Pembalasan Hati Yang Hancur

Pembalasan Hati Yang Hancur
039.


__ADS_3

Sudah seminggu lebih sejak kejadian itu,kehidupan rumah tangga Cortie dan Valencia baik - baik saja. Claire sudah kembali ceria seperti dulu, walau pertama kali bangun dari tidurnya Claire masih suka menangis ketakutan membuat Valencia dan Cortie membawa kedua putri kembarnya untuk tidur bersama dengan menambahkan kasur tambahan jadilah mereka tidur di kasur tambahan sedangkan yang tidur di kasur atas adalah Luna dan Rosse.


Mereka juga ingin tidur bersama kedua orang tuanya, jadi ikut - ikutan tidur mengatasnamakan Clark yang mengajak bersama padahal Clark tidak mengatakan apapun.


“Wah, hari libur pertama di semester ini, kita mau ngapain, ‘Rosse ?” tanya Luna.


“Hm, kemana ya “ ucap Rosse bingung.


“Kebun binatang, ‘yuk !”  ajaknya berbisik.


“Tanya Papi dulu !” balasnya berbisik.


“Ini ada sih, kok berbisik - bisik gitu !” tegur Mami Emili, yang membuat kedua gadis itu terkejut.


“Eh, Oma !” pekik keduanya terkejut.


Rosse dan Luna mengelus dada mereka kaget, sumpah omanya yang satu ini hobi sekali mengagetkan orang di rumah dengan datang tiba - tiba.


“Nggak usah selebay itu,!” goda Mami Emilli.


“Kalian ada rencana untuk liburan kali ini ?” tanya Mami Emilli.


Luna dan Rosse mengatakan keinginan mereka untuk pergi ke kebun binatang. Di saat itu juga Cortie mendengar keinginan kedua putri angkatnya, ia kembali keatas untuk memberitahukan kepada sang istri untuk bersiap dan tak lupa Cortie meminta istrinya untuk mengajak keluarga Dokter Nic dan juga adik iparnya.


Sedangkan Cortie, mengabari kedua orang tuanya yang kini tengah menginap di rumah Alice dan Dokter Alden. Setelah itu, Cortie mengajak istri dan anaknya untuk sarapan bersama dengan yang lain.


Sedangkan di sisi lain,


“Dad !!” teriak Mommy Ve bahaga.


“Ada apa, ‘Mom ?” tanya Daddy Nic bingung.


“Dad, keluarga Vale ngajak kita semua untuk pergi ke kebun binatang !” serunya.


“Benal, ‘Mom ?” tanya Gerrie antusias.


“Iya sayang, benar “ jawabnya.


“Holeee, Gellie ketemu dedek montok !!” teriaknya senang.

__ADS_1


“Wah, itu bagus dong mom. Mari kita siap - siap sehabis sarapan !” ucap Daddy Nic.


Disambut baik oleh mereka semua dan kini mereka melangsungkan acara sarapannya dengan tenang dan nikmat. Tak lupa Dokter Berto meminta Alina untuk mengabari keluarganya agar ikutserta pergi ke kebun binatang.


Di rumah Ibu Rania,


“Bu, hari ini keluarga tuan besar mengajak ibu dan Kania untuk pergi ke kebun binatang. Jadi sehabis sarapan mari bersiap dan kita akan pergi ke mansion tuan besar,” ucapnya.


Bu Rania ingin menolak tapi tak tega melihat Kania yang menatapnya dengan mata berbinar.


“baiklah, Kania habis ini kamu siap - siap ya !” serunya kepada anak bungsunya.


“Holeee, siap Ibu Laniaku Sayang, “ ucapnya gembira akhirnya ia juga merasakan pergi ke kebun binatang.


Andro yang melihat itu meringis pelan, sungguh melihat Kania tersenyum bahagia ia seperti melihat dirinya dulu dimana ayahnya tak cukup banyak uang untuk mengajaknya berpergian, makan saja mereka sangat sederhana itupun Andro sangat bersyukur. Sedangkan ibunya meninggalkan ia dan ayahnya dengan selingkuhannya yang lebih kaya dari ayahnya waktu itu.


Dua jam kemudian, 


“Apa ini mansionnya ?” tanya Mommy Ve ragu.


“Iya ini tempat mereka,” jawab Dokter Berto.


Beruntunglah ia dan daddynya mendapatkan libur di hari ini, jadinya mereka bisa ikutserta liburan bersama keluarga Maxillie dan  Gottlieb. Tak lama kedatangan mereka, mobil Andro masuk ke pekarangan Mansion.


“Mungkin keluarga dokter,” jawab Andro.


Andro, Bu Rania dan Kania turun dari mobil, begitu juga keluarga besar Dokter Nic dan besannya ikut turun. Doktern Berto menghampiri Andro dan bertanya apakah mereka juga ikut pergi ke kebun binatang dan jawaban Andro sama persis dengan kedatangan mereka,hingga terdengar teriakan seseorang meminta mereka untuk masuk ke mansion.


“Ayo masuk kenapa kalian berada disana !!” teriak Daddy Archie.


Mereka semua pun masuk kedalam mansion atas perintah tuan rumahnya. Ternyata di sana semua sudah berkumpul dan Daddy Archie serta Papi Egind sudah menyewa dua bus besar untuk seluruh keluarga yang ikut.


Kini semua keluarga naik ke dalam bis yang sudah standby di perkarangan mansion Cortie. Setelah semuanya siap bus pun berangkat, Alice, Bella dan Millie mereka dalam pantau Mami Emilli dan juga Mommy Alica sedangkan Alesya dalam pantauan Mama Alia sedangkan para lelaki memantau keadaan anak - anak.


“Jalan - jalan ke kebun binatang,”


“Naik - naik pakai bus,”


“Kili - kanan kuliat saja,”

__ADS_1


“Banyak kendalaan,”


“Kili - kanan kuliat saja,”


“banyak bumbum - bumbum !!” teriak Kania bernyanyi sangat heboh.


Membuat semua orang menatap ke arahnya sedangkan Bu Rania meminta maaf karena kehebohan anak bungsunya.


“Kenapa liatin Kania nyanyi ?” tanyanya polos.


Mendengar pertanyaan Kania, Luna tertawa terbahak - bahak sedangkan Rosse ia mengatakan bahwa nyanyian Kania sangat bagus. Kania yang di puji merasa sangat bangga ia mengulang kembali nyanyiannya dan diikuti oleh anak - anak yang lain.


“Jalan - jalan ke kebun binatang,”


“Naik - naik pakai bus,”


“Kili - kanan kuliat saja,”


“Banyak kendalaan,”


“Kili - kanan kuliat saja,”


“banyak kendalaan,bumbum - bumbum !!” teriak semua anak - anak.


Cortie memvideokan kegiatan anak - anak di bus dan akan dikirimkan ke nomor Daddy nya yang di bus sebelah.


Tak terasa kini mereka telah memasuki kawasan Taman Zoologi Berlin salah satu kebun binatang terbesar di Jerman dengan jumlah spesies terbanyak di dunia yang terletak di Berlin Tiergarten di dekat S-Bahn dan stasiun kereta api di pusat kota.


“HOLEEEE KEBUN BINATANG !!!” teriak anak - anak.


Sebuah  gapura bertuliskan “ ZOOLOGISCHER GARTEN “ terpampang nyata di sana. Semua orang turun dari masing - masing bus sedangkan anak - anak di jaga ketat oleh para orang tua agar anak - anak tidak tersesat dan para ibu hamil sedang duduk di kursi pengunjung.


Daddy Archie dan juga Papi Egind sudah membeli banyak tiket masuk untuk semua orang termasuk anak buahnya yang menyamar menjadi orang - orang biasa untuk berjaga - jaga.


Candra salah satu anak buah Daddy Archie yang ikut pergi ke kebun binatang sedang menggendong Claire yang tak ingin lepas dari sosok Candra sendiri yang mana membuat Cortie kesal digoda oleh Dokter Berto yang bakal memiliki menantu di usianya.


Lihatlah bagaimana Dokter Berto dengan berani menggoda anak - anak Cortie, begitu juga Alina menggoda Valencia. Semua keluarga masuk ke dalam kawasan kebun binatang, mereka berpencar untuk melihat - lihat binatang disana, tak lupa mereka juga mengabadikan momen liburan, terlebih Luna, Barnard, Rosse dan juga Ainsley. Kedua pemuda itu di ajak Cortie untuk liburan.


Awalnya, kedua pemuda itu tidak ingin ikut karena tak ada biaya apalagi Barnard yang hidup sendiri ketika kedua orang tuanya tak mau memiliki anak yang berpacaran dengan seorang anak angkat, mereka tidak tahu bahwa wanita yang mereka hina adalah anak angkat dari keluarga Maxillie dan Gottlieb dimana perusahaan mereka berada di bawah naungan CC Group.

__ADS_1


Dan mulai saat itu juga mereka memutuskan untuk mengeluarkan Barnard dari Kartu Keluarga, padahal mereka sudah menyiapkan wanita untuk masa depan anaknya Barnard, tetapi tetap saja Barnard memilih Luna sebagai pasangannya.


Setelah puas berselsie ria, kedua pasangan itu memilih bergabung bersama yang lain dan kembali mengabadikan moment liburan ujian tengah semester.


__ADS_2