Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
Part 26


__ADS_3

''Hay ..... Lama tidak bertemu ''


ucap ku sambil tersenyum.


Mereka ber dua melihat ke arah ku, sangat jelas ku lihat ekspresi kaget di wajah mereka ber dua.


''Bagai mana kabar kalian ''


ucap ku sambil tersenyum dan langsung duduk dengan santai di depan mereka.


''Lana...''


ucap mereka ber dua.


''Hey suami ku'' ucap ku sengaja membesar kan suara.


''Dan kamu Sepupu ku.. Bagai Mana kabarmu ?? '' ucap ku lagi kepada mereka .


Ter lihat mereka salah tingkah.


''Kami baik '' Ucap Zila dengan angkuh.


''Dan kamu suami ku sayang . Kemana saja selama ini, sengaja meng hilang dari ku ya.. ?''


tanya ku lagi.


Mas Riko hanya diam saja bagai boneka .


''Tujuan kamu apa datang ke sini meng ganggu kesenangan kami hah ?'' ucap Zila lagi...


''Ow , santai dong sepupu ku jangan emosi..''


ucap ku lagi.


''Seppu ? maksud kamu kalian ber dua seppu?'' ucap mas Riko ter kejut.


''Loh apa pacar tersayang mu ini tidak memberi tahu kan pada mu ,kalau dia mengambil suami dari sepupunya sendiri.'' ucap ku lagi.


''Zila. apa maksud nya ini.,?''


tanya mas Riko kepada Zila.


''Maaf mas, aku lupa men cerita kan . Tapi kan ini tak ada penting nya juga, yang pasti kita kan sudah saling mencintai'' ucap Zila lagi.


''Hahaha lucu sekali.. Zila. yakin kamu mencintai suami ku ?'' ucap ku pada Zila.


''Dan kamu mas yakin seratus persen mencintai Zila?'' ucap ku lagi pada mas Riko.


''Apa maksud kamu, kami tidak saling mencintai hah? lalu kalau kami tidak saling mencintai mana mungkin ada benih mas Riko di perut ku '' ucap Zila bangga.


''Hahahaha'' aku tertawa kuat mendengar ucapan Zila.


''Percaya diri sekali kamu. Kamu pikir aku gak tau siapa kamu, simpanan om - om .. Pelacur..'' ucap ku sinis.


Apa kamu bilang.. Dia lansung berdiri tangan nya sudah terayun ingin menampar ku.


Aku sudah siap - siap menghindar, tapi tangan nya keburu cepet di tangkap oleh seseorang. Aku menoleh rupanya Vindra sudah berada di deket ku.


'' sedikit saja tangan kotor mu ini menyentuh Lana.. Kamu berurusan dengan ku.'' ucap Vindra tajam.


Vindra menurun kan tangan Zila kasar.


Mas Riko dan Zila hanya bisa melongo dan diam.

__ADS_1


''Lana ayo pulang'' ucap Vindra dan menarik tangan ku pergi dari tempat mereka, kami lansung menuju mobil di parkiran.


''Tunggu dulu Vin, aku masih ada ketinggalan sesuatu di dalam ''


ucap ku tanpa sempat Vindra melarang ku. Aku lansung berlari masuk ke dalan kafe kembali dan menuju arah tempat mas Riko dan Zila berada.


Mereka sempat kaget melihat ku tapi aku tidak peduli


'' Mau apa lagi kamu kesini ?'' ucap Zila.


Aku tak menghiraukan nya.


''Mas Riko mana kunci mobil ku '' ucap ku pasa mas Riko.


''Kunci mobil apa yang kamu minta. Itu mobil mas Riko.'' ucap Zila lagi.


''Aku gak ngomong sama kamu.'' ucap ku ketus.


'' Mana mas. aku terburu -buru '' ucap ku.


'' Ini mobil ku Lana, kamu sudah dapat kan rumah sekarang kamu masih minta mobil. Maruk banget kamu''


'' Apa kamu bilang aku sudah dapat kan rumah ?''


ucap ku


''kalau memang begitu kembalikan uang sewa yang kamu minta ke orang itu pada ku. Karna rumah itu mutlak hak ku. ''


''Tapi ''


''Aku mau nya sekarang, kalau tidak ada jangan berlagak sok di depan ku. Karna mobil itu juga hak ku.'' ucap ku kembali.


''Lana kamu keterlaluan sekali. '' ucap mas Riko sambil memberikan kunci mobil.


Mas Riko hanya diam saja, setelah mengambil kunci mobil aku pun beranjak pergi.


''Lana mulai hari ini kita pisah, dan kamu aku talak'' ucap mas Riko tiba - tiba.


Aku pun berhenti melangkah dan kembali berbalik ke arah nya.


''Hahahaha.''


ucap ku tertawa keras.


''Terserah kamu mas. Kamu kira bisa dengan mudah bercerai dari ku.. Kita lihat saja.'' ucap ku lagi.


''Aku akan menikahi Zila ''


ucap mas Riko lagi.


''Coba saja kalau kamu berani. Aku tidak akan dengan mudah melepaskan kalian begitu saja'' ucap ku lagi . Aku pun lansung pergi dari hadapan mereka.


Tidak ada lagi air mata, tidak ada lagi kesedihan ..


Jangan harap aku akan menangis, bukti nya selama mereka kabur, aku malah baik - baik saja dan tak ada kesedihan sedikit pun.


Yang ada hanya dendam di dalam hati ku.. Aku berjanji akan menghancurkan orang - orang yang sudah membuat Orang tua ku menderita.


Sampai di parkiran aku lansung menuju mobil Vindra.


''Kamu ngapain lagi berurusan dengan mereka Lana.'' Ucap Vindra pada ku.


''Aku hanya menjemput dan mengambil hak ku yang mereka curi'' ucap ku

__ADS_1


''O ya Vin ,kamu pulang duluan saja. aku mengemudi sendiri ke kantor'' ucap ku.


''Kamu naik apa?'' tanya Vindra.


Aku memperlihat kan kunci mobil pada nya.


''Ini mobil ku'' ucap ku sambil memperlihat kan kunci mobil pada Vindra.


''Mobil dari mana?? '' ucap Vindra penasaran.


''Dari Riko , aku mengambil nya kembali'' ucap ku.


akhir nya Vindra pun mau pulang sendiri dan aku pun ke kantor dengan mobil ku .


****


*****


Hari ini aku pulang telat karna banyak nya file - file yang harus aku pelajari.


Pukul 21.00 malam aku sampai dirumah. Aku segera turun dari mobil dan masuk ke rumah. Baru saja aku memutar badan sehabis mengunci pintu lagi, aku di kejutkan dengan keadaan rumah yang berantakan.


Dengan langkah pelan aku masuk ke dalam. Aku segera menelfon Rega dan meminta tolong dia untuk segera datang kerumah dan sekalian menghubungi Vindra.


Karna saat ini mereka berdua lah yang bisa membantu ku.


Aku terus melangkah kan kaki masuk ke dalam dan menuju kamar.


Dikamar pun sama malah sekarang lebih parah. baju - baju berceceran keluar.. bahkan lemari pun hampir tumbang.


Masih was - was aku pun mencari - cari kira - kira apakah ada yang hilang ..


Tapi setelah ku periksa tidak kutemukan yang mencurigakan, kecuali hanya berantakan se isi rumah.


Tak berapa lama kudengar suara mobil di halaman depan, aku segera keluar dan melihat siapa yang datang.


Rupanya Rega dan Vindra. aku mempersilahkan mereka masuk dan mereka pun kaget dengan keadaan rumah yang berantakan.


''Kira - kira siapa ya yang masuk kesini ?'' Ucap Rega.


''Entah lah ,aku pun tidak tau'' ucap ku bingung..


Kami terdiam cukup lama.


Tiba - tiba aku teringat ada satu tempat yang belom aku periksa yaitu ruang rahasia ku.


Tanpa pamit aku berlari menuju kamar. Rega dan Vindra mengikuti ku.


''Ada apa Lana?'' Ucap Vindra cemas.


''Aku lupa dokumen - dokumen penting Aku simpan di sini.''


ucap ku cemas.


Aku menggeser lemari baju mas Riko. Dan lansung mem buka kunci nya, karna panik aku lupa dengan keberadaan dua orang di rumah ini...


Pintu pun ter buka, dan aku masuk serta memeriksa semua nya..


Dan Alhamdulillah semua nya aman..


Setelah selesai aku pun keluar dan menggeser kembali lemari baju mas Riko.


****

__ADS_1


***


__ADS_2