Pelakor Kesayangan Pria Kejam

Pelakor Kesayangan Pria Kejam
35. Pertanyaan Nathan.


__ADS_3

" Kau benar benar sudah gila Dam," ucap Nathan, pada bos sekaligus sahabat dekatnya tersebut, tanpa takut kalau Damian akan marah mendengar apa yang dia katakan sekarang.


Damian yang sedang sibuk Dnegan berkas ditangannya mendongak menatap kearah pria berperawakan sedang, dengan rambut kuning keemasan yang membuat penampilan tangan kanannya tersebut, terlihat sangat tampan.


" Kenapa? Apa ada perbuatan ku yang salah, sampai kau berani memaki orang yang sudah membuat hidupmu sangat nyaman selama ini?" balas Damian tajam.


Bukannya gentar mendengar semua perkataan pria yang sudah memberi dia gajih setiap bulan, hingga dia bisa membeli apa yang diinginkannya, karena besarnya nominal gajih yang diberikan Damian pada dirinya, sebagai orang paling penting bagi pria tersebut diperusahaan yang dipimpin oleh Damian.


Nathan malah mendekat, mencondongkan tubuhnya sampai jarak mereka yang berbatas meja kerja milik Damian, menjadi sangat dekat.


"Iya,bagaimana bisa kau membawa perempuan yang kita temui di Bar malam itu, untuk tinggal bersama dirimu dan Estela di Mansion kalian. Apa kau sama sekali tidak memikirkan perasaan Estela sebagai istri sahmu Dam?,"


" Amora, namanya Amora Medison. Bukan perempuan itu, Nathan.Jangan sekali kali lagi kau menyebut dirinya seolah dia adalah perempuan murahan, aku tidak suka," koreksi Damian, membetulkan ucapan Nathan.


Nathan terdiam, menatap kearah Damian. Dia cukup terkejut dengan reaksi yang diberikan pria itu, untuk seorang perempuan.


Ini pertama kalinya Damian terlihat berbeda dalam menanggapi seorang perempuan. Ada apa sebenarnya, apa teman dekatnya tersebut punya perasaan istimewa, dengan perempuan yang mereka temui di Bar malam itu.


Bagaimana bisa, apa kelebihan perempuan itu sampai bisa membuat Damian yang terkenal sedingin kutub Utara terhadap perempuan selama ini,berubah hanya dalam hitungan hari.


Ya, ini baru hitungan hari dia mengenal perempuan itu, tapi sikap dan tingkah seorang Damian sudah seperti orang yang dimabuk cinta.


Dulu dia tida pernah meninggalkan pekerjaannya sebelum selesai dengan sempurna dikerjakan, bahkan dia rela menyuruh seluruh karyawan yang bekerja untuk dia lembur, selama berhari hari tanpa diijinkan pulang, sebelum pekerjaan tersebut selesai seperti yang dia inginkan.

__ADS_1


Tapi sekarang lihatlah, selama beberapa hari ini. Sosok Damian sangat berubah, dia seolah selalu tidak sabar untuk segera pulang ke Mansionnya setiap pukul 5 sore, meski saat itu masih banyak pekerjaan juga rapat yang harus dihadirinya, semua terlihat tidak penting dibandingkan pulang tepat waktu.


Dan semuanya membuat Nathan terkena imbasnya, karena dia harus menyelesaikan pekerjaan yang seharusnya masih dikerjakan oleh Damian.


Tapi bukan itu yang membuat Nathan mengeluh juga heran, melainkan alasan Damian ingin cepat pulang.


Nathan tau kalau Damian membawa perempuan itu ke Mansion yang ditinggalinya bersama Estela, perempuan yang menjadi istrinya selam kurang lebih 3 tahun ini.


Nathan pikir Damian benar benar bermasalah, bagaimana bisa dia membawa selingkuhannya, untuk tinggal ditempat yang sama dengan tempat istri sahnya berada,atau semua terjadi karena bujuk rayu dari perempuan yang bernama Amora tersebut. Kalau benar, Nathan semakin penasaran terhadap sosok Amora, karena bisa membuat seorang Damian berubah begitu drastis dalam waktu singkat.


" Oke, Amora.Namanya Amora aku ingat sekarang, sorry tadi kalau aku menyebut dia seolah dia perempuan tanpa nama. Tapi yang ingin aku bahas sekarang bukan nama perempuan tersebut melainkan alasan mu membawa dia tinggal di Mansion kalian Sama?" tanya Nathan penasaran.


" Itu Mansion ku, bukan Mansion Estela. Di semua berkas tertulis namaku sebagai pemilik sah bangunan beserta tanah tempat Mansion itu berdiri," jelas Damian lagi.


" Ya, itu benar. Tapi apa kau sama sekali tidak punya rasa bersalah sedikitpun pada istrimu Estela karena membawa perempuan asing untuk tinggal bersama kalian..."


" Aku akan bercerai Dnegan Estela tidak lama lagi," ucap Damian yang membuat Nathan semakin ternganga mendengar apa yang dikatakan pria dihadapannya ini sekarang.


" Bercerai, kenapa? Apa karena perempuan itu?" tanya Nathan tidak bisa menahan rasa penasarannya.


" Amora,namanya Amora Medison Nathan. Jangan lagi panggil dia dengan perempuan itu, kalau kau masih ingin tetap di posisi mu sekarang."


Nathan kembali menggaruk tengkuknya lebih keras dari sebelumnya karena merasa gemas juga kesal Dnegan sikap yang ditunjukan Damian setiap kali membicarakan perempuan bernama Amora Medison tersebut.

__ADS_1


Sial sekali, maki Nathan dalam hati, kesal tapi tidak bisa melampiaskannya.


" Sorry, aku lupa, dia punya nama. Namanya Amora Medison,nama yang sangat cantik secantik orangnya bukan Dam," celetuk Nathan, dengan sengaja.


 Dia mengatakan hal itu, karena sudah tidak bisa lagi menahan kesal menghadapi pria yang sedang dimabuk cinta tersebut. Sampai sampai hanya karena lupa menyebut nama saja, dia hampir menjadi gelandangan. Bagaimana jadinya kalau Damian akhirnya menikah dengan perempuan bernama Amora Medison ini dan perempuan tersebut, tidak suka atau tersinggung padanya lalu mengadu pada Damian.


Nathan benar benar tidak bisa membayangkan masa depannya, setelah nanti Damian bercerai dari Estela, lalu menikahi si Amora Medison ini.


Sebelum itu terjadi dia sudah melihat kemuraman dibayangkan masa depannya nanti, sangat miris pikir Nathan. Orang sesombong dan seangkuh Damian Bernandez, akhirnya kalah dengan perempuan bernama Amora Medison.


" Lain kali jangan lakukan lagi," perintah Damian, yang diangguki Dnegan patuh oleh Nathan.


" Baik Dam. Tidak akan terulang lagi, aku janji. Tapi bisakah kau memisahkan antara pekerjaan dan urusan asmara mu mulai sekarang," pinta Nathan, tiba tiba dengan raut yang terlihat cemas.


Damian menatap Nathan dengan dahi berkerut heran, mendengar permintaan aneh yang tiba tiba diucapkan oleh pria yang menjadi tangan kanannya tersebut.


" Maksudmu?" tanya Damian.


" E ..begini, aku tidak akan lagi membahas tentang keberadaan Amora Medison yang kau tempat kan diMan-sionmu tersebut. Karena seperti katamu, semua berkas mengenai tanah serta bangunan tersebut semua Ats namamu. Tapi andai, ini andai.


Kalau setelah bercerai dengan Estela istrimu yang sekarang lalu nanti kau menikah dengan Amora Medison, bisakah kau tidak mendengarkan keterangan sepihak hanya dari si Amora Medison saja, kalau misalnya dia menceritakan atau mengadu padamu tentang sikap, juga tingkah lakuku yang tanpa sengaja sudah tidak pantas padanya."


Kernyitan dahi Damian semakin dalam, setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Nathan, otaknya benar benar tidak bisa mencerna jalan pikiran pria yang merupakan orang kepercayaannya tersebut, sekarang.

__ADS_1


Dia bahkan sempat berpikir, kalau otak Nathan sekarang sedang bermasalah dan perlu dibawa kedokter spesialis, yang khusus menangani bagian itu.


__ADS_2