Pangeran Kegelapan

Pangeran Kegelapan
25. Perubahan.


__ADS_3

Seorang wanita cantik yang memakai pakian pasien salah satu rumah sakit mulai terbangun dari tidur panjangnya.


"Ahhh, di mana aku? Apakah ini surga?".


Nanda bergumam sendiri sembari memegang kepalanya yang terasa sedikit pusing.


Wanita itu mulai turun dari tempat tidurnya secara perlahan.


" tak kusangka tiba tiba rambutku menjadi sepanjang ini, surga memang beda".


Perempuan yang tak lain adalah Nanda itu perlahan keluar dari ruang inapnya.


"Surga ternyata tidak seindah yang orang orang katakan, lantainya saja mirip lantai rumah sakit. Kain kafan yang aku gunakan ini juga tidak terlihat mewah".


Setelah Nanda keluar dari ruangan yang sebelumnya dia tempati, Nanda atau Iblis manis sangat terkejut karena pasien rumah sakit berlalu lalang di koridor tepat di hadapan dia berdiri.


"Wow, surga ternyata sangat ramai. Tapi kenapa beberapa orang memakai kursi roda?".


Nanda yang berfikir rumah sakit tempat ia menginap adalah surga,mulai dilema dan kebingungan.


Semua pasien yang melihat Nanda terdiam karena takjub dengan kecantikan yang Nanda miliki.


Salah seorang pasien yang tampan mendekati Nanda dengan rasa percaya diri.


"Ba-bagaimana mungkin, Tuhan menurunkan bidadari tanpa pengawalan seperti ini?".


Sedangkan Nanda yang melihat pria tampan itu mendekatinya mulai berfikir, sebelumnya Nanda pernah membaca buku bahwa di surga kelak seorang lelaki akan terus terlihat tampan dan tidak bisa menua sedangkan perempuan akan terlihat secantik bidadari.


Mungkin karena rambutnya yang panjang, pria tampan di depannya mengira Nanda bidadari.


"Aku bukan bidadari tuan, aku ini seorang lelaki hanya saja rambutku tiba tiba memanjang. Oh ya,jika aku boleh bertanya kemanakah jalan menuju surga? Menurutku surga tidak sesempit ini".


Nanda mengira dirinya berada di dalam alam akhirat dan sebentar lagi akan memasuki surga, maka dari itu dia bertanya dengan pria yang mendekatinya.


"Oh bidadari manis, anda tidak perlu khawatir. Jika anda bersedia menerima pria rendah seperti diriku ini menjadi pasanganmu, jangankan surga.


Seisi langit dan bumi pun akan aku berikan untuk mu".


Para pasien lain mulai berkumpul mendekati Nanda yang sedang di lamar oleh seseorang, beberapa mulai bersiul dan bertepuk tangan.


Melihat seseorang melamar di rumah sakit itu sangat langka bagi mereka, jadi mau tak mau mereka pun takjub dan terharu.


Seorang perawat yang melihat kumpulan pasien bertepuk tangan mulai mendekati kumpulan itu, perawat itu sangat kaget ketika melihat Nanda sadar diri hanya dalam waktu kurang dari 3 hari.


"Ba-bagaimana mungkin anda bisa sadar secepat ini? Apakah anda merasakan sakit atau sesuatu yang tidak nyaman di tubuh anda? Jika iya, saya akan segera memanggilkan dokter yang bertugas merawat anda?".


Nanda yang mendengar perawat itu berbicara dan menghampirinya, mulai kebingungan.

__ADS_1


"Sakit?Dokter? Apakah di surga ada seorang dokter?".


Kini perawat itu yang terkejut mendengar jawaban Nanda, perawat itu mulai tertawa karena melihat ekspresi Nanda seakan akan Nanda berfikir bahwa rumah sakit ini adalah alam akhirat.


"Ini bukan surga melainkan rumah sakit".


Nanda sangat terkejut mendengar jawaban suster itu, dia merasa sangat bodoh dan malu.


"Ru-rumah sakit?".


"Iya,anda sebelumnya di rawat karena tidak sadarkan diri selama 3 hari. Jika anda merasakan sakit saya akan segera memanggil dokter untuk memeriksa kondisi tubuh anda, tetapi jika anda sudah merasa sehat anda bisa mandi dan saya akan membawa seorang dokter yang selama ini merawat anda untuk menjelaskan semuanya".


"Ba-baiklah aku akan segera mandi". Setelah menjawab, Nanda memutar tubuhnya dan segera melangkahkan kakinya menuju ruangan yang ia tempati.


Sebelum Nanda sempat bergerak, Pria yang sebelumnya nya telah menyatakan perasaan kepada Nanda kini menarik tangan gadis itu.


"Nona, tunggu! Tolong jawab terlebih dahulu.


Apakah kau menerima lamaranku dan bersama sama kita mewujudkan surga dunia atau tidak?".


Nanda yang masih bingung menghadapi sistuasi yang menimpanya, berputar dan menendang pria itu sampai terbang kelangit dan tidak terlihat lagi.


"Bocah sialan! Berani beraninya menyebutku nona! Awas saja jika aku sampai bertemu lagi denganmu, akan aku buat rontok semua gigi gigimu". Nanda mendengus kesal dengan mengepalkan tangan dan mengarahkannya kelangit.


Beberapa pasien yang melihat tingkah Nanda mulai saling berpandangan, awalnya mereka berfikir akan melihat kejadian romantis namun kenyataannya yang mereka lihat kini adalah keganasan seorang singa betina yang memiliki paras cantik layaknya bidadari.


Mendengar salah satu pasien memberikan pendapat, pasien lain juga mulai ikut menyuarakan pendapatnya.


"Iya,benar sayang sekali".


"Tetapi pria yang telah hilang entah kemana tadi itu juga terlihat sangat memprihatinkan, bukan hanya di tolak mentah mentah di depan umum dia juga terkena pukulan hingga terbang entah kemana".


"Iya,untung saja aku tadi menghentikan niatku ketika ingin berkenalan dengan singa betina itu".


(Di dalam kamar mandi).


Nanda yang telah memasuki ruangan tempat dia di rawat kini terlihat berjalan mendekati kamar mandi di ruangan itu sembari mendengus kesal sesekali.


"Nona nona, apa mereka itu buta? Sampai sampai tak bisa membedakan ketampananku dengan kecantikan!".


Setelah masuk ke dalam kamar mandi dan melepas pakaian, Nanda terlihat begitu terkejut sampai sampai hidungnya mulai mengeluarkan darah.


"Loh he? Ke-kenapa wajahku menjadi seperti seorang wanita? La-lalu apa gundukan yang terasa berat di dadaku ini? Jangan - jangan".


Karena hanya melihat dari cermin, Nanda tidak percaya dan memutuskan untuk melihat buah dadanya secara langsung.


"Kyaaaaaa". Nanda berteriak begitu kencang sampai sampai semua dokter berlarian menuju ruangannya.

__ADS_1


Setelah selesai membersihkan diri, Nanda atau Iblis manis menemui dokter yang bertugas merawat dirinya untuk menjelaskan secara rinci kejadian apa yang kini telah ia alami dan meminta pihak rumah sakit untuk memberikan beberapa pakaian seperti yang Nanda minta.


Dokter itu pun menjelaskan secara detail tentang apa saja yang ia ketahui, seperti Mitha tidak terselamatkan lalu Ma'ruf yang setelah sadar langsung di bawa menemui sang Kaisar dll.


Menurut yang pihak rumah sakit dengar, Ma'ruf menemui kaisar untuk menjelaskan kejadian secara rinci bagaimana prajurit bisa kekaisaran bisa kalah dan bagaimana mungkin ada 800 ribu zirah dan senjata tanpa adanya jasad satu pun.


Nanda yang mengingat tingkah Ma'ruf sedikit ketakutan karena jika sahabat karibnya tahu bahwa Nanda kini berubah menjadi perempuan, bisa bisa Nanda akan mendengar Ma'ruf menertawakannya 24 jam non stop.


Meminta pakaian yang memiliki kerah tinggi sampai menutupi hidung,serta songkok dan sarung berwarna hitam sepertinya pilihan itu tidak salah untuk menyembunyikan perubahannya pikir Nanda.


Karena kelalaian Gubernur dari clan Phoenix itu, akhirnya Sang Kaisar memutuskan untuk memberikan hukuman yaitu mengurangi masa jabatan.


Di masa kekaisaran saat ini, seorang Gubernur dapat menjabat dengan waktu normal 50 tahun.


Namun karena kelalaian dan sang Kasiar menaruh curiga kepada Gubernur, akhirnya masa jabatan Gubernur kini di kurangi hingga 7 tahun.


Sebenarnya sang Kaisar ingin memberikan hukuman mati karena Gubernur telah salah memberikan informasi serta membantu pasukan pemberontak, namun karena kurangnya barang bukti sang Kaisar hanya bisa memberikan hukuman dengan mengurangi masa jabatan Gubernur dari clan Phoenix emas itu.


Sedangkan Ma'ruf yang telah bertemu dengan Nanda, akhirnya menjelaskan tentang misi yang ia terima serta siapa saja orang orang di balik misi itu.


Nanda dan Ma'ruf membunuh beberapa guru termasuk wakil kepala sekolah akademi melati biru untuk membalaskan dendam karena kematian Mitha, setelah itu keduanya keluar dari akademi dan meninggalkan provinsi Lampung karena menjadi buronan clan Phoenix emas dan Gubernur.


Jika saja pemberontakan terjadi, Gubernur mungkin bisa membantu para pemberontak untuk mengkudeta sang Kaisar saat ini.


Akan tetapi,karena kedatangan Iblis manis di medan perang membuat rencana sang Gubernur gagal total bahkan masa jabatannya kini di kurangi sangat banyak hingga tersisa 7 tahun lagi.


Sedangkan kepala sekolah akademi melati biru yang bernama Tiyan kini kembali ke akademi setelah mendengar kesalahan yang di perbuat oleh wakil kepala sekolah hingga membuat wakil kepala sekolah dan beberapa guru kehilangan nyawa.


Kepala sekolah Tiyan kembali ke akademi untuk menstabilkan kondisi akademi tersebut,serta melindungi para guru jika ada pihak luar yang ingin berbuat macam macam.


Sedangkan Ma'ruf dan Nanda yang kini menjadi buron, mulai berkeliling pulau Sumatra untuk mendapatkan banyak pengalaman agar kelak jika mereka sudah cukup kuat mereka ingin membumi hanguskan wilayah clan Phoenix emas serta semua orang yang membuat Mitha kehilangan nyawa.


(Di dalam asrama).


"Jadi begitulah kejadian yang sebenarnya".


Ungkap Iblis manis atau Nanda dengan wajah sedikit malas.


"Pantas saja kepala sekolah Tiyan yang tidak pernah berada di dalam akademi tiba tiba muncul tahun ini". Ungkap Zidan dengan menyentuh dagu dan menganggukan kepalanya.


"Bukankah waktu itu kau beberapa kali menggunakan tubuh yang terlihat seperti tubuh lelaki?" Zidan kini bertanya dengan penasaran ketika mengingat kejadian yang pernah dia lewati.


Mendengar pertanyaan Zidan, Iblis manis menengguk segelas teh yang berada di atas meja tepat di samping tempat tidur miliknya sebelum menjawab pertanyaan dari Zidan.


"Baiklah akan aku jelaskan,kini aku 100% Iblis manis, Karena itu aku tidak bisa menggunakan kemampuan lamaku ketika masih bertubuh pria.


Maka dari itu aku perlu mana dan stamina yang banyak untuk berubah menjadi seorang pria lagi meskipun hanya beberapa saat, ketika aku berubah menggunakan tubuh lamaku maka kemampuan lamaku bisa aku gunakan kembali dan aku juga memiliki kemampuan dari Iblis manis.

__ADS_1


Hanya saja bertransfomasi seperti itu membutuhkan banyak mana,energi serta stamina dan aku tidak mungkin bisa menggunakan tubuh itu terus menerus atau aku akan mati kehabisan mana".


__ADS_2