Pembalasan Hati Yang Hancur

Pembalasan Hati Yang Hancur
019.


__ADS_3

Hari-hari yang di tunggu pun tiba, dimana hari ini adalah hari perayaan ulang tahun perusahaan CC Group. Hari terpenting di sebuah perusahaan yang dapat di hadiri oleh para pembisnis, karyawan, hingga media untuk meliputi keseruannya.


Tak sedikitpun yang memanfaatkan hari ulang tahun perusahaan untuk menjadi hari para pembisnis dan petinggi perusahaan mengingat kisah haru dan bahagia perjalanan membangun perusahaan selama ini.


Selain itu, peringatan hari ulang tahun perusahaan juga digunakan untuk menjalin koneksi antar karyawan yang jarang bertemu karena berbeda divisi maupun menjalin koneksi antar klien di perusahaan tersebut.


Ada juga yang berkesempatan untuk mencari jodoh untuk anaknya yang belum menikah atau belum punya pasangan contohnya sekarang.


“Apa semuanya sudah siap, Kak ?” tanya Alice kepada Assistent Aaron.


“Semuanya beres dan kita akan mulai beberapa menit lagi...,” jawab Asissten Aaron.


“Apa artis-artis, karyawan dan petinggi perusahaan sudah hadir semua ?” tanya Alice memastikan.


“Sudah nona...,” jawabnya.


“Kak, sudah jam 19.00, mari kita buka acaranya....,” tegur Bella yang baru datang mengamati hidangan yang mereka order.


“Baiklah...,” ucap Assistent Aaron dan ia pergi ke atas panggung.


“Selamat malam untuk kita semua......,”


“yang terhormat .............................,”


“ serta kepada rekan-rekan,tamu undangan, dan karyawan CC Group yang berbahagia....


Pada kesempatan ini, kami atas nama perwakilan dan keluarga besar CC Group mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran bapak/ibu dan hadirin semua yang sudah mau menghadiri acara ulang tahun perusahaan CC Group.


Sebelum kita mulai acaranya, marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah memberikan limpahanan rahmat karunianya. Sehingga kita dapat hadir di tempat ini dengan selamat dan sehat.


Untuk selanjutnya, saya Asisstent Aaron selaku pembawa acara akan membacakan susunan acara yang akan kita laksanan pada malam hari ini.


Acara pertama adalah pembukaan, kedua ada sambutan, ketiga acara tiup lilin dan potong kue, kemudian acara akan di pandu oleh artis-artis ternama dan acara terakhir adalah penutup.


Baik untuk mempersingkat waktu mari kita sambut acara pertama  yaitu doa yang di pimpin oleh Nona Rosse, kami persilahkan” ucap Asisstent Aaron.


Rosse menaiki tangga panggung, berjalan ke atas mimbar dan ia mulai memimpin doa. Setelah selesai berdoa dan Rosse turun dari panggung, Asisstent Aaron mengambil alih mic dan  melanjutkan acara kedua.


“Baik acara yang kedua adalah  sambutan dari CEO CC Group atau yang mewakili yaitu Nona Alice, kami persilahkan.” ucap Asissten Aaron.


Alice pun bangun dari duduknya dan berjalan naik keatas panggung, lalu ia mulai memberikan kata sambutan untuk para hadirin.


Setelah selesai memberikan kata sambutan Asisstent Aaron langsung mengambil alih dan mengumumkan acara ketiga.


“Menginjak puncak acara yaitu tiup lilin dan potong kue oleh keluarga besar CC Group dan seluruh tamu undangan...,”Ucapnya.


Kue besar ulang tahun didorong dan dibawa naik keatas panggung, Alice, Bella,Rosse, Luna, Ardio beserta anak dan istri serta Asistent Aaron dan Millie berdiri di dekat kue besar itu.


Kue yang sudah dinyalakan lilinnya oleh Ardio, dan tak lupa mereka menyanyikan lagu selamat ulang tahun.


“Selamat ulang tahun, kami ucapkan......


Selamat ulang tahun, kami ucapkan......


Selamat sejahtera sehat sentosa,......


Kemudian...,


Tiup lilinnya...,


Tiup lilinnya.....,


Potong kuenya.......,


Potong kuenyaa.......,


Semua bernyanyi dengan sangat meriah tak lupa beberapa orang mengabadikan moment itu. Beberapa pasang mata menatap bahagia ada juga yang memandang sinis melihat betapa serunya acara ini.

__ADS_1


“ini tidak akan lama......, “ ucapnya sinis.


“Sabarlah sebentar lagi.......,” tawanya tak kalah sinis.


“Acara selanjutnya adalah persembahan dari artis-artis yang diundang ke dalam acara ini dan tidak lupa kami menyediakan stand-stand makanan dan minuman agar tamu-tamu undangan tidak merasa lapar dan kehausan “ ucap Asisstent Aaron diakhir kalimat.


Mulailah para artis mempersembahkan beberapa lagu sedangkan tamu undangan menyebaruntuk menikmati acara,ada yang mengambil makanan dan minuman ada juga yang mempromosikan anak-anaknya yang singel dan ada juga yang mengajukan kerja sama dan banyak lagi.


“Apa kita telat ?” tanya Valencia kepada suaminya.


“Mungkin sekaran sudah masuk sesi hiburan...,” jawab Cortie.


“Ayo kita masuk dan hampiri anak dan cucu kita....,” ajak Mommy Alica semangat.


Beberapa tamu di hebohkan dengan banyaknya orang berbaju hitam berjejer seperti ada tamu penting yang mendatangi tempat acara ulang tahun perusahaan CC Group.


Belum sempat mereka turun dari mobil, terjadi keributan di dalam suara teriak histeris tamu-tamu mengundang rasa penasaran Cortie dan Daddy Archie.


“Ada apa ini ?” tanya Daddy Archie kepada salah satu anak buahnya.


Belum menjawab pertanyaan tuannya, salah satu anak buah Daddy Archie berlari dan melaporkan jika ada penyusup masuk kedalam acara dan membuat para tamu berteriak histeris.


Mendengar itu Daddy Archie dan Cortie menjadi marah, mereka meminta istrinya masing-masing untuk duluan pulang ke mansion utama dengan ditemani oleh bodyguard Cortie dan juga anak istrinya.


Awalnya Valencia tak mau, namun dibujuk halus oleh Cortie membuat ia mau tak mau harus pulang dan membatalkan acaranya untuk bertemu anak angkatnya dan adiknya juga.


“Bawa mereka ke mansion utama....,” titah Daddy Archie.


Bodyguard itu mengiyakan dan menginjak pedal gas meninggalkan tempat acara. Sedangkan Daddy Archie dan Cortie melangkah bergegas kedalam tempat acara dimana semua orang di tahan termasuk Alice, Bella dan lainnya juga.


Di luar samping acara, Ardio meminta anak dan istrinya untuk bersembunyi ia juga meminta beberapa bodyguard wanita untuk melindungi istri dan anaknya. Sedangkan yang lainnya mengikuti dirinya untuk menolong Alice dan lainnya di dalam.


Sementara itu, kedua orang jahat itu sudah menahan tamu-tamu undangan dan lainnya, mereka juga membawa banyak pasukan yang menyamar menjadi tamu undangan.


“HA HA HA Akhirnya......,” tawa keduanya.


Mereka kira, jika mereka telah menguasai tempat itu tanpa tahu jika mereka sudah di kepung oleh anak buah Daddy Archie, Cortie dan juga Ardio.


Semua anak buah Daddy Archie dan Cortie sudah membekukan tempat itu dari sisi kanan dan belakang serta depan, sedangkan anak buah Ardio ada di kiri gedung..


“Apa maumu ???!” teriak Alice.


Sungguh penampilan Alice dan Bella sudah seperti gelandangan, bibir dan pelipis keduanya berdarah. Sedangkan Rosse dan Luna di ikat di tengah-tengah dengan posisi yang tidak sadarka diri, begitu juga dengan tamu undangan lainnya mereka sudah tidak sadarkan diri akibat memakan makanan dan minuman yang sudah di beri obat tidur oleh anak buah mereka.


“HAHAHA mauku sederhana........,”


“SERAHKAN SEMUA DATA PENTING PERUSAHAAN KAKAKMU ITU....!!!” teriaknya


“GILA ?!” teriak Bella.


Perdebatanpun terjadi,tanpa kedua orang itu sadari bila anak buahnya sudah dilumpuhkan dan diamankan oleh anak buah Cortie.


“Apa kamu mau mati seperti kedua keluarga kalian ?” ucap wanita itu sambi membuka topeng kulitnya dan.. 


SRAKKKKKK !!!


“Evelyne...........,” ucap Alice lirih. Ia sudah menduga bila wanita yang selama ini mengawasi mereka adalah Evelyne.


“DASAR GILA.....,” teriak Alice dan....


DORRRR !!!!


“ALICE......!!!” Teriak Bella.


“Jangan terburu-buru...,” tegur Lelaki itu marah dengan terburu-buru Evelyne.


Sedangkan Alice ia menahan sakit di pundak kanannya, Bella bingung apa yang harus ia lakukan, ia tak bisa membuka tali yang mengikat tangannya. Darah terus mengalir dari pundak Alice dan membuat Alice semakin pucat dan tak lama Alice pingsan.

__ADS_1


“CK Lemah...” umpatnya kesal.


“Kita belum dapat apa-apa Eve, bagaimana bisa kamu menembaknya..., kalau begini kita tidak mendapatkan data penting perusahaan itu, “ teriaknya marah.


“Tanganku gatal..,” ucapnya santai.


“DASAR WANITA BODOH....” bentaknya.


Akh bagaimana ini, mereka belum mendapatkan apa-apa, tapi Evelyne malah mengacaukan semua rencananya hanya tinggal Bella, apa ia tahu dimana letak data penting itu secara ia juga adik ipar musuh bebuyutannya kan ?


“Suruh anak buah kita untuk membawa ke empat keluarga itu....,” titah pria itu.


“Ck, kenapa harus suruh aku, ‘jer !” ucapnya kesal.


“CEPAT !!!” bentaknya.


“Baiklah-baiklah...,” ucapnya takut.


Evelyne berbalik dan ia sangat terkejut melihat semua anak buah Jerry dilumpuhkan oleh orang-orang berpakaian serba hitam..


“Jerr... li..lihatlah..,” ucapnya syok.


Jerry langsung berbalik betapa terkejutnya ia melihat semua anak buahnya sudah mati ditangan orang-orang berpakaian hitam dan tanpa keduanya sadari Alice dan lainnya sudah di bawa cepat oleh anak buah Cortie dan Ardio menyisakan banyaknya tamu undangan yang belum sadarkan diri.


Tersadar jika dirinya teralihkan oleh anak buahnya yang mati dan banyaknya orang-orang berpakaian hitam, mau tak mau ia akan menggunakan Alice sebagai sanderanya. Namun, ketika ia berbalik ia di buat terkejut kembali. Alice dan lainnya tidak ada di tempat dan kini kedua orang itu di kepung oleh anak buah Cortie dan Ardio.


“HA HA HAH bagaimana kejutannya, Jerry Laksmana dan Nona Evelyne ?” ejek Cortie.


“Ka...Kamu bagaimana bisa kalian masih hidup !!!” teriak Jerry frustasi.


“Cortie kamu masih hidup ?” ucap Evelyne ketakutan.


Apa itu artinya ia akan dipenjara kembali, tapi ia tak ingin hal itu terjadi lagi. Tapi apa yang harus ia lakukan sekarang. Jerry yang terima dirinya kalah pun memilih untuk menembak Cortie namun ia kalah cepat dari anak buah Daddy Archie.


Sedangkan di Mansion utama, Mommy Alica dan Valencia serta lainnya telah sampai di mansion dengan selamat. Belum sempat mereka masuk ke dalam mansion, terdengar teriakan histeris dari para pekerja. Mereka kira mereka akan melihat hantu berwujud nyonya mereka.


“Huaaa bibi aku melihat hantu....,” teriaknya ketakutan.


“Tapi kok hantu bisa bawa mobil ?” tanya Maid Sulung ketakutan.


“Tapi apa hantu bisa memijak bumi ?” tanya maid bungsu 3


“Hei, apa yang kalian teriakin....?” tanya Maid tengah yang tergopoh-gopoh berlari keluar ia belum menyadari jika rekannya melihat hantu nyonya-nyonyanya.


“iii...itu...,” tunjuk Maid bungsu 2


PRANKKKKKKK !!!!


”HANTUUUUUU.....?!” teriak histeris.


Membuat Mommy Alica pusing dan mengajak Valencia dan yang lainnya masuk tanpa memperdulikan teriakan histeris para pekerjanya. Sedangkan di dalam sana ada Lucia yang menggerutu kesal mendengar teriakan para pekerja.


Ya, Lucia datang ke mansion setelah ia di usir dan di ceraikan oleh suaminya beberapa bulan lalu, ia juga semakin berani menjadi nyonya di mansion itu dan bersikap baik jika ada Alice dan lainnya.


Itu yang di katakan bermuka dua untuk mengamankan dirinya sendir dan agar tak di usir, ia juga yang membocorkan rahasia data penting kepada Evelyne tapi ia tak ingin ikut campur yang dia inginkan adalah menikmati harta yang sekarang ia nikmati.


Tanpa sengaja ia melihat kearah pintu penghubung, ia terlonjak kaget melihat seseorang mirip dengan istri kakak angkatnya, begitu juga ia melihat Valencia dan bayi mungil serta anak-anak dengan seorang wanita juga.


Ia mengira dirinya bermimpi sehingga ia, berteriak “HANTUUU...,” dan bergegas ke lantai atas dan masuk ke kamar dimana itu adalah kamar Daddy Archie dan Mommy Alica.


Melihat itu Mommy Alica bergegas kelantai atas meninggalkan Valencia yang menenangkan Baby Richard.


“Apa yang kamu lakukan dikamar kami ?” teriak Mommy Alica.


Lucia terkejut, ia menoleh kearah Mommy Alica. Ia sedang berusaha membuka brankas yang ia tahu passwordnya. Ia berniat akan pergi dari mansion ini setelah ia mendapatkan harta keluarga Maxilie.


Mommy Alica menarik rambut Lucia dengan kuat dan menyeretnya keluar, ia tak peduli dengan teriakan Lucia.

__ADS_1


__ADS_2