
Mendengar cerita Iblis manis, Zidan pun tersenyum dan menghela nafas panjang.
"Hmmm,haaah. Bukankah Ma'ruf selalu bersamamu? Harusnya dia mengetahui perubahanmu kan,Lalu kenapa kau terus memakai jaket berkerah tinggi di hadapannya?".
Jika berfikir secara rasional memang seharusnya pertanyaan Zidan masuk akal karena Ma'ruf selalu bersama Iblis manis, hanya saja Iblis manis tidak mengatakan rahasianya meskipun terhadap Ma'ruf sekalipun karena dia takut Ma'ruf akan terus menertawakannya.
" Tidak tidak,tidak. Aku tak pernah memberi tahu siapapun".
Melihat ekspresi Iblis manis yang tenang dan percaya diri seakan akan percaya bahwa tidak ada yang mengetahui rahasianya, Ma'ruf hanya bisa tertawa kecil.
"Kenapa kau tertawa?".
Iblis manis yang semula tenang dan wajahnya menggambarkan kepercayaan diri, mulai terlihat kebingungan ketika menlihat Ma'ruf tertawa.
" Tidak,aku tertawa hanya karena melihat ekspresi mu".
"Apa maksudmu?".
"Kau lupa ang? Aku selalu bersamamu,meskipun kau tidak memberi tahu rahasiamu aku tetap bisa melihat perubahanmu! Orang bodoh mana yang tidak bisa melihat perubahanmu. Pinggul yang begitu langsing,pantat menonjol berbentuk love yang begitu menggemaskan seakan akan lembut dan empuk ketika di remas, harum tubuh seorang gadis yang begitu segar serta tinggi badanmu yang sebelumnya hampir sama denganku sekitaran 185cm kini tinggi badanmu hanya 150an cm. Bagaimana mungkin aku bisa tetap menganggapmu sebagai seorang pria?".
Mendengar pernyataan Ma'ruf, pipi Iblis manis mulai merah merona.
"Apakah selama ini kau tidak pernah bertanya alasan di balik kenapa Iblis manis bisa berubah?".
"Haaah, itu tidak perlu. Selama ini hanya aku lah keluarga yang di milikinya Zi, jika dia tidak ingin menjelaskan tentang perubahannya pasti ada alasan kuat di balik sikapnya".
"Ya,kalian benar. Aku tidak memberi tahu siapapun masalah ini karena meskipun tubuhku adalah tubuh seorang wanita, namun jiwaku tetaplah jiwa seorang lelaki normal jadi aku berharap kalian tidak merasa jijik dan risih kepada ku".
Melihat ekspresi Iblis manis yang sedikit malu dengan menunduk, Zidan dan Ma'ruf hanya bisa tertawa.
Bagaimana mungkin mereka berdua bisa merasa jijik di dekat Iblis manis, sementara Iblis manis memiliki harum seorang gadis,wajah seputih salju, dada dan pantat besar yang begitu menonjol dan indah serta bibir mungil berwarna merah terang yang mungkin terasa manis jika di gigit.
Belum lagi lekukan tubuh dan suara nafasnya yang bisa membuat lelaki manapun merasakan tegangan tinggi ketika berada di sekitarnya.
Persetan dengan dia seorang lelaki atau perempuan, jika tubuhnya adalah tubuh seorang perempuan maka siapa yang akan perduli dengan jiwa nya.
Setelah menghabiskan waktu untuk berbincang bincang, ketiganya akhirnya tertidur karena tak kuasa lagi menahan kantuk.
Rasa hangat kekeluargaan seperti itu sebenarnya sangat mereka butuhkan, meskipun mereka bertiga adalah Iblis yang tidak kenal ampun di medan pertempuran tetapi sebenarnya mereka juga hanyalah seorang remaja ketika kita mengingat usia mereka masing masing.
Malam berbintang yang di hiasi oleh nyanyian ular derik dan beberapa belalang akhirnya di gantikan oleh kicauan para burung yang menyambut datangnya mentari pagi.
Dimas,Dian,Made serta seorang gadis yang tak lain adalah Suci berada di depan pintu kamar milik Zidan.
Perempuan itu terlihat anggun dan cantik layaknya permata yang sangat suci, Suci mengetuk pintu kamar Zidan dengan sangat keras.
"Tok,tok tok took!".
Mendengar pintu di ketuk dengan begitu keras, Zidan dan Ma'ruf mau tak mau akhirnya terbangun.
"Oey oey, siapa yang berani mengganggu waktu istirahatku sepagi ini! Apa orang tua kalian tidak pernah mengajari sopan san-".
__ADS_1
Zidan yang belum sempat menyelesaikan ucapannya tercengang ketika membuka pintu karena orang yang mengetuk pintu kamarnya dengan sangat keras tak lain adalah Suci adik perempuannya sendiri.
"Coba ulangi sekali lagi".
Suci mendengus dengan kesal.
"Eh,adik perempuanku tercinta. Apa yang membuat mu kemari sepagi ini?".
"Pagi? Apa karena telah menikmati waktu bersama pelayan milik gubernur kini waktu di otakmu menjadi lambat Zhi? Waktu sudah menunjukan pukul 10.00 Wib dan kau menganggap ini masih pagi?".
Mendengar adiknya menyebut pelayan gubernur,Zidan hanya bisa diam karena dia tidak mengerti maksud dari ucapan Suci.
"Pelayan? Apa maksudmu dengan pelayan wanita milik Gubernur".
"Kau tidak perlu berpura pura lagi, bahkan kau membawa seorang pelayan untuk menemanimu tidur. Wanita yang sedang tertidur itu sudah cukup untuk menjadi bukti".
Suci berkata dengan ekspresi masam dan menunjuk Iblis manis yang masih tertidur pulas dengan rambut yang terurai.
"Eh,eh.Menikmati waktu dengan pelayan? Tidur dengan seorang perempuan? Apa maksudmu dan siapa yang memberikan berita palsu itu kepadamu?".
"Awalnya aku juga tidak percaya ketika Dimas memberi tahuku, Namun ketika melihat perempuan itu berada di dalam kamarmu sepertinya kata katanya bukan sekedar omong kosong".
Mendengar bahwa Dimas lah yang memberikan informasi tidak benar mengenai dirinya kepada adiknya, Zidan mengepalkan tangan dan mengernyitkan dahi.
Di dalam hati dan pikirannya, Zidan seakan akan ingin meremas tubuh Dimas hingga menjadi bola.
Sedangkan Dimas yang bersembunyi di balik tubuh Made, menghindari tatapan tajam Zidan dengan melihat kearah langit langit asrama serta memasang wajah tidak bersalah dengan bibir yang terus menerus bersiul.
Melihat ekspresi Suci yang kesal, sepertinya ancaman yang di ucapkan oleh Suci bukanlah lelucon semata.
Zidan hanya bisa diam mematung dan mengumpat Dimas dengan keras di dalam hati.
"(Sialan **** itu,jika sampai adiku memberi tahu Ayah dengan kabar palsu ini bisa bisa namaku di coret dari Kartu Keluarga! Tetapi alasan ini cukup lumayan untuk menutupi keterlibatan kami dengan hancurnya clan phoenix emas serta perubahan yang di alami oleh Iblis manis karena jika harus menjelaskan kepada mereka itu cukup melelahkan bagiku)".
"Tolong jangan memberi tahu Ayah, aku akan melakukan apapun perintahmu asalkan kau menutup mulut".
"Apapun? Benarkah?".
"Iya,aku berjanji. Selama permintaanmu itu masuk akal dan bisa aku penuhi maka apapun itu akau akan melakukannya!".
"Sebenarnya alasan utama aku datang kemari adalah untuk memberi tahumu bahwa acara tahunan munculnya bulan sabit akan di adakan sebentar lagi".
"Ah acara itu lagi, kau tidak perlu memberi tahuku. Jawaban dan sikapku akan tetap sama dengan tahun tahun sebelumnya, aku tidak akan pernah menghadiri acara itu lagi!".
"Bukankah baru saja kau berkata bahwa akan melakukan apapun agar aku tidak memberi tahu Ayah mengenai sikap bejatmu? Jika kau ingin aku tetap diam, maka kau harus menghadiri acara itu! Baiklah aku pamit terlebih dahulu, o iya. Cepatlah pulang paling lambat sore ini!".
Zidan yang mendengar ancaman dari Suci hanya bisa berdiri di depan pintu asrama, wajahnya yang sebelumnya ceria kini berubah dingin dengan pandangan sayup.
Mulutnya terbuka namun tidak ada satu pun suara yang keluar dari dalamnya.
"......".
__ADS_1
Clan bulan sabit merah termasuk salah satu clan menengah dengan jalur aliran putih, perbandingan besar kecilnya sebuah clan adalah jumlah banyaknya anggota yang di miliki clan tersebut.
Clan bulan sabit merah memiliki keluarga inti yang beranggotakan 2 ribu orang.
Serta keluarga luar yang berkisaran di angka 5 ribu anggota, di tambah keluarga cabang yang jumlahnya hingga ratusan.
Biasanya para keluarga cabang di pimpin oleh para tetua seperti tetua Zen yang tak lain adalah Ayahnya Zidan serta para anggota keluarga cabang biasanya berkisar antara 500-1000 anggota di setiap cabangnya.
Namun jumlah anggota itu hanya sedikit dan termasuk clan menengah, jika harus di bandingkan dengan clan besar seperti clan tombak singa maka sangat jauh perbandingannya.
Di dalam Kekaisaran Nuswantara, ada beberapa kekuatan besar yang turut mengendalikan kekaisaran di masyarakat.
Yang pertama adalah Clan, setiap clan memperdalam teknik elemen keluarga mereka masing masing seperti Clan bulan sabit merah yang terkenal akan kemampuan para anggotanya dalam mengendalikan elemen es.
Kekuatan kedua adalah keluarga, Keluarga adalah sebuah marga seperti keluarga milik Ma'ruf yang bermarga Huda.
Kekuatan keluarga bukan berada di medan pertempuran melainkan kekuatan dalam mengendalikan ekonomi masyarakat. Seperti menguasai makanan pokok, senjata, atribut tempur, tanaman herbal yang berguna untuk para penyihir atau pun pil pil buatan para alkemis yang sangat berharga.
Keluarga Huda menguasai perdagangan jubah perang serta senjata.
Yang ketiga adalah akademi, Kekuatan sebuah akademi bukan berada pada kekuatan maupun kekayaan melainkan pada sistem pendidikannya.
Semakin banyak penyihir hebat yang di hasilkan oleh sebuah akademi, maka para anggota clan maupun keluarga akan melirik akademi tersebut untuk mendidik anak mereka dan dari hubungan itulah akademi bisa menjadi kekuatan yang hebat meskipun memiliki anggota yang sedikit mereka tidak bisa sembarangan di usik karena di lindungi oleh beberapa clan dan keluarga di baliknya.
Sedangkan kekuatan terakhir adalah kekuatan mutlak, atau kekuatan tertinggi namun tidak ikut andil dalam bermasyarakat karena itu lah kekuatan terakhir tidak masuk ke dalam hitungan.
Ya,kekuatan terakhir adalah sekte.
Ada beberapa sekte di Kekaisaran Nuswantara dan setiap sekte memiliki jalur tempuh masing masing, ada sekte putih dan sekte hitam.
Para anggota sekte biasanya tidak terlalu perduli dengan keadaan Kekaisaran Nuswantara,karena mereka hanya sibuk dengan pelatihan terus menerus setiap hari hingga tenggelam kedalam pelatihan dan tidak mempunyai waktu untuk sekedar berkumpul atau bersosialisasi dengan masyarakat luas.
Entah itu keluarga,clan maupun sekte masing masing memiliki aliran tersendiri.
Perbedaan aliran hitam dan putih itu sangat jelas, aliran putih mengembangkan kekuatan mereka dengan berlatih,memakan pil dan bahan bahan herbal.
Para aliran hitam biasanya akan menggunakan segala cara termasuk tumbal untuk memperkuat diri mereka, setiap manusia memiliki lautan qi di dalan tubuhnya dan ketika manusia itu mati maka lautan qi mereka akan berubah menjadi bola kecil seukuran pantat kunang kunang hanya saja berwarna merah.
Ketika seorang penyihir membunuh seseorang maka lautan qi korban akan masuk kedalam tubuh pembunuhnya, dan ketika sang pembunuh menggunakan mana miliknya itu akan membuat qi yang ia dapatkan dari membunuh bereaksi dengan cara keluar dari dalam tubuhnya seperti mana hanya saja berwarna merah.
Jika dia menon aktifkan mana miliknya maka qi dari hasil membunuh tersebut akan kembali masuk kedalan tubuhnya.
Aliran putih tidak terlalu senang dengan adanya aura pembunuh, yang di dapatkan dari qi orang yang telah terbunuh.
Bagi para anggota aliran putih, aura pembunuh yang hanya sebesar pantat kunang kunang dan berwarna merah itu terlihat begitu menjijikan dan najis.
Bahkan para anggota aliran putih akan mempelajari teknik tertentu agar aura pembunuh miliknya berubah warna menjadi biru seakan akan itu adalah butiran mana miliknya sendiri.
Tetapi bagi anggota aliran hitam, aura pembunuh adalah sebuah kebanggaan.
Semakin banyak aura pembunuh maka semakin terlihat hebat orang tersebut, aura pembunuh juga bisa menyebabkan sesak nafas, gravitasi yang bertambah berat,rasa takut yang menular dari para korban yang telah terbunuh dll.
__ADS_1
Ketika seseorang membunuh ratusan orang maka kau lebih baik jangan terlalu dekat dengannya ketika dia menggunakan mana, karena aura pembunuh akan membuatmu sesak nafas dan merasakan ketakutan yang amat sangat.