yang terkuat di Kekaisaran Nuswantara.
Setelah menghabisi dan melahap teman temannya Iblis manis turun dari gunung menujuu wilayah clan mawar hitam.
Sedangkan para petani yang bekerja di kebun mulai mendekati hutan setelah mendengar teriakan beberapa anak kecil.
Melihat anak anak mereka di habisi dan hanya menyisakan beberapa kain yang di pakai anak anak mereka membuat para petani sangat terpukul dan mencari sang pembunuh dengan mengikuti jejak darah yang pembunuh itu tinggalkan.
__ADS_1
Ketika para petani mengikuti jejak darah yang mengarah ke dalam wilayah clan, para petani berhenti karena hanya anggota keluarga dalam yang boleh memasuki area keluarga utama.
Sedangkan anggota clan yang bekerja sebagai petani hanyalah keluarga luar dan tidak terlalu memiliki banyak hak di dalam clan.
Namun, ketika para petani mengingat anak anak mereka yang telah mati terbunuh oleh sesuatu yang berada di dalam wilayah keluarga utama.
Para petani yang berada dalam keadaan takut mencoba memberanikan diri untuk masuk ke dalam wilayah keluarga utama.
Saat para petani mulai masuk dan menginjakan kaki mereka ke dalam wilayah keluarga utama, mereka semua terhenti karena terkejut dan terheran heran.
Seorang anak kecil yang masih berusia 5 tahun berhadapan dengan ratusan penyihir tahap hampa, anak kecil yang memiliki mata merah darah dan gigi runcing itu tak lain adalah Iblis manis.
Meskipun di kepung oleh ratusan penyihir tahap hampa, Iblis manis tetap melompat kesana kemari dan menerkam leher para penyihir tingkat hampa hingga kehilangan nyawa satu persatu.
Siang itu,musibah yang sangat mengerikan menimpa clan mawar hitam.
Ribuan anggota mereka di bantai tanpa tersisa, dalam 3 hari Iblis manis kecil yang kala itu berusia 5 tahun membunuh setengah anggota clan mawar hitam.
Seorang Ibu dan ayah yang melihat anaknya begitu menderita dan merasakan sakit sangat terpukul, Kedua pasutri itu seakan akan tidak percaya dan menghampiri anak mereka yang telah membantai ribuan anggota clan mereka sendiri untuk menenangkannya.
Nanda kecil yang kala itu tidak bisa mengendalikan tubuhnya hanya bisa pasrah dan merasa terenyuh ketika melihat dengan mata kepala sendiri, kedua tangannya menghabisi orang tuanya menggunakan pisau kecil yang ia rebut dari salah satu penyihir hampa.
Pasutri itu hanya terdiam ketika darah mulai keluar dari mulut dan perut mereka, Namun wajah kedua pasutri itu terlihat begitu sedih seakan akan tidak tega dengan hal yang di alami oleh anaknya hingga membuatnya membantai ribuan anggota clan nya sendiri.
Meskipun setelah di tusuk hingga banyak kehilangan darah, pasutri yang tak lain adalah orang tua Nanda mulai mendekati putra mereka dan memeluknya.
Nanda yang masih dalam keadaan di rasuki hanya diam menggenggam pisau kecil yang telah membunuh kedua orang tuanya,
Melihat kedua orang tuanya mati dengan kedua tangannya sendiri, Nanda kecil semakin murka dan melanjutkan membantai seluruh clan mawar hitam.
Layaknya binatang yang kelaparan, setelah membunuh seseorang Nanda kecil melahap setiap tubuh korbannya.
Setelah 1 minggu membantai anggota clannya sendiri, Nanda kecil mulai tersadar namun ia merasa sangat terpukul akibat kematian kedua orang tuanya apalagi mereka mati di tangannya sendiri.
Sesosok perempuan cantik jelita muncul di hadapan Iblis manis dengan pakaian berwarna hitam dan merah.
"Anak kecil,terima kasih telah membantuku menyusun kembali tubuhku ini.
Sebagai imbalannya aku akan melatihmu".
Melihat wanita di hadapannya berbicara dengan panjang lebar dan tersenyum,Iblis manis mendekati wanita itu.
" Bagus,kemarilah anak manis. Aku akan membuat mu menjadi seseorang yang sangat kuat".
Pandangan Iblis manis masih kosong ketika mendekati wanita cantik yang ingin melatihnya.
Setelah Nanda kecil berada di hadapan nya, Tante cantik itu memeluk Nanda hingga membuat Nanda kesulitan bernafas.
Namun yang terjadi sangat di luar dugaan, Nanda kecil menusuk wanita cantik itu dengan sebilah pisau kecil ketika wanita itu memeluknya.
"K-Kau apa yang kau lakukan!"
__ADS_1
Wanita yang memakai pakaian berwarna hitam dan merah itu mulai memegangi perutnya yang mulai mengeluarkan darah, wanita itu berjalan mundur secara perlahan.
Sedangkan Iblis manis hanya diam melihat wanita itu sekarat, pandangan mata kosong dan sebilah belati membuat wanita itu sangat ketakutan di hadapan Nanda yang masih berusia 5 tahun.
"Be-beraninya kau! Aku ini adalah Iblis dari bangsa peri tapi...". Belum sempat menyelesaikan ucapannya, Wanita berjubah hitam itu mati dalam keadaan mengenaskan.
Sedangkan Nanda kecil yang masih dalam keadaan tak percaya dengan apa yang ia lakukan mulai melamun di tumpukan mayat yang berada di pintu masuk wilayah clan mawar hitam.
Orang orang yang berjalan berlalu lalang melihat pemandangan itu hanya bisa heran dan ketakutan, seorang anak kecil berwajah manis dan imut terlihat berlumuran darah membawa sebilah pisau dan duduk di atas tumpukan mayat dengan pandangan sayup dan tatapan kosong.
Seorang pria tua yang memiliki rambut dan jenggot putih panjang mendekati Nanda kecil yang sedang termenung.
Pria tua itu memakai pakaian batik khas jawa kuno berwarna coklat kemerahan, kopyah/songkok hitam tua yang juga mulai memerah, serta sarung berwarna hitam dan tongkat kuning dari kayu.
Dengan berjalan perlahan lahan, pria tua itu mendekati Nanda lalu menggenggam pergelangan tangan Nanda dan menariknya.
Nanda yang sedang melamun hanya diam ketika pria tua itu menarik dan membawanya.
Setelah sampai di dalam wilayah salah satu peeantren, Pria tua itu membawa Nanda kesebuah ruangan.
"Anak kecil,jangan khawatir apalagi menyesali perbuatanmu. Kakek tahu kau tidak sengaja dan tidak bisa mengendalikan tubuhmu saat kau membantai anggota clan mu".
Nanda yang awalnya terdiam mulai tersadar kembali ketika mendengar ucapan kakek tua itu karena kakek tua itu bisa tahu apa yang dia rasakan.
" Ka-Kakek bagaimana kau bisa tahu ".
Mendengar Nanda menjawab ucapannya, Kakek itu mengelus jenggot putihnya yang panjang dan kembali berbicara.
"Iblis telah merasuki dirimu anak muda, Iblis berasal dari bangsa yang berbeda beda.
Kita hidup tidak sendiri, ada bangsa vampir,manusia serigala, peri,Iblis, siluman serta monster dan masih banyak lagi.
Iblis adalah seseorang yang sangat kuat bahkan bisa membuat 1 negara hancur hanya dengan kekuatan mereka sendiri,
Mereka berasal dari masing masing bangsa di bumi ini.
Sebelum sihir terkuak keberadaannya, para Iblis dari masing masing bangsa saling bertarung untuk berebut wilayah kekuasaan dengan bangsa lain.
Namun,yang terjadi adalah semua Iblis yang berasal dari beberapa bangsa itu mati karena bertarung.
Sebelum mereka mati,beberapa dari mereka memindahkan rohnya ke alam manusia karena pada saat itu manusia belum mengenal sihir apalagi teknologi yang bisa melihat roh mereka beranggapan roh mereka akan aman.
Roh para Iblis yang kehilangan tubuh namun masih memiliki kesadaran mulai membentuk wujudnya sebagai benda benda, dan kalung yang kau pakai ini adalah salah satu benda yang berasal dari roh Iblis yang masih mempunyai kesadaran.
Setelah manusia menyentuh roh Iblis yang berbentuk benda,maka Iblis akan merasuki manusia itu lalu akan menyerap mana,darah,daging serta roh orang di sekitarnya untuk membuat tubuh mereka berwujud kembali.
Tetapi dari yang aku lihat,kau membunuh Iblis itu lagi dan membuatnya kini berada di dalam tubuhmu.
Suatu saat Iblis itu akan kembali merasuki dirimu dan melakukan pembantaian seperti yang kau lakukan sebelumnya, Sebelum kejadian itu terulang kembali aku menyarankan agar kau tinggal di pesantren ini.
Aku akan merawat dan memberikan pengarahan padamu agar kelak kau tak lagi lepas kendali".
__ADS_1
Nanda yang mendengar orang tua berjenggot putih itu berceramah panjang lebar hanya bisa diam dan mengikuti semua perkataannya untuk hidup di pesantren atau rumah barunya ini.