
Pagi harinya🌞
Arka, Erika, dan juga Ria sudah siap untuk berangkat fitting baju sesuai kesepakatan mereka semalam.
Tanpa mereka duga ternyata kakek Leon sudah menunggu mereka didepan panti.
"Kakek.. Kenapa kakek ada disini?? Kok nggak bilang-bilang Erika sih?? Tanya Erika sambil memeluk kakek nya.
" Kakek ingin menemani kalian dan juga gadis kecil ini, "sambil berjongkok didepan Ria.
" Kakek mengenalku?? "Tanya Ria penasaran.
" Tentu saja, karena kakakmu yang sudah memberitahukan nya padaku. "
"Kak Arka??? " Sambil melirik Arka.
" Hemmm.,kakak hanya ingin ada yang menemani mu nanti. Kakak takut Ria bosan sayang, "sambil mengeluh rambut Ria.
" Makasih kak Arka. "
"Sama-sama."
"Aku tidak menyangka kau berpikir sejauh itu, " Sambil tersenyum kearah Arka.
"Kau baru saja tersenyum padaku?? " Goda Arka.
"Ti-tidak, siapa bilang?? " Sambil memalingkan wajahnya yang sudah memerah.
"Ciee.. Mama Erika malu, " Ejek Ria.
"Nggak mama nggak malu kok, " Elak Erika.
"Sudah sudah ayo berangkat. Ria jangan goda mama lagi kasian nanti muka mamanya tambah merah, " Ejek Arka.
"Siap kak, ayo mama, " Sambil menarik tangan Erika untuk masuk ke mobilnya..
Saat didalam mobil Arka duduk dikursi depan disamping kakek Leon, sedangkan Ria dan Erika duduk dibelakang. Mereka berdua bercanda layaknya ibu dan anak sungguhan.
Sungguh Arka sangat senang dengan hal ini, melihat Ria begitu senang berasa disamping Erika adalah hal yang paling membahagiakan bagi Arka.
Sesampainya di butik.
"Selamat siang tuan, ada yang bisa saya bantu?? " Tanya seorang pegawai butik.
"Saya ingin bertemu dengan pemilik butik ini. Saya sudah membuat janji khusus dengannya, " Jelas kakek Leon.
"Baiklah, mari saya antar, " Sambil mempersilahkan kakek Leon, Arka, Erika dan juga Ria untuk mengikuti nya.
Tok..
Tokk...
Tokk..
"Ya, silahkan masuk, " Ucapnya dari dalam.
"Hai Airin, apa kabar??. "
__ADS_1
"Selamat pagi kakek Leon, kabarku baik. Apa ini cucumu dan juga calonnya??"Tanyanya sambil menunjuk Erika dan Arka.
" Iya, "sambil tersenyum.
" Terus adik kecil ini??"langsung berjongkok didepan Ria.
"Hai tante aku Ria adiknya kak Arka dan anak angkat nya mana Erika, " Jelasnya sambil tersenyum.
"Hai Ria, kakak Airin panggil ka Ai aja ya sayang, " Sambil mengelus rambut Ria.
"Siap kak. "
"Hih.. Sok manis banget. "*Batin Erika sambil menatap Airin dengan wajah kesal.
" Hai salam kenal, "menyodorkan tangannya ke Erika.
" Hemm... "Ucapmu acuh tak acuh.
Setelah bersalaman dengan Erika, Airin beralih ke Arka.
"Hai, aku Airin. Kau lumayan tampan, " Menyodorkan tangan nya ke Arka dan disambut hangat oleh Arka.
"Hai aku Arka, terimakasih, " Membalas uluran tangan Airin.
"Ihhh.. Dasar modus sama calon suami orang, "*Batin Erika sambil menatap Arka dan Airin dengan wajah kesal.
Erika masih menatap mereka dengan tatapan kesalnya hingga dia dikejutkan dengan sentuhan lembut tangan Ria ditangan nya.
" Mama cemburu sama kak Arka ya?? "Sambil berbisik kepada Erika.
" Nggak kok sayang. Mama nggak papa, "ucapnya selembut mungkin kepada Ria.
" Emm... Iya ada apa?? "
"Ayo saya antar ke Ruang ganti. Yang lain sudah menunggu. Arka juga sudah pergi ke ruang gantinya, ayo ikut aduk kecil. "
"Emm.. " Angguk Ria.
Ruang ganti.
"Apa tidak ada baju pengantin yang lebih simple?? Ini terlalu mewah, " Tanya Erika.
"Lah pula aku risih memakainya. "
Bagaimana tidak baju yang disiapkan oleh pegawai butik tersebut adalah baju termewah dan terbaik yang ada disana. Baju putih nanti elegan seukuran pundak dan memiliki ekor dibelakang sekitar 2 meter panjangnya, membuat Erika sangat risih memakai nya.
"Sudah jangan banyak bicara. Ini sangat cocok untuk mu, kau sangat cocok memakai ini, " Sambil membantu Erika merapikan baju panjangnya.
"Apa ini tidak terlalu berlebihan?? "
"Sudahlah ini sangat bagus untuk mu. Baju siap sekarang g tinggal make up nya.Rio tolong make up in dia secantik mungkin. Aku keluar dulu, mau melihat calon laki-laki. "
"Siipp cin., "ucap Rio dengan gaya gemulai.
Sementara itu di tempat Arka.
" Wahh... Kau benar-benar tampan, aku saja pangling melihatnya, "puji salah satu penata rias laki-laki yang merias Arka.
__ADS_1
" Hahah.. Terimakasih atas pujian nya. "
Tok
Tok
Tok
"Bagaimana calon laki-laki nya, " Tnya Airin.
Airin langsung terdiam melihat penampilan Arka, benar-benar tampan pikir Airin. Arka sungguh seperti pangeran dalam cerita dongeng benar-benar memikat.
"Heii.. Kenapa diam?? " Tanya laki-laki yang merias Arka.
"Perfect, " Ucapnya kagum.
"Wahh.. Mama Ria pasti pangling liat kak Arka seganteng ini, " Puji Ria.
"Hahaah.. Bisa aja kamu Ria. "
"Benar kata adik kecil ini kau sangat tampan dan Erika sangat beruntung memiliki mu, " Puji Airin lagi.
"HHah.. Andai saja dia merasa seperti itu. Pasti aku akan sangat senang sekali. "*Batin Arka.
30 menit kemudian setelah Erika sesudah didandani Erika langsung keluar dan turun menghampiri Arka, kakek Leon, Ria dan juga Airin yang sudah menunggunya dari tadi dibawah. Erika keluar ruangan dengan polesan make up yang sangat menawan dan begitu cocok untuk wajahnya yang cantik. Erika bak Rapunzel yang keluar dari kastil nya. Hal tersebut tentu saja membuat perhatian seluruh orang yang ada disana jatuh kepada Erika dan seketika terdiam melihat penampilan cantik Erika. Begitu juga dengan Arka dia benar-benar dibuat takjub dengan penampilan Erika kali ini.
"Wahh.. Mama Erika cantik banget, " Puji Ria.
"Makasih sayang, " Jwab Erika.
"Cucu kakek benar-benar cantik, kakek tidak sabar ingin melihat mu menikah nanti. "
"Terimakasih kek. "
"Ayo Erika dan Arka kita lakukan pemotretan, silahkan berdiri di sana saya akan memotret dari sini, " Ucap sang juru kamera.
"Emm.. "
Mereka langsung menuju tempat yang dikatakan juru kamera tersebut tapi sayang nya karena panjang nya baju yang digunakan Erika tiba-tiba Erika terpijak dengan bajunya sendiri. Hampir saja Erika terjatuh Erika langsung ditangkap oleh Arka dengan sigap Arka langsung memeluk pinggang Erika karena takut terjatuh akhirnya Erika juga refleks langsung menautkan kedua tangannya di leher Arka.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka tersadar dan ingin melepaskan pelukan mereka hingga mereka dikejutkan oleh ucapan fotografer nya untuk tidak merubah posisi mereka karena ia akan mengambil fotonya segera.
Karena tian ingin lama-lama seperti itu akhirnya Arka dan Erika hanya menuruti perkataan fotografer tersebut dan saling menatap dengan perasaan yang sangat canggung.
Setelah selesai dengan sesi foto akhirnya mereka langsung mengganti pakaian mereka kembali dan berpamitan untuk pulang kepada Airin sang pemilik butik.
Diperjalanan pulang kakek Leon membiarkan Arka dan Erika pulang berdua sedangkan dirinya dan juga Ria pulang dulu tadi menggunakan taksi online saat mereka sedang mengambil foto yang sudah jadi.
Tidak ada percakapan di antara mereka. Hanya ada bunyi mesin mobil dan juga lalu lalang mobil dan motor dijalanan. Hingga akhirnya Arka memberanikan diri untuk memulai percakapan.
"Emm.. Terimakasih untuk hari ini, " Sambil tersenyum
"Untuk apa berterima kasih?? Aku melakukan nya bukan untumu aku melakukan nya untuk kakek, " Jawab Erika ketus.
Arka hanya tersenyum mendengar Jawaban Erika dan langsung melakukan kembali mobil yang digunakan nya ke panti asuhan.
🌼Bersambung 🌼
__ADS_1
Hai Hai Hai.. kembali lagi nih. semoga suka ya sama cerita nya. jangan lupa like, coment, vote dan rate ⭐ 5 ya teman-teman. jangan lupa jaga kesehatan juga dan jangan berkeliaran terlalu jauh.
Happy Reading 😊😊