
51.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, Valencia dan Cortie sudah mengadopsi ke dua puluh lima anak dari panti asuhan xx. Hari ini seperti biasa Valencia akan mendaftarkan anak-anak untuk bersekolah yang sama dengan si kembar Clark dan Claire.
Kini usia Clark dan Claire sudah masuk di usia 6 tahun dan itu artinya mereka masuk di kelas 1 SD yang seumuran dengan Clark dan Claire hari ini akan didaftarkan masuk sekolah dasar CC .
Tentu saja membuat Clark dan Claire senang, bahkan mereka menjadi satu sekolahan dengan Arabella anak pertama Ardio.
Di mansion Cortie menjadi sangat ramai, karena bayi-bayi yang dulunya berusia 3-9 bulan kini menjadi sosok balita yang berumur 2 tahun.
Jadilah di mansion menjadi tempat perkumpulan para bayi. Ketika Valencia sedang mendaftar semua anak-anak masuk SD, Mommy Alica dan Mami Emily menjadi penjaga anak-anak di rumah.
Masih ingat dengan Candra pria yang dilengketi oleh Claire ? Ya, pria itu tengah melanjutkan studinya bersama Luna dan Rosse di Kota K dimana Alice dan Bella berkuliah.
Sesuai permintaan Cortie yang ingin calon menantunya harus menamatkan pendidikan tinggi dan nanti setelah tamat kuliah Cortie akan meminta pria itu untuk memegang perusahaan cabang CC Group di Kota S.
"Oma, adek natal hiks " tangis Baby Aurora.
"Loh nakal gimana sayang ?" tanya Mommy Alica.
"Hu hu adek cubit pantat aulola," adunya yang masih setia dengan tangisannya.
"Mana adiknya, ayo kita pergi kesana!" ajak Mommy Alica.
Keduanya pun pergi menuju ruang bermain dimana anak-anak akan bermain sepanjang hari. Sedangkan di ruang bermain semua bayi tengah bermain bersama di sana juga ada beberapa babysitter anak-anak.
"Lihat saudara-saudara kamu sedang bermain, sayang " ucapan Mommy Alica lembut.
"Mainlah bersama mereka," ucap Mommy Alica.
Namun respon yang diberikan oleh Baby Aurora sangat berbeda dengan yang lainnya. Ada apa dengan Baby Aurora, jika dilihat bayi-bayi tersebut terlihat sangat baik-baik saja tidak ada yang mencurigakan.
"Yaudah kalau Baby Aurora tidak mau, bagaimana jika siang ini kita tidur di kamar oma, mau ?" tanyanya.
"Mau oma " jawabnya cepat.
Mommy Alica membawa bayi cantik itu menuju kamarnya, ia akan tidur siang bersama Baby Aurora.
"Ayo sayang, sekarang waktunya minum susu dan tidur siang !" Perintah Babysitter 5.
Kemudian ia meminta anak-anak untuk berbaris mengambil botol susunya masing-masing, setelah itu meminta sebelas bayi itu untuk berbaring di kasur bulu yang telah dia sediakan.
"Masih satu botol susu, Baby Aurora mana ya ?" tanyanya ketika babysitter itu tak mendapati bayi cantik tersebut.
Sebelum memutuskan untuk mencari Baby Aurora, ia meminta tolong kepada rekannya untuk menjaga bayi-bayi yang siap akan tidur itu.
"Tolong jaga bayi-bayi ini dulu ya, saya mau mencari Baby Aurora !" ucapnya sopan kepada keempat rekannya.
Setelah berkata demikian babysitter 5 mulai mencari Baby Aurora kesegala arah. Namun, ia tidak menemukan bayi cantik itu.
Hingga ketika Valencia pulang pun, mereka tak mendapati bayi cantik itu membuat Valencia panik dan takut bayinya diculik.
"Bagaimana bisa hilang ?" tanya Valencia.
__ADS_1
"Maaf nyonya, saya tadi lagi buat susu untuk anak-anak. Tapi setelah saya membuat dan memberikan satu persatu botol tersebut saya terkejut bila botolnya tersisa satu yang belum diambil..,"ucapnya takut.
"Rekanmu yang lain mana ?! Apa pekerjaan mereka !!" teriak Valencia.
"Mereka menjaga bayi-bayi di ruang bermain nyonya," jawabnya lirih dan takut menjadi satu.
"Segera ajak rekanmu untuk mencari Baby Aurora !!!" perintahnya.
"Ba .. baik nyonya," ucapnya ketakutan dan segera memanggil rekan-rekannya.
Setelah kepergian babysitter anak-anak, Valencia juga meminta bantuan kepada pekerjanya untuk mencari Baby Aurora.
Di ruang bermain,
"Kak Zulva, Kak Liodry, Kak Yola sama Kak Nur tolong bantuin saya cari Baby Aurora yuk !" ajaknya.
"Apaan sih cin, ini nanti anak-anak siapa yang jaga ?" tanya babysitter 2 (Liodry).
"Kalian berempat carilah, biar aku yang nungguin anak-anak," ucapnya lagi.
"Tapi nyonya minta kita semua cari " ucap Babysitter 5 (Cintia).
"Ck, lu berempat aja lah !" ucapnya menyerahkan tanggung jawab kepada rekannya.
"Ck, gue malas nih !" ucap babysitter 1 (Zulfa).
"Buruan !!!" teriak babysitter 5 (Cintia).
Babysitter 5 sudah bergegas mencari keberadaan Baby Aurora. Dia mencari ke segala sudut mansion, siapa tau anaknya bersembunyi di sela-sela kolong atau apalah.
"Loh, anak-anak kenapa ?" tanya Mommy Alica yang baru saja keluar dari kamarnya.
"Baby Aurora hilang, mom !" pekik Valencia.
Ia juga sudah sesenggukan mencari keberadaan putri angkatnya, tapi hasil nihil. Baby Aurora belum ditemukan, hingga semua laki-laki dan anak - anak pulang dari sekolah dan kantor.
"Baby Aurora ?" tanya Mommy Alica.
"Iya Aurora, mom " jawab Valencia menyakinkan pendengaran Mommy Alica.
"Anaknya tidur sama Mommy," ucapnya berlalu ke dapur untuk minum.
"Haa maksudnya, Aurora tidur dengan mommy ??" tanya Cortie tak paham.
"Jadi, kita capek-capek nyarinya bayi itu ada di kamar Nyonya Alica ?!" ucap babysitter 1 dan 2 geram.
"Loh, ada apa dengan kalian berdua ?" tanya maid bungsu 2 heran dengan ucapan keduanya.
"Nggak ada, " jawab babysitter 2.
"Kalian mencurigakan !!"ucap maid bungsu 3.
"Siapa ?" tanya Daddy Archie yang tak sengaja mendengar ucapan maid bungsu 3.
__ADS_1
" Mereka berdua tuan,"jawabnya santai.
Daddy Archie menatap babysitter cucu-cucunya, dari awal ia tidak melihat dari mereka yang berniat untuk kerja, seperti menerima gaji buta.
Daddy Archie meminta maid-nya untuk pergi ke dapur melanjutkan tugas mereka sedangkan Cortie dan Valencia berada di kamar Mommy Alica untuk melihat Baby Aurora yang tertidur sangat pulas, tak lama datanglah Daddy Archie yang bingung melihat anak dan menantunya ada di kamar dirinya dan istrinya.
"Kalian kenapa ?"tanyanya heran.
"Duh, daddy ini loh kami semua nyari Baby Aurora eh taunya dia ada dikamar ini, tidur sama mommy" adu Valencia.
"Lah, mommy kalian nggak ngasih tau ?"tanyanya heran.
"Ya baru mommy ngasih tau, dad !" ucap Mommy Alica.
"Astaga, mom"
"Ya mommy kan tidur," jawabnya tak ingin disalahkan.
"Sudah sore, anak-anak di bawa mandi sana. Baby Aurora biar tidur aja nanti kalau bangun, mommy yang memandikan " ucap Mommy Alica.
Setelah tahu anaknya tertidur di kamar mertuanya, Valencia mengajak anak-anak yang lain untuk mandi.
Untuk mandi, Valencia ingin dirinya yang langsung terjun memandikan semua anak-anak.
Baby Maisya, sudah di bawa orang tuanya pulang begitu juga Baby Karl, Baby Jeje, Baby Roro, dan Baby Fre.
Mereka hanya menitipkan anak-anak di kala mereka sangat sibuk bekerja.
Malam harinya, semua penghuni mansion melangsungkan makan bersama. Tujuh bayi makan dibantu oleh baby sitternya.
Terlihat jika baby sitter tampak lembut memperlakukan anak-anak tersebut. Baby Aurora dan Baby Icad memilih untuk makan sendiri, sedangkan ketujuh saudaranya memilih untuk disuap. Jadilah para baby sitter makan belakangan karena mereka harus mengenyangkan perut anak majikannya.
Semenjak kasus Ningsih 2 tahun yang lalu, keluarga Cortie tidak pernah lagi mengalami permasalahan di rumah tangganya. Ningsih meninggal dunia 6 bulan setelah dikurung,saat ia mencoba kabur dari sel bawah tanah, sengaja tak mereka kirim ke kantor polisi, karena mereka ingin tahu siapa ayah biologis bayi yang iya kandung sampai bayi itu lahir. Namun, sungguh malang Ningsih memilih mengakhiri dirinya dengan menaiki sel tahanan dan lompat ke bawah dengan wajah yang menghantam lantai tanah.
Bayangkanlah perutnya seperti apa ketika terantuk dengan tanah yang datar.. huu isi perut keluar hingga janinnya juga penyok.
Begitu juga dengan Riki, sudah setahun ini ia bisa berkumpul lagi dengan keluarganya dan selama ini pula ia melakukan pendekatan dengan gadis bernama Brianna putri dari Pengacara Jackshon.
Untung keduanya direstui oleh pengacara Jackshon dan Ibundanya Mariana. Mereka juga akan melangsungkan pernikah di awal bulan depan.
"Bobo ya sayang, " ucap Valencia kepada keempat anak angkatnya.
Mereka tidur dalam satu ruangan, satu ranjang dengan ranjang yang sudah terpasang pembatas agar keempatnya tidak jatuh ke lantai. Sedangkan Baby Icad tidur dengan Valencia dan Cortie, karena ia belum bisa tidur terpisah dengan kedua orang tuanya.
Di kamar bayi tersebut dijaga oleh babysitter 4 ( Nur )dan 5 (Cintia). Mereka akan bergantian untuk menemani para bayi di kamar tersebut.
Keesokan harinya, seperti adat turun-temurun semua penghuni mansion akan sarapan pagi seperti biasa dan akan makan dengan lesehan agar semuanya ikut makan bersama.
Semua dilakukan dengan kerja sama oleh maid dan baby sitter ketika para bayi masih dibawa mandi oleh majikannya.
Setelah sarapan pagi anak-anak dan para suami kembali ke aktivitasnya masing-masing, anak-anak pergi ke sekolah sedangkan untuk para ayah pergi ke kantor.
Mami Emili dan Papi Egind berpamitan untuk mengunjungi putri bungsunya tak lupa kedua orang tua Valencia membawa Baby Aurora, Baby Tika, Baby Aulia, dan Baby Rayanza untuk mengunjungi Baby Attha dan Baby Ettha agar suasana di rumah mertua Bella menjadi ramai dengan kedatangan bayi-bayi cantik ini. Tak lupa mereka membawa keempat baby sitter bayi-bayi itu, sedangkan baby sitter 5 ditinggal untuk membantu Valencia di mansion agar tidak kesepian.
__ADS_1
Menurut mereka babysitter 5 ini sangat ramah dan sopan dengan penghuni mansion berbeda dengan keempat babysitter lainnya terlihat ogah-ogahan.
Mereka tahu jika babysitter cucu-cucunya tak ada yang serajin Chintia, oleh sebab itu mereka membawa keempat babysitter lainnya untuk diajak perjalanan jauh biar tahu bagaimana rasanya lelah ketika babysitter 5 mengurusi anak-anak.