Pembalasan Hati Yang Hancur

Pembalasan Hati Yang Hancur
045.


__ADS_3

Hari ini semua penghuni mansion sudah sibuk menyiapkan dan mendekor taman belakang, tanpa terkecuali semuanya ikut membantu. Bayi - bayi anak - anak akan di jaga oleh Alina dan Jenny.


Semua bayi dan anak - anak berkumpul di pondopo, di pondopo tersebut sudah dialas dengan karpet bulu dan dibuat pembatas pinggiran yang bolong - bolong agar jika bayi merangkak dan bergelinding tidak jatuh ke bawah.


“Kak Jen, Baby Jeje montok sekali ! Terakhir ketemu badannya tidak semontok ini !” seru Alina heboh melihat pertumbuhan Baby Jeje.


“ha ha, ya begitulah pertumbuhan anak, Al “ jawabnya tersenyum seraya menyusui bayinya.


Jenny yang tengah menyusui bayinya menghadap ke Alina yang menghadap ke depan atau Jenny membelakangi orang - orang.


“Baby Al, Baby Ettha, Baby Attha, Baby Karl, dan Baby Mai gaya tidurnya sangat lucu,” Ucap Jenny.


“Haha, iya kak mereka tidur sangat lucu. Lihat, Baby Ettha ! kakinya berada di perut Baby Al sedangkan tangan kiri Baby Al ada di kening Baby Ettha,” ucap Alina dan ia segera memperbaiki tidur kedua sepupu itu.


Bukan hanya Baby Al dan Baby Ettha saja yang berulah, ketiga bayi lain pun seperti itu, sehingga Alina memberikan guling bayi sebagai pembatas ke lima bayi yang tertidur.


“Ini mau, di simpan dimana ?” tanya Maura istri dari Jerry.


“Simpan di ujung saja, Kak Ra !” ucap Alice sedikit teriak.


“Oh baiklah,” jawabnya membawa pot bunga mawar hitam ke tempat yang di maksud Alice.


Sedangkan para lelaki mereka membuat tenda kecil untuk panggung dan tempat stand - stand makanan dan minuman. Mereka juga dibantu para tukang handal yang diminta oleh Papi Egind dan juga Daddy Archie.


Hari sudah semakin sore, sebagian maid dan ibu - ibu memasak makan malam sedangkan yang lainnya pergi untuk membersihkan diri tak lupa anak - anak serta bayi - bayi diajak untuk mandi oleh orang tuanya masing - masing.


Dua jam kemudian,


“Makanan sudah siap !!!” teriak Mommy Alica.


“Ning, tolong bilang semua orang untuk makan malam ya !” perintah Mami Emili.


“Baik nyonya !”


“Yang lain tolong gelarkan tikar seperti biasa dan bantu saya untuk menghidangkan makanan dan minuman !” titah Mommy Alica.


Semua pekerja saling bahu membahu membantu majikannya dan sebelumnya mereka bergantian untuk melanjutkan masakan yang majikannya masak untuk membersihkan diri.


30 menit kemudian semua tempat sudah tersedia dan semua orang berkumpul di ruang keluarga untuk makan malam bersama, seperti biasa Dokter Alden menyalakan televisi agar dapat menikmati suasana makan. ( katanya )


“Makan yang banyak ya, jangan malu - malu !” ucap Mommy Alica.


“pengantin baru jangan malu - malu,” goda Cortie.


“Haish, tuan !!” ucap Andro kesal.


“Mommy nambah !!” pekik si kembar Layla dan Layli.


“Mami Claile nambah juga !!” teriaknya ikut - ikutan.

__ADS_1


“Kania juga mau nambah,” ucapnya malu - malu, ketika Valencia menawarkan ayam rendang kepadanya.


Ibu Rania hanya menggelengkan kepalanya, melihat anak bungsunya bisa berbaur dengan mudah. Apalagi Kania mendapatkan kasih sayang seorang ayah dari Cortie Papi si kembar Clark dan Claire.


Tak hanya itu, Kania di sekolahkan di TK CC milik Cortie dan Valencia mendukung apa yang dilakukan suaminya itu.


“Kenyang !!” teriak Gerrie sambil menepuk perutnya yang membuncit.


“Hush !” tegur Daddy Nic.


“Hehe Gellie kenyang daddy,” ucapnya malu karena semua orang menatapnya.


Bukan hanya Gerrie saja, Kania, Layla, Layli, Clark, dan Claire melakukan hal yang sama membuat ibu - ibu membantu anaknya untuk mencuci tangan dan mulut lalu memberikan segelas air untuk anak - anaknya.


Tak lama orang dewasa sudah selesai menghabiskan makan malamnya, para maid menyusun piring - piring kotor menjadi satu sedangkan lainnya membawa barang kotor ke dapur dan langsung di cuci sedangkan sisanya membersihkan ruang keluarga dan menggulung tikar lalu menyimpannya di tempat semula.


Sedangkan anak - anak menonton film spoengboeb squeerpants, sembari menjaga adik - adik bayi yang berada di stroller bayi masing - masing.


“Huft, nyuci terus !!” keluhnya.


“Ngeluh terus !!” sindir maid bungsu 2.


“Apaan sih !” ucap Ningsih tak suka.


“Ya nggak apa - apa sih,” ucapnya santai dan meletakan piring kotor di hadapan Ningsih, lalu pergi keluar dari dapur.


“Kurang ajar, lihat saja ! Akan aku buat kau di pecat !!” dendamnya.


“Tidak ada !” jawab Ningsih ketus.


Membuat Maura heran dengan Ningsih, karena ia baru tahu di mansion ini ada pekerja baru jadi ia tak mengenali Ningsih hanya melihat saja Maura sudah tahu itu, tapi dari caranya bersikap Maura kurang suka karena penampilan Ningsih seperti ingin healing.


“Ibu kenapa lihatin saya ?” tanya Ningsih tak suka.


“Oh maaf, saya hanya heran dengan penampilanmu yang cukup berlebihan bukan seperti maid lainnya,” ucap Maura yang membuat Ningsih tersinggung.


“Emang salah maid berpenampilan seperti ini ?” tanya Ningsih ketus.


“Tapi ya nggak gitu jug penampilannya, seperti PELAKOR !!” ucap Maura keras di akhir kalimatnya dan ia langsung berlari sambil membawa dot susu anaknya.


“Sialan !!!” pekiknya kesal.


“Makin banyak yang sewot dengan penampilan aku !” ucapnya lagi.


Tak lama datanglah Cortie yang membawa gelas kosong, berjalan melewati Ningsih yang sudah berdebar di sana. Cortie membuka lemari es dan mengambil botol air minum.


“Tuan...,” panggil Ningsih.


“Ya..,”

__ADS_1


“Em, apa tuan butuh sesuatu ?” tanya Ningsih malu - malu.


Cortie melihat Ningsih yang semakin hari semakin aneh membuatnya geli sendiri, Ningsih yang di tatap oleh Cortie menjadi salah tingkah.


“Tuan butuh sesuatu ?” tanya Ningsih lagi dan kali ini ia mendekat ke arah Cortie dengan jalan yang sedikit di buat sensasi.


“Tidak ada, kembali bekerja karena sebentar lagi jam 09:00 malam dan kamu sudah harus kembali ke paviliun !” ucapnya tegas.


“Tapi tuan yakin nggak butuh sesuatu ?” godanya.


“Tidak ! saya lebih membutuhkan istri saya yang lebih bahenol daripada kamu yang bhanyaknol !” sarkas Cortie.


Ningsih terkejut mendengar sarkasan dari Cortie yang mengatakan dirinya bhanyaknol apa itu artinya dada dan bokongnya tidak bahenol ? Ningsih yang tak terima pun membuka pakaian atasnya dan membuat Cortie melotot.


“Apa yang kamu lakukan, ‘Ningsih !” bentak Cortie.


“Tuan bilang saya tidak sebahenol istri tuan, jadi lihat lah ini !” serunya menggoda Cortie.


Dua gunung menyembul dari kaca mata hitamnya yang mana membuat jiwa laki - laki Cortie ingin meledak, Ningsih yang melihat tuannya mendekat dan, “APA YANG KALIAN LAKUKAN !!!”


DEGH !


Cortie langsung mendorong Ningsih, terpampanglah dua gunung yang tidak terlindungi itu yang membuat Valencia melotot dengan wajah yang tak biasa. Valencia berjalan menghampiri keduanya dan PLAK !!! PLAKKK !! PLAK !!!


Tiga kali Valencia menampar Ningsih, sehingga kedua gundukan itu ikut terayun mengikuti tamparan Valencia.


“Tutup biji matamu, Mas !!” bentak Valencia kepada suaminya, Cortie dengan cepat menutup kedua matanya.


“Kamu nggak malu nampakin dua puncuk gunung yang sudah menghitam itu !!” tunjuk Valencia.


“Oh, aku tahu. Kamu janda ya !!” sarkas Valencia.


“ADA APA INI RIBUT - RIBUT !!!” teriak Mommy ALica.


Ningsih dengan cepat menutupi dirinya walau pakaiannya belum dikancing dengan benar. Mami Emili melihat gerakan Ningsih yang menutup diri.


“Mommy !!” panggil Valencia.


“Ada apa Vale ?” tanya Mommy Alica bingung.


“Maaf nyonya, tuan Cortie melecehkan saya dan nyonya Vale tidak menghentikan perlakuan suaminya “ ucapnya takut.


Mendengar ucapan Ningsih membuat Cortie emosi begitu juga Valencia sama emosinya dengan suaminya.


“Jangan memfitnah orang !” teriak Valencia.


“Cortie apa yang kamu lakukan ! Kamu melecehkan maid kita ?” tanya Daddy Archie.


“TIDAK DADDY !!” ucap Cortie tak terima.

__ADS_1


Valencia entah kapan ia pergi dan sekarang ia kembali membawa ponselnya dan memberikan ponsel itu kepada Daddy Archie, Mommy Alica penasaran segera merebut ponsel itu dan ia mengajak Mami Emili untuk melihatnya.


Terlihat Daddy Archie menahan amarahnya, sedangkan Ningsih tersenyum penuh kemenangan. Keributan yang di ciptakan Ningsih membuat seluruh penghuni mansion mendatangi mereka.


__ADS_2