Pembalasan Hati Yang Hancur

Pembalasan Hati Yang Hancur
034.


__ADS_3

“Ada apa ini ?”


“Iya kenapa ada polisi ?”


“Apa sekolah kita membuat ulah atau ada masalah ?” 


“Lihat !!! Pemilik sekolah SMA CC datang juga bersama Asistennya,”


Beberapa polisi masuk ke area SMA CC dan menuju ruang rapat sekolah, begitu juga dengan Cortie dan Asisten Aaron mereka melangkah ke area SMA CC dengan tatapan mengitimidasi yang mana membuat satu sekolah terserang hawa menakutkan.


TOK .. TOK .. TOK ..


“MASUK !!!”.


“Selamat pagi,” sapa polisi itu.


Daddy Archie membalas sapaan polisi dan meminta mereka semua untuk duduk dikursi yang kosong. Kepala Sekolah SMA CC nampak gugup, keringat membasahi wajahnya yang penuh riasan make up, dirinya merasa panas dingin.


CEKLEK !!!


“Maaf semua saya dan asisten saya terlambat !” ucap Cortie sopan.


Setelah itu Cortie mengambil posisi duduk di sebelah istrinya sedangkan Asisten Aaron duduk di sebelah Daddy Archie.


“Jadi ada yang bisa kami bantu, ‘Pak Archie ?” tanya Polisi itu kepada Daddy Archie.


“Ya mengenai ini ..............”


Mereka semua menyimak apa yang di sampaikan oleh Daddy Archie dan sekali - sekali mereka menatap Kepala Sekolah SMA CC yang sudah menahan nafas karena hawa diruangan ini sangat mencekam.


Setelah selesai Daddy Archie berbicara, Villia meminta waktu untuk Kepala Sekolah memanggil ke lima murid SMA CC ke ruangan rapat sekolah beserta seluruh guru - guru di SMA CC ini.


Dengan sangat terpaksa, Kepala Sekolah tersebut membuat panggilan melalui intercom di salah satu ruangan informasi yang ada di dalam ruangan rapat sekolah.


Ia berjalan menuju ruangan itu dan segera melakukan panggilan.


“PANGGILAN UNTUK SELURUH GURU DAN KARYAWAN SMA CC DAN UNTUK KE LIMA MURID YANG SAYA SEBUTKAN NAMANYA, TOLONG MENGHADAP SAYA KE RUANGAN RAPAT SEKOLAH, “


“CHERYL, ANDRIANE, BERTA, AINSLEY, DAN BARNARD “


“UNTUK YANG NAMANYA DI SEBUTKAN TOLONG SEGERA DATANG KERUANGAN RAPAT SEKOLAH !!” perintahnya.


Di sisi lain,


“ hei, kalian berlima dengar tidak ! kalian di suruh datang ke ruang rapat sekolah sekarang !!” tegur ketua kelas XII IPS 2.


“Ngapain sih nama kita di panggil !” sewot Adriane.


“mana gue tahu, lu berlima ada masalah mungkin,” jawabnya acuh.


“Ainsley, ayo ke ruang rapat !” ajak Barnard memapah Ainsley yang kondisinya masih babak belur.


“Hm,” jawabnya.


“Sayang, tungguin !!” teriak Cheryl.

__ADS_1


Ainsley tak memperdulikan Cheryl yang berteriak. Ia dan Barnard langsung pergi tanpa menghiraukan tatapan siswa lain.


“Cher, ayo !” ajak Berta.


“Cih !” decihnya kesal.


Ketiganya pergi ke ruang rapat sekolah, sekali - sekali mata mereka bertiga melotot kepada anak - anak yang mencibir mereka karena di panggil keruang rapat sekolah, yang mereka ketahui jika anak - anak dipanggil kesana itu karena memiliki masalah yang harus dirundingkan.


Karena sekarang adalah jam istirahat,maka semua murid berkeliaran untuk pergi makan ke kantin dan lainnya.


TOK .. TOK !!


Pintu diketuk oleh Barnard sedangkan Ainsley menahan sakit di sekujur tubuhnya dan di belakang keduanya ada Cheryl, Adriane, dan juga Berta. Ketiganya masih memasang wajah angkuh dan sombong tanpa tahu jika mereka semua akan diadili oleh orang tua Luna dan Rosse.


MASUK !!!


Kelimanya pun masuk kedalam ruangan tersebut, Cheryl dan gengnya terkejut melihat ada beberapa orang yang menggunakan seragam polisi membuat nyali ketiganya menciut.


“Silahkan duduk !!” ucap Daddy Archie.


Ke limanya duduk dengan Ainsley yang sekali - sekali meringis kesakitan, Cortie dan lainnya melihat betapa babak belurnya wajah Ainsley dan ada luka di sudut bibir kanannya yang sudah membiru.


“Kita langsung saja,” ucap Daddy Archie.


Semua guru dan karyawan serta lainnya mengambil sikap tenang, ruang rapat sekolah mendadak menyeramkan karena pembawaan Daddy Archie, Villia, Cortie dan juga Asisten Aaron yang dingin dan mengitimidasi.


“Tuhan, tolong jangan ambil nafasku dulu,” jerit salah satu guru dalam hati.


“Yang namanya Cheryl siapa ?” tanya Daddy Archie.


“Gue,” ucapnya.


“Apa yang kamu dan teman - temanmu lakukan kepada Luna dan Rosse ?” tanya Daddy Archie penuh selidik.


“Melakukan apa ?” tanyanya sewot.


“Anak ini tidak punya sopan santun,” ucap Daddy Archie dalam hati.


“Kamu sudah melukai kedua anakku !!” sentak Villia geram, benar - benar ya anak di depannya ini bersikap tak sopan kepada orang tua.


“Siapa ? Rosse dan Luna anak beasiswa miskin itu ?! “ hinanya.


“Siapa yang kamu sebut miskin ?” tanya Cortie.


“Aduh, Pak Cortie yang terhormat ya Luna dan Rosse lah anak beasiswa miskin yang merebut kekasih Cheryl !” sarkas Adriane.


“Iya pak, Rosse yang merebut kekasihnya Cheryl “ timpal Berta.


Mendengar hal itu membuat Cortie dan Villia saling pandang, sejak kapan Rosse anak mereka memiliki pacar.


“Siapa nama kekasih Cheryl ?” tanya Cortie tenang.


Adriane dan Berta menunjuk kearah Ainsley yang memejamkan matanya sembari meringis di samping Barnard. Terlihat jelas jika Ainsley mengigil yang mana membuat Barnard melepaskan sweater tebalnya dan menyelimuti Ainsley.


Villia hendak berdiri namun di tahan oleh Cortie, Villia melihat suaminya dan Cortie tahu jika istrinya mengkhawatir pria lain menjadi tak terima, ia mengkode Asisten Aaron untuk mengecek kondisi pria yang bernama Ainsley.

__ADS_1


Asisten Aaron langsung mengikuti perintah tuannya dan berjalan menghampiri kedua siswa itu.


“Temanmu, demam “ ucap Asisten Aaron setelah sampai disana ia langsung mengecek suhu Ainsley.


“Bawa dia kerumah sakit !” titahnya.


Namun, Ainsley menggelengkan kepalanya ia mana ada uang untuk pergi ke rumah sakit sementara dirinya hanyalah anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan milik CC GROUP. Mendapatkan beasiswa di SMA CC ini suatu keberuntungan untuknya karena ia tak membebani bundanya di panti asuhan.


“Hei, kenapa tidak mau ?” tanya Asisten Aaron jengkel.


“Pergilah, aku yang akan membayarkannya. Asalkan kamu sehat dulu !” tegur Asisten Aaron.


“tapi masalah ini bagaimana, ‘Tuan ?” tanya Barnard panik.


Mendengar pertanyaan itu, Villia memperbolehkan keduanya untuk pergi ke rumah sakit dengan di antar oleh Asisten Aaron. Merasa mendapatkan izin, Barnard menggendong Ainsley yang sudah tak sadarkan diri. Mebuat semua orang di sana panik, Cheryl hanya diam karena ia baru tahu jika Ainsley pria miskin, pantas saja ketika mereka berkencan dulu Ainsley selalu membawanya ke pedagang kaki lima yang mana menurut Cheryl sangat tidak layak untuk dinikmati dan hal itu juga yang membuat Cheryl berselingkuh di belakang Ainsley.


“Kamu kenapa diam saja, kekasihmu tak sadarkan diri !” tegur Villia.


Namun tak digubris oleh Cheryl yang terdiam setelah mengetahui siapa Ainsley sebenarnya.


“Baiklah saya akan langsung saja, saya bersama anak dan menantu saya datang kesini untuk meminta pelaku penusukan cucu saya untuk di amankan oleh pihak polisi,” ucapnya tegas.


Mendengar itu Cheryl dan kedua temannya syok, Luna dan Rosse anak tuan muda Cortie ? yang benar saja.


“Kenapa diam ?” tanya Villia.


“Bukannya anak tuan muda Cortie kembar ?” tanya Berta.


“Bagaimana bisa Luna dan Rosse menjadi anak anda !!” teriak Cheryl tak percaya.


“Apa kami harus membuktikannya ?” tanya Cortie.


“Luna dan Rosse hanyalah sampah !!” teriak Cheryl lagi.


“JANGAN MENERIAKI SUAMIKU !!!” bentak Villia.


Suasana semakin panas apalagi Kepala Sekola SMA CC ikut campur tak ketinggalan beberapa guru juga membela Cheryl dan teman - temannya. Membuat Cortie dan Daddy Archie memperlihatkan bukti rekaman CCTV dimana Cheryl dan teman - temannya memerinta dua preman untuk melecehkan Rosse dan Luna, setelah itu Barnard dan Ainsley datang menyelamatkan Rosse dan Luna, sehingga di detik itulah Rosse terkena tusuk ketika melindungi Ainsley yang sudah babak belur di hajar oleh dua preman itu.


Sedangkan Barnard, ia terlambat menyelamatkan Rosse dari kejadian penusukan itu karena ia menolong Luna yang kesakitan karena terkena jambakan Chery dan teman - temannya ketika berniat untuk memukul preman itu menggunakan balok.


Melihat rekaman CCTV itu semua orang yang berada disana tak menyangka ketiga murid mereka melakukan hal seperti itu, sedangkan guru - guru yang membela Cheryl dan ketiganya termasuk kepala sekolah bungkam.


Belum lagi rekaman CCTV yang mengungkapkan Kepala Sekolah dan beberapa guru terlibat dengan kasus penyuapan dan korupsi uang sekolah. Data tersebut Daddy Archie dapatkan dari seseorang yang ahli dalam meretas komputer milik Kepala Sekolah.


“Semua itu bohong !!” teriaknya panik.


Sedangkan polisi sudah meringkus beberapa guru dan kepala sekolah yang terlibat dan juga Cheryl dan teman - temannya yang berontak untuk tidak di penjara. Namun hal itu tak dihiraukan oleh Cortie, Villia dan Daddy Archie, mereka juga langsung keluar dari ruang rapat itu bersama Bu Windi dan rekannya yang tersisa mereka berlima .


SMA CC heboh dengan penangkapan kepala sekolah, beberapa guru dan tiga siswi lainnya, hingga berita ini sampai ditelinga ketiga orang tua Cheryl, Adriane, dan Berta.


“Sial, siapa yang melaporkan anakku tentang pelaku penusukan !!” teriaknya tak terima.


“Lihat saja, akan aku hancurkan orang itu !!” teriaknya lagi.


Rayond Brahma adalah seorang pengusaha yang kekayaannya tak sebanding dengan kekayaan keluarga Maxillie dan Gottlieb, tapi sikapnya yang angkuh dan arogan membuat karyawannya tak betah lama bekerja di sana tak hanya itu kerap kali ketika Cheryl datang ke perusahaan papinya ia sering memperbudak OG dengan seenaknya dan berakhir OG tersebut memilih resign.

__ADS_1


Sedangkan kedua orang tua Adriane dan Berta hanyalah orang biasa, mereka bisa bersekolah di SMA CC karena bantuan Papi Cheryl dengan syarat kedua orang tua teman anaknya berkerja di perusahaan mereka dan hal itu di setujui oleh kedua orang tua mereka, tanpa memikirkan nasib kedepannya.


__ADS_2