Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku

Pembalasan Perselingkuhan Suami Ku
Sesil yang tak di anggap


__ADS_3

"Sayang ada apa ini?, kenapa lama sekali?" tanya Vindra.


mendengar ucapan vindra dengan panggilan sayang, membuat sesil tersenyum senang.


dia berpikir bahwa untuk diri nya lah panggilan itu, karena dia lah yang baru datang, sementara lita dari tadi duduk saja di kursi nya.


Sesil melupakan kehadiran Lana di sana, lagian mungkin menurut nya yang melihat lana ke pantry mengambil minuman sendiri itu bukan merupakan se orang bos, melain kan hanya seorang karyawan biasa yang kebetulan mau ke tempat lita saja.


Senyum Sesil mengembang dengan sempurna melihat Vindra sang pujaan hati nya berjalan ke arah nya, dan sebentar lagi pasti Vindra akan memeluk nya karena senang akan kehadiran nya.


tapi semua impian dan harapan Sesil hanya lah hampa belaka, rupa nya Vindra hanya melewati nya saja tanpa menyapa, dan berlalu ke belakang.


Sesil pun menghadap ke belakang dengan cepat. Rupa nya Vindra malah memeluk wanita yang di katai nya kampungan tadi yang tadi juga menyiram nya dengan kopi panas.


wajah Sesil pias seketika, dia marah dan kesal bukan main, ternyata wanita yang dari tadi beradu mulut dengan nya adalah kekasih Vindra yang tadi dipanggil dengan kata sayang dengan sangat mesra.


"Kamu kok lama sih, aku udah nungguin kami lama loh" ucap Vindra dan merangkul Lana dengan sayang.


"Loh, lama gimana sayang, belom juga aku sampai lima menit keluar nya, "Lana menjawab dengan bibir mengerucut dan cemberut yang di buat buat.


"iya aku tau, tapi aku kangen banget tau,, jangan kan 5 menit, satu detik aja terasa lama" jawab Vindra sambil tersenyum manis.


"huh, udah tua bucin" cibir Lita yang masih berada di samping nya. Dia pura pura mual melihat ke bucinan bos nya yang kelewatan itu...


"huh,, biarin, dari pada kamu jomblo" ledek Vindra tak terima di katai sekretaris nya itu.


"Yank, Lita gak jomblo lagi, kamu lupa?" tanya Lana pada suami nya itu sambil tersenyum meledek ke arah Lita.


"oh iya aku lupa, sekarang udah ada yang punya pacar baru ya yank?" tanya Vindra pada lana sambil tertawa ..


Lita mendengus kesal mendengar ledekan pasangan di depan nya itu..


Sementara itu melihat ke akrab an ke tiga orang itu,Sesil yang berdiri tak jauh dari mereka merasa sangat jengkel sekaligus syok.


pasal nya mereka seperti nya tak mengingat kalau saat ini sesil sedang berada di antara mereka.

__ADS_1


Sesil mencoba mendehem dengan sedikit keras.


"hm,,,,hm,,," ke tiga orang yang sedang bercengkrama layak nya seperti sahabat itu bukan antara anak buah dan sepasang bos itu menatap ke arah sesil.


Hampir saja tawa Lana dan Lita tersembur melihat ekspresi di wajah Sesil saat ini..


wajah sesil yang tadi riang ketika melihat ke datangan Vindra sekarang sudah berubah 180 derajat, wajah cantik nya sekarang berubah cemberut dan di tekuk.


"Eeh.. Ada Sesil, sejak kapan kamu di sini sil?" tanya Vindra yang memang tadi beneran lupa kalau Sesil datang ke kantor nya.


Lita dan Lana sekuat tenaga menahan tawa nya saat ini, sementara Sesil yang di tanya seperti itu, makin tak karuan lagi kesal rasa hati nya.


"Aku sudah dari tadi di sini Vin" Sesil mencoba menjaga image nya di depan Vindra,sebisa mungkin dia berusaha menahan dongkol saat ini agar terkesan baik di mata Vindra .


"owh...." cuma itu jawaban Vindra, dia langsung menggandeng tangan Lana masuk ke dalam ruangan nya tanpa bertanya lebih lagi pada sesil.


Dia se akan tak peduli tentang ke datangan sesil, karena menurut sepengetahuan nya, saat ini mereka tak ada urusan apa apa.


Karena jika dia ada perlu, dia pasti akan di beri tahu langsung oleh sekretaris nya.


"ayo sayang" ajak Vindra ke pada Lana dan sekaligus menggandeng tangan istri cantik nya itu.


Sesil yang menyaksikan pemandangan itu merasa sangat kepanasan dan kesal.


setelah Vindra masuk ke dalam ruangan nya bersama Lana dan menghilang di balik pintu, Sesil menggeram dengan kesal.


Sedang kan lita hanya cuek saja dan tak memperduli kan sesil lagi.


Sesil langsung pergi dengan menghentak hentak kan kaki nya kesal.


lita hanya geleng geleng kepala saja melihat tingkah Sesil setelah itu dia melanjut kan pekerjaan nya yang tertunda tadi.


****


makin hari kesehatan fisik Zila sudah mengalami kemajuan yang cepat.

__ADS_1


meski sering marah marah tapi dia tak lagi di ikat seperti saat pertama kali di bawa ke rumah sakit.


Lana dan Vindra sengaja membawa nya ke rumah sakit jiwa sekalian untuk mengobati kondisi ke jiwaan nya yang sedang bermasalah.


pagi ini lana sengaja datang ke rumah sakit untuk menjenguk zila dan mengetahui ke adaan kelanjutan nya.


lana merasa sangat prihatin dengan kondisi sepupu nya itu.


untung saja dia mendapat kan dokter terbaik untuk menangani dan mengobati zila.


" Bagai mana kondisi nya dok?" tanya lana saat dia datang menemui dokter.


" untuk luka luka yang di alami oleh mbak zila sudah hampir 90 persen sehat mbak lana, kita hanya perlu pemulihan sedikit lagi,baru lah dia sembuh total. " jawab dokter menjelas kan.


" owh.. alhamdulillah syukur kalo gitu dok" ucap lana senang.


"iya mbak, tapi soal kondisi kejiwaan nya kita masih butuh waktu mbak lana, karena selain mengalami gangguan ke jiwaan secara alamiah, dia pun seperti nya mengalami gangguan oleh karena pengaruh obat obatan terlarang yang terlalu banyak di konsumsi" ucap dokter menjelas kan lagi.


" Apa dok? jadi Zila juga mengonsumsi obat obatan terlarang dok? tapi dia kan di ikat dan di pasung, bagai mana bisa dia mengkonsumsi obat obatan seperti itu?" tanya lana heran, sekaligus terkejut mendengar kan berita dan fakta yang di sampai kan oleh sang dokter.


"owh... kalo soal itu saya juga gak mengerti mbak,atau apa mungkin selama ini dia di berikan obat itu oleh orang yang memasung nya mbak, soal nya selain menimbulkan efek tenang , obat obatan itu juga bisa membuat si pengkonsumsi kehilangan selera makan, apa lagi di berikan dalam jumlah banyak" dokter pun menebak nebak..


" bisa jadi dok, tapi bagai mana bisa dok? seorang ibu tega menghancurkan anak kandung nya sendiri sejauh ini dok?" ucap lana tak habis pikir...


jika memang benar yang di katakan dokter, bearti bibi rina bukan lah manusia lagi, dia tak ubah nya seperti binatang bertubuh manusia..


Yang dengan tega menghancurkan masa depan anak kandung nya sendiri, dan merebut ke bahagiaan anak nya .


sedang kan binatang saja masih mau melindungi anak anak nya dari gangguan apa saja.


tapi ke napa bibi Rina tidak?????


****


Maaf jika update nya telat, author lagi ada keperluan beberapa hari ini. jadi belom sempat menulis cerita

__ADS_1


selamat membaca ya. jangan lupa tinggal kan cinta nya oke.


__ADS_2